Sabtu, 03 Oktober 2026
08:56 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri

Datuk Maringgih

Bagikan:
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.

Datuk Maringgih adalah tokoh fiksi antagonis dalam novel Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai karya Marah Roesli yang diterbitkan oleh Balai Pustaka pada pada tahun 2022. Tokoh ini digambarkan sebagai seorang yang tua dan mempunyai banyak uang serta selalu memiliki siasat dalam segala hal. Datuk Maringgih berhasil memperistri Sitti Nurbaya ketika kedua orang tua Sitti mengalami masalah ekonomi dan terlilit hutang.[1]

Tokoh ini sempat dipopulerkan oleh HIM Damsyik dalam sinetron Siti Nurbaya yang ditayangkan oleh TVRI pada era 1990-an yang turut dibintangi oleh Gusti Randa dan Novia Kolopaking. Tokoh ini juga sempat dipopulerkan oleh Anwar Fuady dalam sinetron Siti Nurbaya produksi Multi Dimensia Entertainment yang ditayangkan oleh Trans TV pada 2004, yang turut dibintangi oleh Anwar Fuady dan Nia Ramadhani.

Dalam sejumlah kajian sastra modern, Datuk Maringgih tidak hanya dipandang sebagai tokoh antagonis, tetapi juga sebagai representasi perlawanan masyarakat lokal terhadap kolonialisme Belanda. Pada bagian akhir novel Sitti Nurbaya, Datuk Maringgih digambarkan terlibat dalam perlawanan terhadap kebijakan kolonial Belanda, termasuk konflik terkait penerapan belasting (pajak). Beberapa peneliti sastra menilai penggambaran tersebut menunjukkan kompleksitas karakter Datuk Maringgih di luar citranya sebagai tokoh yang tamak dan otoriter.[2][3]

Referensi

  1. ↑ Rusli, Marah. "Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai" (PDF). Perpustakaan Universitas Negeri Padang. Diakses tanggal 2026-05-17.
  2. ↑ "Distinctive Attitude of Datuk Maringgih in Marah Rusli's Siti Nurbaya". KnE Social Sciences. Diakses tanggal 2026-05-23.
  3. ↑ "Adat, Agama, dan Resistensi terhadap Kolonial dalam Sitti Nurbaya". Suluk: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya. Diakses tanggal 2026-05-23.
Ikon rintisan

Artikel bertopik fantasi atau fiksi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan