Rabu, 23 September 2026
01:27 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Kangkok sejati

Kangkok sejati

genus burung

Kangkok sejati
250px-Cuckoo_%2851169010335%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kangkok erasia (Cuculus canorus)
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Cuculiformes
Famili: Cuculidae
Genus: Cuculus
Linnaeus, 1758
Spesies tipe
Cuculus canorus (kangkok erasia)
Linnaeus, 1758
Spesies

11, lihat teks

Artikel takson sembarang

Cuculus adalah genus burung kukuk yang memiliki perwakilan di sebagian besar Dunia Lama, meskipun keanekaragaman terbesar terdapat di wilayah tropis Asia selatan dan tenggara. Di Indonesia, genus ini lebih dikenal dengan nama burung kangkok.

Spesies

Kangkok adalah parasit induk, yaitu mereka bertelur di sarang berbagai inang burung pengicau. Contoh yang paling terkenal adalah Kangkok erasia Eropa. Kangkok betina dalam setiap kasus mengganti salah satu telur inangnya dengan salah satu telurnya sendiri. Telur kangkok menetas lebih awal dari telur inangnya, dan anak tumbuh lebih cepat; dalam banyak kasus, anak kangkok mengusir telur atau anak spesies inangnya.

Spesies Cuculus bertelur berwarna agar sesuai dengan inang burung pengicaunya. Kangkok etina mengkhususkan diri pada spesies inang tertentu (umumnya spesies yang membesarkannya) dan bertelur yang sangat mirip dengan telur inang tersebut.

Suatu spesies dapat terdiri dari beberapa gen, dengan masing-masing gen mengkhususkan diri pada inang tertentu. Ada beberapa bukti bahwa kangkok secara genetis berbeda satu sama lain[butuh rujukan]meskipun otoritas lain menyatakan bahwa saat burung kangkok betina kawin dengan burung kangkok jantan dari jenis kelamin apa pun, gen akan mengalir antar jenis kelamin.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan