Minggu, 04 Oktober 2026
19:24 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Darul Harbi

Darul Harbi

Bagikan:
ReenactorKharjites.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Harbi, daerah musuh

Darul Harbi merupakan daerah wilayah, atau negara musuh.[1] Istilah ini merujuk pada suatu daerah yang sedang dalam situasi perang di sebuah negara Islam.[1] Rakyat dan pemerintah daerah musuh ini mengancam, memengaruhi, memaksa agar orang-orang Islam di sana meninggalkan agamanya.[1] Kaum Muslim menganggap orang-orang yang berada di daerah Harbi adalah musuh.[1] Maka, kaum Muslim diizinkan untuk melawan dan berperang dengan mereka sampai mereka mau tunduk dan menghormati nilai-nilai Islam lagi.[1] Islam sendiri tidak senang dengan kemunculan Darul Harbi ini karena merusak ketenangan dan ketenteraman penduduk Muslim.[1] Orang-orang yang berada di daerah Harbi adalah orang-orang yang dianggap kafir oleh kaum Muslim.[1] Kaum Muslim mempunyai perjanjian yang mengatur relasi antara kaum Harbi dengan mereka.[2] Dalam hal ekonomi keduanya pun mempunyai wilayah yang terpisah.[2] Kaum Muslim tidak diizinkan untuk menjual senjata mereka kepada kaum Harbi.[2] Kaum Muslim berusaha untuk tidak memperkuat sarana militer kaum Harbi.[2]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 Hassan Sadhily. Ensiklopedi Indonesia. Jakarta: Ichtiar Baru-Van Hoeve. hlm. 754.
  2. 1 2 3 4 Abdul Halim. "Perbedaan antara kafir harbi dan dzimmi serta hukum keduanya". Diakses tanggal 12 Juni 2014.[pranala nonaktif permanen]
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan