Senin, 21 September 2026
15:13 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Codex Corbeiensis I

Codex Corbeiensis I

250px-Corbei.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret Penginjil Markus

Codex Corbeiensis I, diberi kode ff1 atau 9 (menurut sistem Beuron), adalah naskah Perjanjian Baru bahasa Latin dari abad ke-8, ke-9, atau ke-10. Teks ditulis di atas vellum (kertas kulit) merupakan versi Vetus Latina. Naskah berisi 39 perkamen folio dengan teks dari empat Injil, Kisah Para Rasul, dan Surat-surat Am.[1]

Teks

Teks bahasa Latin Injil Matius pada kodeks ini tergolong Vetus Latina dalam resensi Itala. Teks sisa buku Perjanjian Baru terutama adalah teks Vulgata.

Ayat Matius 12:47 tidak dimuat sebagaimana Kodeks Sinaiticus, Vaticanus, Codex Regius, 1009, Lectionary 12, k, syrc, syrs, copsa.

Dalam Matius 16:12 ada varian tekstual της ζυμης των αρτων των Φαρισαιων και Σαδδουκαιων (ragi roti dari orang-orang Farisi dan Saduki itu biasanya) hanya didukung oleh Kodeks Sinaiticus dan Curetonian Gospels.

Sejarah

Naskah ini sebelumnya milik Perpustakaan monastik Corbey, di Somme, dekat Amiens, dan bersama bagian-bagian terpenting Perpustakaan itu dipindahkan ke St. Germain des Prés di Paris, sekitar tahun 1638, lalu di sana diberi nomor 21.[2] Perpustakaan St. Germain rusak selama Revolusi Prancis, dan Peter Dubrowsky, Sekretaris Kedutaan Besar Rusia di Paris memiperoleh beberapa manuskrip yang dicuri dari perpustakaan umum.[3] Naskah itu dipindahkan ke Perpustakaan Kekaisaran St. Petersburg sekitar tahun 1800-1805. Teks disunting oleh J. Martianay di 1695 (Vulgata antiqua  Latina et versio Evangelii secundum Matthaeum, Paris 1695), Sabatier, Bianchini, Belsheim, Calmet, Migne, dan Jülicher.[4]

Sekarang disimpan di Perpustakaan Nasional Rusia (Ov. 3, D. 326) di Saint Petersburg.

Lihat pula

Referensi

  1. Bruce M. Metzger, The Early Versions of the New Testament, Oxford University Press, 1977, p. 297.
  2. Scrivener, Frederick Henry Ambrose; Edward Miller (1894). A Plain Introduction to the Criticism of the New Testament. Vol. 2 (Edisi 4). London: George Bell & Sons. hlm. 46.
  3. About the Library of Corbey see: Leopold Delisle, "Recherches sur I'ancienne bibliotheque de Corbie", Memoires de l'academie des inscriptions et belles-lettres, Paris, Bd. 24, Teil 1 (1861), S. 266-342. See also: [pranala nonaktif permanen].
  4. Gregory, Caspar René (1902). Textkritik des Neuen Testaments. Vol. 2. Leipzig. hlm. 603.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)

Pustaka tambahan

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan