Sabtu, 17 Oktober 2026
21:38 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Coelogyne beccarii

Coelogyne beccarii

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (April 2025)
Coelogyne beccarii
330px-Coelogyne_beccarii_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
(tanpa takson):
(tanpa takson):
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Tribus:
Subtribus:
Genus:
Spesies:
C. beccarii
Nama binomial
Coelogyne beccarii
Artikel takson sembarang
250px-Coelogyne_beccarii_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Coelogyne_beccarii_%28as_Coelogyne_micholitziana%29_-_Xenia_3_pl_256.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Coelogyne beccarii adalah anggrek epifit yang tumbuh mulai dari dataran rendah hingga pegunungan (ketinggian 0-1.400 m) pada tempat yang teduh.

Nama

Coelogyne beccarii Rchb.f., Bot. Centralbl. 28: 345 (1886)[1][2][3][4]

Sinonim Heterotypic

  • Coelogyne micholitziana Kraenzl., Gard. Chron., ser. 3, 10: 300 (1891)
  • Coelogyne beccarii var. micholitziana (Kraenzl.) Schltr., Die Orchideen; Beschreib. Kult. Zücht.: 135 (1914)
  • Coelogyne beccarii var. tropidophora Schltr., Repert. Spec. Nov. Regni Veg. Beih. 1: 103 (1914)

Karakteristik

Tumbuhan anggrek ini berukuran sedang, simpodial, dengan pseudobulb berukuran panjang 4,8-8,5 cm. Setiap pseudobulb memiliki 2 helai daun dan satu tangkai bunga. Daun berbentuk linear hingga lanceolate. Karangan bunga bersifat synanthous (terletak di ujung tangkai bunga dan tumbuh bersamaan dengan tumbuhnya daun), memiliki 2-13 bunga yang mekar berurutan.[5]

Bunga Coelogyne beccarii tidak berbau. Mudah dikenali dari adanya kalus tebal pada labiumnya, serta hypochilium yang memiliki pelebaran pada bagian lateral dan bagian depannya berbentuk obtuse hingga membulat.[6]

250px-Nova_Guinea_8%283%29_plate_45_%281909%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Epitet beccarii berasal dari nama Odoardo Beccari, peneliti yang mengumpulkan spesimen tipe jenis ini di pegunungan Arfak, Papua Nugini bagian barat.[6]

Distribusi

Distribusi Coelogyne beccarii bersifat endemis di seluruh pulau Papua, yang mencakup Papua Indonesia dan Papua Nugini. Jenis anggrek ini hanya tumbuh di habitat yang teduh dengan curah hujan cukup banyak dan aliran udara yang baik.[5]

Referensi

  1. ↑ Reichenbach, H.G. (1886). "Coelogyne beccarii". Botanisches Centralblatt. 28 (345).
  2. ↑ "Plants of the World Online | Kew Science". Plants of the World Online (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-12-07.
  3. ↑ "Coelogyne beccarii Rchb.f." www.gbif.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-12-07.
  4. ↑ "Coelogyne beccarii | International Plant Names Index". www.ipni.org. Diakses tanggal 2023-12-07.
  5. 1 2 Cybermasta. "Largest online collection of New Guinea orchids". www.orchidsnewguinea.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-12-07.
  6. 1 2 Gravendeel, B. & E.F. de Vogel (1999). "Revision of Coelogyne Section Speciosae (Orchidaceae)". Blumea. 44: 253–320.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan