Kamis, 24 September 2026
21:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
DIMM

DIMM

250px-168_pin_and_184_pin_DIMM.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dua jenis modul DIMM: modul 168-pin SDRAM (atas) dan modul 184-pin DDR SDRAM (bawah). Modul SDR memiliki dua celah pemandu (takik) di tepi bawahnya, sedangkan DDR1 hanya memiliki satu celah.
250px-Abit-BP6_%28cropped%29_SDRAM_DIMM_slots.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tiga slot DIMM SDRAM pada papan induk komputer ABIT BP6.

DIMM (singkatan dari bahasa Inggris: Dual In-line Memory Module) adalah jenis modul memori yang terdiri atas papan sirkuit cetak (PCB) dengan keping cip memori akses acak dinamis (DRAM) yang terpasang pada satu atau kedua sisinya, serta memiliki pin kontak penghubung mandiri pada kedua sisi tepi modul.[1]

DIMM dirancang sebagai penyempurnaan dari standar pendahulunya, SIMM (Single In-line Memory Module). Sebagian besar modul DIMM diproduksi mengikuti standar industri terbuka yang ditetapkan oleh konsorsium JEDEC. Modul DIMM tersedia dalam dua format ukuran fisik utama: ukuran standar untuk komputer meja (desktop) dengan panjang sekitar 133,35 mm, serta ukuran kompak untuk komputer jinjing (laptop) yang dikenal sebagai SO-DIMM dengan panjang sekitar 67,60 mm.[2]

Sejarah

Pada dekade 1980-an hingga awal 1990-an, komputer pribadi memanfaatkan modul SIMM berbus data 32-bit. Pada SIMM, pin kontak emas di sisi depan dan belakang modul saling terhubung satu sama lain secara redundan (hanya menghasilkan satu baris sinyal listrik tunggal). Ketika prosesor 64-bit seperti keluarga Intel Pentium (arsitektur P5) mulai mendominasi pasar, sistem komputer membutuhkan jalur bus data selebar 64-bit. Akibatnya, modul SIMM 32-bit harus dipasang secara berpasangan identik agar lebar bus data dapat terpenuhi secara paralel.[3]

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, standar DIMM diperkenalkan dengan memisahkan jalur kelistrikan antara pin kontak depan dan belakang menjadi sirkuit independen.[4] Pemisahan fisik ini melipatgandakan kapasitas jalur transmisi data dari 32-bit menjadi 64-bit per modul tunggal (atau 72-bit jika menyertakan fungsi paritas memori ECC), sehingga satu modul DIMM dapat beroperasi mandiri tanpa perlu dipasang berpasangan.[3]

Format dan faktor bentuk

250px-DDR2_DIMM_SODIMM_Comparison.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perbandingan ukuran modul DDR2 DIMM (atas) dan SO-DIMM (bawah).

Berdasarkan dimensi fisik papan sirkuitnya, modul memori terbagi ke dalam beberapa format:

DIMM standar

Format fisik utama untuk komputer meja (desktop), stasiun kerja, dan peladen. Memiliki panjang baku 133,35 mm (5,25 inci) dengan ketebalan papan antara 1,0 mm hingga 1,2 mm.

SO-DIMM (Small Outline DIMM)

Format memori kompak dengan panjang 67,6 mm (kira-kira separuh dari panjang DIMM standar) dan tinggi standar 30 mm. SO-DIMM digunakan pada perangkat dengan ruang penempatan terbatas, seperti komputer jinjing (laptop), komputer mini berformat Nano-ITX/Mini-ITX, router jaringan industri, serta perangkat penyimpanan terhubung jaringan (NAS).[5]

Mini-DIMM dan MicroDIMM

  • Mini-DIMM: Memiliki ukuran lebih panjang tetapi lebih ramping dibanding SO-DIMM, dirancang dengan pin daya tambahan untuk keandalan peralatan telekomunikasi dan sistem tertanam.
  • MicroDIMM: Memiliki ukuran sekitar separuh dari SO-DIMM, sempat digunakan pada era komputer jinjing ultraringkas dan sub-notebook berbasis DDR1 dan DDR2 sebelum digantikan oleh modul terbenam LPDDR.

Konfigurasi pin dan takik mekanis

Setiap generasi teknologi DRAM memiliki jumlah pin dan posisi takik pemandu mekanis (key notch) yang sengaja dibedakan di bagian bawah modul agar pengguna tidak dapat memasang modul yang keliru ke soket papan induk:

Jenis ModulJumlah PinStandar Memori TerkaitKarakteristik Celah / Tegangan
DIMM (Desktop/Peladen) 168 pinSDR SDRAM2 celah pemandu (tegangan 3,3 V atau 5 V; unbuffered/registered)
184 pinDDR SDRAM (DDR1)1 celah pemandu mendekati bagian tengah (2,5 V)
240 pinDDR2 SDRAM, DDR3 SDRAM1 celah pemandu (letak celah DDR2 dan DDR3 saling berbeda)
288 pinDDR4 SDRAM, DDR5 SDRAM1 celah pemandu; kontak DDR4 melengkung, sedangkan DDR5 berkontak rata
SO-DIMM (Laptop) 144 pinSDR SDRAMModul awal laptop
200 pinDDR1, DDR2Jumlah pin identik, namun letak celah pemandu berbeda
204 pinDDR3 SDRAMModul DDR3 laptop umum (1,5 V / 1,35 V DDR3L)
260 / 262 pinDDR4 / DDR5DDR4 memakai 260 pin; DDR5 memakai 262 pin

Karakteristik komponen dan organisasi

Tingkatan rank (Memory rank)

Di dalam satu modul DIMM, kepingan cip DRAM dikelompokkan ke dalam blok logis mandiri yang disebut rank. Keping memori dalam satu rank berbagi jalur alamat, kontrol, dan bus data yang sama, serta dikendalikan secara serentak oleh sinyal pemilih cip (Chip Select/CS).

  • Single-rank (1R): Modul hanya memiliki satu blok logis 64-bit.
  • Dual-rank (2R): Modul memiliki dua blok logis 64-bit yang saling bergantian dalam transmisi data.
  • Quad-rank (4R): Modul tingkat lanjut yang banyak diaplikasikan pada peladen sentra data.

Cip SPD EEPROM

Setiap modul DIMM dilengkapi dengan keping sirkuit terpadu kecil bernama Serial Presence Detect (SPD). Cip EEPROM ini menyimpan data spesifikasi baku pabrikan mengenai profil pengaturan waktu (timing latency CL-tRCD-tRP), kapasitas memori, nomor seri modul, serta batas voltase operasi agar dapat dibaca oleh BIOS/UEFI papan induk saat komputer dinyalakan.

Penyangga sinyal dan koreksi galat

  • UDIMM (Unbuffered DIMM): Modul tanpa sirkuit penyangga aktif, menghubungkan jalur sinyal langsung dari pengendali memori prosesor ke keping DRAM; menjadi standar utama komputer meja konsumen.
  • RDIMM (Registered DIMM): Dilengkapi sirkuit register keras pada jalur alamat dan kontrol clock untuk menstabilkan beban sinyal listrik pada peladen berkapasitas besar.
  • CUDIMM (Clocked Unbuffered DIMM): Standar tak terdaftar modern untuk DDR5 yang mengintegrasikan penggerak clock (*Client Clock Driver*/CKD) langsung di papan modul untuk menstabilkan sinyal frekuensi tinggi di atas 6400 MT/s.[6]
  • Modul ECC: Memiliki keping cip memori tambahan (umumnya kelipatan sembilan cip per sisi) untuk mendeteksi dan mengoreksi galat bit acak secara mandiri.

Lihat pula

Referensi

  1. "What is DIMM (Dual Inline Memory Module)?". GeeksforGeeks (dalam bahasa Inggris). 2020-04-15. Diakses tanggal 2026-09-24.
  2. "Common DIMM Memory Form Factor". Simmtester (dalam bahasa Inggris). 2009-10-06. Diakses tanggal 2026-09-24.
  3. 1 2 Mueller, Scott (2013). Upgrading and Repairing PCs (dalam bahasa Inggris) (Edisi 21st). Que Publishing. hlm. 334–340. ISBN 978-0-13-310536-0.
  4. Jacob, Bruce; Ng, Spencer W.; Wang, David T. (2008). Memory Systems: Cache, DRAM, Disk (dalam bahasa Inggris). Morgan Kaufmann. hlm. 330–335. ISBN 978-0-12-379751-3.
  5. "Panduan Mengenal Jenis dan Perbedaan RAM Desktop dan Laptop". Jagat Review. 2021-08-10. Diakses tanggal 2026-09-24.
  6. "Mengenal Memori CUDIMM: Solusi Kestabilan RAM Berkecepatan Ekstrem". detikinet. 2024-10-15. Diakses tanggal 2026-09-24.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan