Minggu, 11 Oktober 2026
05:48 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Cungkup

Cungkup

Bagikan:
250px-Bedug_Masjid_Agung_Jawa_Tengah_Indonesia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cungkup untuk menaungi bedug di Masjid Agung Jawa Tengah

Cungkup adalah bangunan persegi dengan atap yang berguna untuk menaungi sesuatu, seperti makam, prasasti, papan nama, dll.[1][2]

Penerapan

Permakaman

Secara umum makam-makan Islam di Indonesia dapat ditandai dengan tiga hal yang saling berkaitan, yakni kijing, nisan dan cungkup. Bangunan cungkup biasanya diberikan kepada orang-orang yang dihormati.[3] Pemberian cungkup di Indonesia dapat ditemui di pulau Jawa, Sumatra dan Sulawesi.

Prasasti

Cungkup juga diberikan untuk prasasti-prasasti di luar ruang, agar terhindar dari kerusakan akibat hujan dsj.

Papan nama

Papan nama perkantoran atau bangunan penting biasanya diberi cungkup.

Galeri

Catatan kaki

  1. ↑ Akhyar, Agus Ali Imron Al (2020-07-15). Mengunjungi Simbol-Simbol Sejarah Lokal Tulungagung: Diandra Kreatif. Diandra Kreatif. ISBN 978-623-7800-75-0.
  2. ↑ KEDIRI, BAGOS ANGGARA & ARDY ERWANDA-DISKOMINFO KABUPATEN. "Pemugaran Cungkup Peneduh Situs Prasasti Paradah". https://berita.kedirikab.go.id/ (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-12-06.{{cite web}}: Tautan eksternal dalam |website=
  3. ↑ MA, Dr Akin Duli; MT, ST Aisyah Rahman, ST; MS, Dr Bambang Sulistyo EP; Muhaeminah, Dra; MSi, Raodah; MSi, Rosmawati, SS; DEA, Prof Dr IR Yulianto Sumalyo. Monumen Islam di Sulawesi Selatan. Direktorat Jenderal Kebudayaan.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan