Senin, 19 Oktober 2026
16:14 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Dacrydium gracile

Dacrydium gracile

Bagikan:
Dacrydium gracile
250px-Dacrydium_gracile_-_%E5%91%82%E4%B8%80%E8%B5%B7%28Lu_i-chi%29_-_271587149.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Gymnospermae
Divisi: Pinophyta
Kelas: Pinopsida
Ordo: Araucariales
Famili: Podocarpaceae
Genus: Dacrydium
Spesies:
D. gracile
Nama binomial
Dacrydium gracile
Sinonim
  • Dacrydium gracilis de Laub.
  • Corneria gracilis (de Laub.) A.V.Bobrov & Melikyan[2]

Dacrydium gracile adalah spesies konifer dalam keluarga Podocarpaceae. Spesies ini hanya ditemukan di Borneo Malaysia.

Persebaran dan habitat

Dacrydium gracile adalah endemik di Borneo Malaysia. Spesies ini utamanya ditemukan di sekitar Gunung Kinabalu di Sabah, dan juga diketahui keberadaannya di satu lokasi di Sarawak.[1]

Tumbuhan ini merupakan tanaman asli hutan hujan pegunungan bawah, pada ketinggian antara 950 hingga 1.800 meter. Spesies ini umumnya ditemukan di tanah yang miskin hara, berasosiasi dengan konifer lain seperti Agathis borneensis, Podocarpus laubenfelsii, Sundacarpus amarus, Falcatifolium falciforme, Nageia wallichiana, dan Dacrycarpus imbricatus. Di Sarawak, spesies ini muncul di hutan kerangas berkanopi rendah di atas batu pasir yang tidak subur.[1]

Referensi

Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Dacrydium gracile.
  1. 1 2 3 Farjon, A. (2013). "Dacrydium gracile". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2013 e.T40742A2933253. doi:10.2305/IUCN.UK.2013-1.RLTS.T40742A2933253.en. Diakses tanggal 4 Maret 2023.
  2. ↑ [https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:935582-1 Dacrydium gracile de Laub. Plants of the World Online, Kew Science. Diakses tanggal 4 Maret 2023.
Ikon rintisan

Artikel bertopik konifer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan