Rabu, 30 September 2026
17:06 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Codex Corbeiensis I

Codex Corbeiensis I

Bagikan:
250px-Corbei.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret Penginjil Markus

Codex Corbeiensis I, diberi kode ff1 atau 9 (menurut sistem Beuron), adalah naskah Perjanjian Baru bahasa Latin dari abad ke-8, ke-9, atau ke-10. Teks ditulis di atas vellum (kertas kulit) merupakan versi Vetus Latina. Naskah berisi 39 perkamen folio dengan teks dari empat Injil, Kisah Para Rasul, dan Surat-surat Am.[1]

Teks

Teks bahasa Latin Injil Matius pada kodeks ini tergolong Vetus Latina dalam resensi Itala. Teks sisa buku Perjanjian Baru terutama adalah teks Vulgata.

Ayat Matius 12:47 tidak dimuat sebagaimana Kodeks Sinaiticus, Vaticanus, Codex Regius, 1009, Lectionary 12, k, syrc, syrs, copsa.

Dalam Matius 16:12 ada varian tekstual της ζυμης των αρτων των Φαρισαιων και Σαδδουκαιων (ragi roti dari orang-orang Farisi dan Saduki itu biasanya) hanya didukung oleh Kodeks Sinaiticus dan Curetonian Gospels.

Sejarah

Naskah ini sebelumnya milik Perpustakaan monastik Corbey, di Somme, dekat Amiens, dan bersama bagian-bagian terpenting Perpustakaan itu dipindahkan ke St. Germain des Prés di Paris, sekitar tahun 1638, lalu di sana diberi nomor 21.[2] Perpustakaan St. Germain rusak selama Revolusi Prancis, dan Peter Dubrowsky, Sekretaris Kedutaan Besar Rusia di Paris memiperoleh beberapa manuskrip yang dicuri dari perpustakaan umum.[3] Naskah itu dipindahkan ke Perpustakaan Kekaisaran St. Petersburg sekitar tahun 1800-1805. Teks disunting oleh J. Martianay di 1695 (Vulgata antiqua  Latina et versio Evangelii secundum Matthaeum, Paris 1695), Sabatier, Bianchini, Belsheim, Calmet, Migne, dan Jülicher.[4]

Sekarang disimpan di Perpustakaan Nasional Rusia (Ov. 3, D. 326) di Saint Petersburg.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Bruce M. Metzger, The Early Versions of the New Testament, Oxford University Press, 1977, p. 297.
  2. ↑ Scrivener, Frederick Henry Ambrose; Edward Miller (1894). A Plain Introduction to the Criticism of the New Testament. Vol. 2 (Edisi 4). London: George Bell & Sons. hlm. 46.
  3. ↑ About the Library of Corbey see: Leopold Delisle, "Recherches sur I'ancienne bibliotheque de Corbie", Memoires de l'academie des inscriptions et belles-lettres, Paris, Bd. 24, Teil 1 (1861), S. 266-342. See also: [pranala nonaktif permanen].
  4. ↑ Gregory, Caspar René (1902). Textkritik des Neuen Testaments. Vol. 2. Leipzig. hlm. 603.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)

Pustaka tambahan

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan