Selasa, 06 Oktober 2026
17:30 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Cygnus X-1

Cygnus X-1

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Cygnus X-1 (disambiguasi).
Cygnus X-1/HDE 226868
Diagram showing star positions and boundaries of the Cygnus constellation and its surroundings
20px-Cercle_rouge_100%25.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Letak Cygnus X-1 (dilingkar) di sebelah kiri Eta Cygni di rasi bintang Cygnus.[1]
Data pengamatan
Epos J2000      Ekuinoks J2000
Rasi bintang Cygnus
Asensio rekta  19j 58m 21.67595d[2]
Deklinasi  +35° 12′ 05.7783″[2]
Magnitudo tampak (V) 8.95[3]
Ciri-ciri
Kelas spektrum O9.7Iab[3]
Indeks warna U−B −0.30[4]
Indeks warna B−V +0.81[4]
Jenis variabel Variabel elipsoidal
Astrometri
Kecepatan radial (Rv)−13[3] km/detik
Gerak diri (μ) RA: −3.37[2] mdb/thn
Dek.: −7.15[2] mdb/thn
Paralaks (π)0,539±0,033[5] mdb
Jarak6.100 ± 400 tc
(1.900 ± 100 pc)
Magnitudo mutlak (MV)−6,5±0,2[6]
Detail
Massa14-16[7] M☉
Radius20–22[8] R☉
Luminositas3–4×105[8] L☉
Gravitasi permukaan (log g)3,31±0,07[9]
Suhu31,000[10] K
Usia5 juta[11] tahun
Penamaan lain
AG (or AGK2)+35 1910, BD+34 3815, HD (or HDE) 226868, HIP 98298, SAO 69181, V1357 Cyg.[3]

Cygnus X-1 (disingkat Cyg X-1)[12] adalah sumber sinar-X galaktik dan kandidat lubang hitam[13] yang terletak di rasi bintang Cygnus. Cygnus X-1 ditemukan pada tahun 1964 oleh alat sinar-X yang dibawa oleh roket yang diluncurkan dari White Sands Missile Range di New Mexico. Sumber sinar-X ini merupakan salah satu sumber sinar-X terkuat yang terlihat dari Bumi, dengan densitas fluks sinar-X sebesar 2,3×10−23 W m−2 Hz−1 (2,3×103 Jansky) pada puncaknya.[14][15] Cygnus X-1 adalah sumber sinar-X pertama yang diterima sebagai kandidat lubang hitam dan salah satu sumber sinar-X yang paling banyak dipelajari. Massa objek ini diperkirakan 14,8 kali lebih besar dari massa Matahari[7] dan mungkin merupakan lubang hitam karena kepadatannya yang jauh melebihi bintang biasa. Jika objek ini memang lubang hitam, jari-jari cakrawala peristiwanya diperkirakan sebesar 44 km.[16]

Cygnus X-1 tergolong dalam sistem biner sinar-X bermassa tinggi yang berjarak sekitar 6070 tahun cahaya dari Matahari. Di sistem tersebut terdapat bintang variabel super raksasa biru yang disebut HDE 226868.[17] Cygnus X-1 mengorbit bintang tersebut dari jarak 0,2 SA atau sekitar 20% jarak Bumi dari Matahari. Angin bintang dari bintang tersebut menghasilkan materi yang membentuk piringan akresi di sekitar Cygnus X-1.[18] Materi di dalam piringan dalam mengalami pemanasan hingga jutaan derajat, sehingga menghasilkan sinar-X.[19][20]

Sistem biner HDE 226868/Cyg X-1 mungkin tergolong dalam asosiasi bintang yang disebut Cygnus OB3, sehingga Cygnus X-1 mungkin berusia lima juta tahun dan terbentuk dari bintang pendahulu yang bermassa 40 massa matahari. Jika bintang tersebut mengalami ledakan supernova, gaya yang dihasilkan mungkin akan mengeluarkan sisa-sisa bintang ini dari sistem bintangnya. Maka dari itu, bintang tersebut mungkin mengalami keruntuhan menjadi lubang hitam.[11]

Cygnus X-1 menjadi bahan taruhan ilmiah antara ilmuwan Stephen Hawking dengan Kip Thorne pada tahun 1975. Hawking bertaruh bahwa objek ini bukan lubang hitam. Ia mengakui kekalahannya pada tahun 1990 setelah hasil pengamatan memperkuat hipotesis bahwa objek ini merupakan lubang hitam. Hipotesis ini belum pasti karena kurangnya data pengamatan langsung, tetapi diterima secara umum berdasarkan bukti tak langsung.[21]

Referensi

  1. ↑ Abrams, Bernard; Stecker, Michael (1999), Structures in Space: Hidden Secrets of the Deep Sky, Springer, hlm. 91, ISBN 1-85233-165-8, Eta Cygni is 25 arc minutes to the west-south-west of this star.
  2. 1 2 3 4 van Leeuwen, F. (November 2007), "Validation of the new Hipparcos reduction", Astronomy and Astrophysics, 474 (2): 653–664, arXiv:0708.1752, Bibcode:2007A&A...474..653V, doi:10.1051/0004-6361:20078357{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 4 Staff (Maret 3, 2003), V* V1357 Cyg -- High Mass X-ray Binary, Centre de Données astronomiques de Strasbourg, diakses tanggal 2008-03-03{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Bregman, J.; Butler, D.; Kemper, E.; Koski, A.; Kraft, R. P.; Stone, R. P. S. (1973), "Colors, magnitudes, spectral types and distances for stars in the field of the X-ray source Cyg X-1", Lick Observatory Bulletin, 647: 1, Bibcode:1973LicOB..24....1B
  5. ↑ Reid, Mark J.; McClintock, Jeffrey E.; Narayan, Ramesh; Gou, Lijun; Remillard, Ronald A.; Orosz, Jerome A. (Desember 2011), "The Trigonometric Parallax of Cygnus X-1", The Astrophysical Journal, 742 (2), arXiv:1106.3688, Bibcode:2011ApJ...742...83R, doi:10.1088/0004-637X/742/2/83{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Ninkov, Z.; Walker, G. A. H.; Yang, S. (1987), "The primary orbit and the absorption lines of HDE 226868 (Cygnus X-1)", Astrophysical Journal, 321: 425–437, Bibcode:1987ApJ...321..425N, doi:10.1086/165641
  7. 1 2 Orosz, Jerome (Desember 1, 2011), "The Mass of the Black Hole In Cygnux X-1", E-print, diakses tanggal 2012-03-24{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 Ziółkowski, J. (2005), "Evolutionary constraints on the masses of the components of HDE 226868/Cyg X-1 binary system", Monthly Notices of the Royal Astronomical Society, 358 (3): 851–859, arXiv:astro-ph/0501102, Bibcode:2005MNRAS.358..851Z, doi:10.1111/j.1365-2966.2005.08796.x Note: for radius and luminosity, see Table 1 with d=2 kpc.
  9. ↑ Hadrava, Petr (September 15–21, 2007), "Optical spectroscopy of Cyg X-1", Proceedings of RAGtime 9: Workshops on black holes and neutron stars, Opava, Czech Republic, arXiv:0710.0758, Bibcode:2007ragt.meet...71H{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Staff (Juni 10, 2003), Integral's view of Cygnus X-1, ESA, diakses tanggal 2008-03-20{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. 1 2 Mirabel, I. Félix; Rodrigues, Irapuan (2003), "Formation of a Black Hole in the Dark", Science, 300 (5622): 1119–1120, arXiv:astro-ph/0305205, Bibcode:2003Sci...300.1119M, doi:10.1126/science.1083451, PMID 12714674, diakses tanggal 2008-03-15
  12. ↑ Bowyer, S.; Byram, E. T.; Chubb, T. A.; Friedman, H. (1965), "Cosmic X-ray Sources", Science, 147 (3656): 394–398, Bibcode:1965Sci...147..394B, doi:10.1126/science.147.3656.394, PMID 17832788
  13. ↑ Staff (2004-11-05), Observations: Seeing in X-ray wavelengths, ESA, diakses tanggal 2008-08-12
  14. ↑ Lewin, Walter; Van Der Klis, Michiel (2006), Compact Stellar X-ray Sources, Cambridge University Press, hlm. 159, ISBN 0-521-82659-4
  15. ↑ "2010 X-Ray Sources", The Astronomical Almanac, U.S. Naval Observatory, diarsipkan dari asli tanggal 2010-03-28, diakses tanggal 2009-08-04
  16. ↑ Harko, T. (Juni 28, 2006), Black Holes, University of Hong Kong, diarsipkan dari asli tanggal 2009-02-10, diakses tanggal 2008-03-28{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. ↑ http://arxiv.org/abs/1401.1035
  18. ↑ Gies, D. R.; Bolton, C. T. (1986), "The optical spectrum of HDE 226868 = Cygnus X-1. II — Spectrophotometry and mass estimates", The Astrophysical Journal, Part 1, 304: 371–393, Bibcode:1986ApJ...304..371G, doi:10.1086/164171
  19. ↑ Nayakshin, Sergei; Dove, James B. (November 3, 1998). "X-rays From Magnetic Flares In Cygnus X-1: The Role Of A Transition Layer". arXiv:astro-ph/11059.{{cite arXiv}}: Parameter tidak dikenal |bibcode= diabaikan; Periksa nilai |arxiv=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. ↑ Young, A. J.; Fabian, A. C.; Ross, R. R.; Tanaka, Y. (2001), "A Complete Relativistic Ionized Accretion Disc in Cygnus X-1", Monthly Notices of the Royal Astronomical Society, 325 (3): 1045–1052, arXiv:astro-ph/0103214, Bibcode:2001MNRAS.325.1045Y, doi:10.1046/j.1365-8711.2001.04498.x
  21. ↑ Staff (Februari 27, 2004), Galaxy Entree or Main Course?, Swinburne University, diakses tanggal 2008-03-31{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cygnus X-1.
Ikon rintisan

Artikel bertopik astronomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan