Senin, 28 September 2026
18:33 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Dactyloctenium aegyptium

Dactyloctenium aegyptium

Dactyloctenium aegyptium
250px-Dactyloctenium_aegyptium_0001.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Dactyloctenium_aegyptium%2C_blomme%2C_a%2C_Pretoria.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monocots
Klad: Commelinids
Ordo: Poales
Famili: Poaceae
Genus: Dactyloctenium
Spesies:
D. aegyptium
Nama binomial
Dactyloctenium aegyptium
lossy-page1-250px-Dactyloctenium_aegyptium_%28L.%29_Willd.tif.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dactyloctenium aegyptium (L.) Willd.

Dactyloctenium aegyptium, atau rumput kawat adalah anggota dari keluarga Poaceae yang berasal dari Afrika dan Asia.[1] Tanaman ini sebagian besar tumbuh di tanah berat di tempat yang lembap.

Deskripsi

250px-Dactyloctenium_aegyptium_at_Peradeniya_Royal_Botanical_Garden.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
di Peradeniya Royal Botanical Garden

Rumput ini merambat dan memiliki tunas tegak yang biasanya setinggi sekitar 30 sentimeter.[2]

Pangan

Dactyloctenium aegyptium masih menjadi tanaman pangan tradisional yang digunakan sebagai makanan darurat di Afrika, biji-bijian yang kurang dikenal ini memiliki potensi untuk meningkatkan nutrisi, mendorong ketahanan pangan, memajukan pembangunan pedesaan, dan mendukung perawatan lahan yang berkelanjutan.[butuh rujukan]

Spesies invasif

Di wilayah lain di dunia, termasuk sebagian Amerika Serikat, rumput ini dianggap sebagai gulma dan spesies invasif.

Referensi

  1. ↑ "Dactyloctenium aegyptium (L.) Willd. | Plants of the World Online | Kew Science". Plants of the World Online (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-01-06.
  2. ↑ National Research Council (1996-02-14). "Wild Grains". Lost Crops of Africa: Volume I: Grains. Vol. 1. National Academies Press. hlm. 267. ISBN 978-0-309-04990-0. Diakses tanggal 2008-08-01.

Pranala luar

Dactyloctenium aegyptium
Cynosurus aegyptius


Ikon rintisan

Artikel bertopik Chloridoideae ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan