Minggu, 18 Oktober 2026
10:38 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Desi Bouterse

Desi Bouterse

personel militer, Kerajaan Belanda

Bagikan:
Biografi ini tidak memiliki referensi atau sumber sehingga isinya tidak dapat dipastikan. Bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan sumber tepercaya. Materi kontroversial atau trivial yang sumbernya tidak memadai atau tidak bisa dipercaya harus segera dihapus.
Cari sumber: "Desi Bouterse" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Infobox orangDesi Bouterse
250px-%D0%94%D0%B5%D0%B7%D0%B8_%D0%91%D0%B0%D1%83%D1%82%D0%B5%D1%80%D1%81%D0%B5.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran(nl) Desiré Delano Bouterse Suntingan nilai di Wikidata
13 Oktober 1945 Suntingan nilai di Wikidata
Domburg (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kematian23 Desember 2024 Suntingan nilai di Wikidata (79 tahun)
Suriname Suntingan nilai di Wikidata
President pro tempore of the Union of South American Nations (en) Terjemahkan
30 Agustus 2013 – 4 Desember 2014
← Ollanta Humala – Tabaré Vázquez →
9 Presiden Suriname
12 Agustus 2010 – 16 Juli 2020
← Ronald Venetiaan – Chan Santokhi →
Presiden
Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
AgamaGereja Pentakosta Suntingan nilai di Wikidata
PendidikanRoyal Military School (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanpolitikus,personel militer,panglima tertinggi Suntingan nilai di Wikidata
Periode aktif(Floruit: 2014 Suntingan nilai di Wikidata)
Partai politikPartai Demokrat Nasional
Megacombinatie (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Pangkat militerLetnan Kolonel Suntingan nilai di Wikidata
Konflik1980 Surinamese coup d'état (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
Pasangan nikahIngrid Bouterse-Figueira (1970–1990), perceraian
Ingrid Bouterse-Waldring (1990–2024), kematian subjek Suntingan nilai di Wikidata
AnakDino Bouterse (en) Terjemahkan
 (20px-OOjs_UI-like_kinship-progressive-black.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail ) Suntingan nilai di Wikidata
Penghargaan
Discogs: 2173405 Find a Grave: 277652454 Modifica els identificadors a Wikidata

Desiré Delano Bouterse[1] (pelafalan dalam bahasa Belanda:[ˈdeːsiˈbʌutərsə]; 13 Oktober 1945 – 23 Desember 2024)[2][3] adalah presiden Suriname. Ia pernah menjabat pula sebagai Instruktur Olahraga Militer, Presiden sementara dan Panglima Tentara Nasional Suriname dan ketua partai politik NDP Suriname. Dalam pemilihan presiden di Parlemen Suriname, Desiré Delano Bouterse bersama Robert Ameerali terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden Suriname masa jabatan 2010-2015, setelah mengalahkan Chan Santokhi/Gregory Rusland.

Dési Bouterse adalah tokoh paling kontroversial di Suriname antara tahun 1980-an sampai 1990-an. Pada tanggal 25 Februari 1980, sersan mayor Dési Bouterse bersama 15 orang perwira militer menengah nonkomisional melakukan kudeta terhadap pemerintahan Henck Arron dan menggantikannya dengan pemerintahan dr. Henk Chin A Sen (1980 -4 Februari 1982), tetapi karena berselisih dengan Bouterse, maka Henk Chin A Sen mundur dari jabatan presiden dan perdana menteri Suriname.

Bouterse juga dianggap sebagai tokoh kontroversial di Suriname karena ia dianggap ikut mendalangi "Pembunuhan Desember" pada tahun 1982 dan Pembantaian Moiwana tahun 1986, tetapi Bouterse menolaknya dan menganggap itu adalah tanggung jawab Let. Paul Bhagwandas, komandan Batalion III di Fort Zeelandia waktu itu.

Pada tahun 1987, Ramsewak Shankar terpilih sebagai presiden Suriname mengantikan Lachmipersad Frederick Ramdat Misier (1982-1988). Bouterse dan militer kurang menyukai Ramsewak Shankar sebagai presiden baru Suriname karena ingin melakukan normalisasi hubungan bilateral dengan Belanda dan melakukan perjanjian damai dengan pemberontak "Jungle Commando" pimpinan Ronnie Brunswijk dan "Tucayana Amazonas" pimpinan Thomas Sabajo dan Alex Jubitana.

Pada tanggal 22 Desember 1990, Bouterse mundur sebagai panglima tentara karena berselisih paham dengan pemerintah. 2 hari kemudian, Komodor Ivan Graanoogst melakukan kudeta terhadap Presiden Shankar melalui telepon.

Bouterse akhirnya mundur dari jabatan panglima tentara nasional Suriname karena ada tekanan dari parlemen Suriname yang menuduh dia akan melakukan kudeta terhadap pemerintahan Presiden Ronald Venetiaan.

Belanda menuduh Desi Bouterse sebagai pengedar narkotika dan mengeluarkan surat perintah penangkapannya pada tahun 1999. Namun Suriname tidak bisa mengekstradisinya karena ia merupakan mantan presiden. Pada tahun 2008, Bouterse bersama 24 tersangka lain pembunuhan Desember diajukan ke pengadilan, tetapi Bouterse menolak untuk hadir dalam persidangan.

Sebagai Presiden, Bouterse memerlukan untuk bekerja sama dengan baik bersama Ronnie Brunswijk - mantan musuh - atau pemimpin Jawa, Paul Slamet Somohardjo dari Aliansi Rakyat (Volksalliantie), yang telah meninggalkan pesta Front Baru sebelum pemilu. Pada tanggal 19 Juli 2010, Bouterse terpilih sebagai Presiden Suriname, dia mulai bertugas pada tanggal 12 Agustus 2010.

Referensi

  1. ↑ According to the Statutes of the DNP written as Desiré Diarsipkan 20 Desember 2013 di Wayback Machine. Ndp.sr (24 April 2004). Diakses pada 8 Januari 2012
  2. ↑ De Ware Tijd, ‘Bouterse maandagavond overleden’, 27 december 2024
  3. ↑ Starnieuws, Ambassades tekenen condoleanceregister in Ocer, 27 december 2024
Didahului oleh:
jabatan baru
Ketua Dewan Militer Nasional
1980-1988
Diteruskan oleh:
tidak ada
Didahului oleh:
Johan Ferrier
Presiden Suriname
1980
(sementara)
Diteruskan oleh:
Hendrick Rudolf Chin A Sen
Didahului oleh:
Hendrick Chin A Sen
Presiden Suriname
1982
(sementara)
Diteruskan oleh:
Fred Ramdat Misier
Didahului oleh:
Ronald Venetiaan
Presiden Suriname
2010-2020
Diteruskan oleh:
Chan Santokhi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan