Senin, 12 Oktober 2026
00:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka

Dang Ding Dong

film Indonesia tahun 1978

Bagikan:
Dang Ding Dong
SutradaraImam Tantowi
ProduserSabirin Kasdani
Gope T. Santani
Ditulis olehMaria Tanzil
PemeranAteng
Iskak
Niken Basuki
Pipiet Sandra
Susy Yulianti
Sup Yusup
Teten
Titiek Suwarno
Penata musikGatot Sudarto
SinematograferAsmawi
DistributorRapi Films
Durasi... menit
NegaraIndonesia

Dang Ding Dong adalah film Indonesia pada tahun 1978 dengan disutradarai oleh Imam Tantowi. Film ini dibintangi antara lain oleh Ateng dan Iskak.

Sinopsis

Si Bung (Ateng) dan si Mas (Iskak) adalah pengasuh anak-anak yatim di sebuah panti asuhan di pinggiran kota. Meski gaji mereka kecil dan anak-anak asuhnya nakal, mereka tetap bekerja dengan baik. Di suatu malam si Bung dan si Mas menemukan seorang bayi yang diletakkan begitu saja di pekarangan. Terjadi dilema. Jika bayi itu diambil, takut pada pengurus panti pak Sastro (Sup Yusup). Namun jika tidak diambil bertentangan dengan profesi dan nuraninya.

Pilihannya bayi itu diambil. Untung bu Sastro (Titiek Suwarno) menerimanya dengan baik dan kemudian ternyata disayang oleh anak-anak panti asuhan itu. Hal ini malah menambah pusing si Bung dan Mas, karena semua rebutan ingin menggendong hingga bayi itu dilempar ke sana-ke mari. Masalah lain si Bung dan si Mas bentrokan dengan anak berandal. Terjadi kejar-kejaran hingga dua pengasuh tadi tertabrak mobil dan masuk rumah sakit. Akhirnya mereka dapat perlindungan dari anak-anak asuhan mereka sendiri.[1]

Referensi

  1. ↑ Dang Ding Dong[pranala nonaktif permanen], diakses pada 12 Desember 2009

Pranala luar

Daftar produksi Rapi Films
Film
1972—1980
1981—1990
1991—2000
2001—2010
2011—2020
2021—2026
120px-Rapi_Films_%28logo_2013%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Televisi
1993—1999
2000—2009
2010—2019
2021—2026
Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan