Republik Dagestan
| |
|---|---|
| Transkripsi lainnya | |
| • Avar | Дагъистан Жумгьурият |
|
| |
| Himne daerah: Klyatva | |
| Negara | Rusia |
| Distrik federal | Kaukasus Utara |
| Wilayah ekonomi | Kaukasus Utara |
| Ibukota | Makhachkala |
| Pemerintahan | |
| • Badan | Dewan Rakyat[1] |
| • Presiden[1] | Sergey Melikov (Sementara) |
| Luas | |
| • Total | 50.300 km2 (19,400 sq mi) |
| Peringkat | Ke-52 |
| Populasi | |
| • Total | 2.910.249 |
| • Perkiraan (2018)[3] | 3.063.885 (+5,3%) |
| • Peringkat | Ke-12 |
| • Kepadatan | 58/km2 (150/sq mi) |
| • Perkotaan | 45,2% |
| • Rural | 54,8% |
| Zona waktu | UTC+3 |
| Kode ISO 3166 | RU-DA |
| Plat nomor | 05 |
| ID OKTMO | 82000000 |
| Situs web | http://www.e-dag.ru/ |
Republik Dagestan (/ˌdæɡɪˈstæn,-ˈstɑːn/; bahasa Rusia:Дагеста́н; juga disebut Daghestan, bahasa Avar: Дагъистан Жумгьурият; Daghistan Zhumhuriyat) adalah salah satu nama republik dalam Federasi Rusia. Terjemahan nama republik ke bahasa Rusia adalah Республика Дагестан (Respublika Dagestan). Dagestan merupakan republik terbesar di Rusia yang terletak di utara Kaukasus, baik luas wilayah maupaun jumlah penduduk.
Sejarah
Dagestan secara tradisional merupakan wilayah berpenduduk muslim. Wilayah ini secara silih berganti penguasa dari Sasanit pada abad ke 5, lalu jatuh ke kekuasaan Kristen, pindah tangan ke Persia tahun 664, lalu menjadi wilayah Islam kemudian lepas ke tangan Mongol tahun 1222 dan 1239, menyusul kemudian Timur Leng tahun 1389. Lalu menjadi kembali ke Persia tahun 1735 setelah bersekutu dengan Tsar Rusia, tetapi kemudian dicaplok tsar Rusia tahun 1796. Awal mula seluruh kekuasaan itu datang berawal kota yang tertua di Rusia yakni kota Derbent di mana empat puluh orang sahabat Nabi dikebumikan di antaranya Abdurahman bin Rabi` dan Salman bin Rabi`. Kota ini berjuluk Bab-ul Abwab, yang ertinya pintu segala pintu, dan dari kota ini lah Islam menyebar ke seluruh Rusia. Selain itu, Derbent juga menjadi salah satu kota yang dilalui Jalur Sutra disebabkan posisinya yang strategis yang merupakan gerbang menuju Rusia.[4] Pemimpin kaum Muslim yang terkenal Imam Syamil berasal dari Dagestan. Dia merupakan etnis Avar.

Pemberontakan Muslim Imamat of Dagestan meletus melawan Tsar Rusia dipimpin oleh Ghazi Mohammed (1828–32), lalu Gamzat-bek (1832–34) dan Imam Syamil (1834–59) perang kaukasus ini berahir pada tahun 1964 saat Syamil tertangkap. Dalam perang Rusia – Turki (1877-1878) Dagestan dan Chechnya bergabung dengan Turki untuk bersama sama melawan Kekaisaran Rusia. (Perang di Chechnya sendiri terus berlanjut hingga abad ke 20).
Setelah revolusi Bolshevik, Kesultanan Utsmaniyah memerdekaan Azerbaijan dan Dagestan. Dua wilayah itu membentuk republik bersama dengan nama Republik Pegunungan Kaukasus Utara. Namun setelah perang selama lebih dari tiga tahun republik baru itu kalah perang dengan kaum Bolsheviks, dan pada tanggal 20 Januari 1921 menjadi bagian dari Uni Soviet dengan nama Republik Sosialis Soviet Otonom Dagestan.
Gerakan gerakan islam beberapa di antaranya sangat moderat sementara lainnya membentuk partai partai politik Islam yang kemudian dilarang oleh pemerintah di awal 1980-an. Uni Soviet bubar pada 26 Desember 1991. Tahun 1999 Dagestan sempat di invasi oleh Chechnya di bawah pimpinan Shamil Basayev dan Ibnu Al-Khattab.
Pada 1999, sebuah grup fundamentalis Muslim dari Chechnya di bawah pimpinan Shamil Basayev, bersama dengan kaum Muslim lokal, melancarkan pemberontakan yang gagal di Dagestan. Namun usaha tersebut kandas setelah serbuan pasukan Rusia yang datang membebaskan wilayah ini memaksan pasukan Shamil Bazayev kembali ke Chechnya, sampai kemudian tewas disana dalam serbuan pasukan Rusia ke Grozny (ibu kota Chechnya) di bulan Februari 2000.
Politik
Kepala pemerintahan Dagestan berupa seorang presiden. Terhitung bulan Oktober 2020, Presiden Dagestan ialah Sergey Melikov.
Agama
Muslim pertama di wilayah Rusia terkini adalah masyarakat Dagestani di (kawasan Derbent) selepas pentaklukan Arab (abad ke-8).[5]
Kebanyakan warga Dagestan memeluk agama Islam Mazhab Syafii. Seperti kebanyakan wilayah Kaukasus lainnya, kaum Islam pribumi Dagestan berupa perintah Sufi yang telah ada berabad-abad silam. Shaykh Said Afandi al-Chirkawi dan muridnya Syeikh Ahmad Afandi Abdulaev adalah dua orang tokoh, alim, murshid tarekat Naqsyabandi dan Shazili di Dagestan.[6]
Pada era 1990-an, jumlah percetakan risalah Islam telah meningkat. Antaranya ialah beberapa buah majalah dalam bahasa Rusia, "Ислам" (Islam), "Эхо Кавказа" (Ekho Kavkaza) dan "Исламский вестник" (Islamsky Vestnik), dan beberapa surat kabar berbahasa Rusia seperti "Ассалам" (Assalam), dan "Нуруль Ислам" (Nurul Islam), yang diterbit di Makhachkala, Dagestan.
Dalam beberapa tahun terakhir hubungan antara Muslim di Rusia dan Indonesia telah meningkat karena pekerjaan yang baik dan usaha yang dilakukan oleh Dubes Indonesia Bapak Hamid Awaluddin, Mohamad Wahid Supriyadi dan diplomat M. Aji Suryanto dan Enjay Diana. Hal itu dibuktikan dengan pembukaan pusat studi Nusantara di kota Makhachkala.[7]
Catatan
- 1 2 Constitution, Article 8
- ↑ Census 2010
- ↑ "26. Численность постоянного населения Российской Федерации по муниципальным образованиям на 1 января 2018 года". Badan Statistik Negara Federal Rusia. Diakses tanggal 23 Januari 2019.
- ↑ Hoyland, Robert G. (2014). In Gods Path: The Arab Conquests and the Creation of an Islamic Empire. Oxford University Press. hlm. 113. ISBN 9780190209650.
- ↑ Ziarah ke Makam Sahabat Nabi di Rusia[pranala nonaktif permanen]
- ↑ Shaykh Said Afandi visit to village Inkho
- ↑ Dubes RI Moskow Resmikan Pusat Studi Nusantara di Republik Dagestan
Referensi
- В. М. Солнцев и др., ed. (2000). Письменные языки мира: Российская Федерация. Социолингвистическая энциклопедия (dalam bahasa Russian). Москва: Российская Академия Наук. Институт языкознания. hlm. 651. проект №99-04-16158.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) - 10 июля 2003 г. «Конституция Республики Дагестан», в ред. Закона №45 от 7 октября 2008 г. (July 10, 2003 Constitution of the Republic of Dagestan, sebagaimana direvisi oleh Law #45 of October 7, 2008).
Pranala luar
- (Rusia) Situs resmi Dagestan Diarsipkan 2011-05-12 di Wayback Machine.
- History of Islam in Russia
- "The North Caucasus," Russian Analytical Digest No. 22 (5 June 2007)
- BBC Country Report on Dagestan
- University of Texas maps of the Dagestan region
- Radio Free Europe discusses religious tension in Dagestan Diarsipkan 2017-10-11 di Wayback Machine.
- ISN Case Study: The North Caucasus on the Brink (August 2006) Diarsipkan 2021-04-17 di Wayback Machine.
- Articles on Dagestan, reports from research, photos
- Dagestan in Pictures Diarsipkan 2010-11-26 di Wayback Machine. (Rusia)
- Daghestan's Kaitag Embroideries - and Henri Matisse? Diarsipkan 2009-01-07 di Wayback Machine.
- Dubes RI Moskow Resmikan Pusat Studi Nusantara Di Republik Dagestan[pranala nonaktif permanen]
- (Rusia) Dagestan Republic News Portal Diarsipkan 2011-05-12 di Wayback Machine.
Kota di Republik Dagestan | |||
|---|---|---|---|
Pusat pemerintahan: Makhachkala | |||
Buynaksk · Dagestanskiye Ogni · Derbent · Izberbash · Kaspiysk · Khasavyurt · Kizilyurt · Kizlyar · Yuzhno-Sukhokumsk | |||
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Geografis | |
| Lain-lain | |