Minggu, 27 September 2026
12:38 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Cocco

Cocco

penyanyi Jepang

Cocco
Cocco pada tahun 2016
Cocco pada tahun 2016
Informasi latar belakang
Lahir19 Januari 1977 (umur 49)
GenreJ-pop, rock alternatif, grunge
Pekerjaanpenyanyi-penulis lagu, aktris, penulis buku bergambar, esais, novelis
Tahun aktif1996–2001
2006–sekarang
Labelbounce records (1996–1997)
Speedstar Records (1997–2014)
Colourful Records (2016–2022)
Victor (2022–2024)
Fūchibā Records (2026–)
Situs webwww.cocco.co.jp

Cocco (bahasa Jepang:Cocco/こっこ; lahir 19 Januari 1977) adalah penyanyi-penulis lagu, aktris, penulis buku bergambar, esais, dan novelis Jepang asal Naha, Prefektur Okinawa.[1][2] Ia memulai karier independennya pada 1996 dengan nama Cocko, sebelum mengubah ejaan nama panggungnya menjadi Cocco dan melakukan debut label mayor melalui singel "カウントダウン" (Countdown) pada Maret 1997.[3]

Album studio keduanya, クムイウタ (Kumuiuta), mencapai peringkat pertama tangga album mingguan Oricon pada 1998.[4] Setelah menghentikan aktivitas musik solonya pada 2001, ia menerbitkan buku bergambar, melakukan kegiatan lingkungan di Okinawa, dan bergabung dalam grup SINGER SONGER, sebelum secara penuh melanjutkan aktivitas musik solo pada 2006.[5]

Selain musik, Cocco aktif dalam sastra, film, teater, seni rupa, fotografi, desain, dan dalam beberapa tahun terakhir juga keramik. Karya-karyanya setelah kembali bermusik semakin banyak mengangkat kebudayaan, bahasa, musik tradisional, sejarah, dan identitas Okinawa.[6]

Kehidupan awal

Cocco bersekolah di jurusan seni rupa SMA Kaiho Prefektur Okinawa. Sejak kecil ia mempelajari balet dan semula bercita-cita menjadi balerina profesional. Ia berkali-kali mengikuti audisi balet dan pada masa sekolah menengah belum berencana menjadi penyanyi.[7]

Pengalaman pertamanya bernyanyi di depan umum terjadi ketika teman sekolahnya, Naoko Hentona, mengajaknya menjadi vokalis sebuah band sementara untuk festival sekolah. Mereka membawakan antara lain lagu-lagu Finger 5 dan Deep Purple. Hentona kemudian menjadi pianis dan komponis serta salah satu kolaborator penting Cocco dalam proyek Okinawa no Utahai.[7]

Cocco kemudian mengikuti audisi pencarian penyanyi baru yang diselenggarakan Victor. Motif awalnya bukan untuk menjadi penyanyi, melainkan karena hadiah uang audisi dapat dipakai untuk membiayai perjalanan ke Tokyo guna mengikuti audisi balet. Ia tidak lolos, tetapi salah seorang staf perusahaan rekaman tertarik kepadanya dan kemudian datang ke Okinawa untuk menawarinya karier sebagai penyanyi. Cocco semula menolak karena masih ingin menjadi balerina, tetapi hubungan tersebut akhirnya membawanya ke industri musik.[7]

Karier

1996–2001: Debut dan kesuksesan awal

Pada 21 November 1996, ia merilis karya independen berjudul COCKO melalui bounce records di bawah nama Cocko. Salah satu lagunya, "SING A SONG ~NO MUSIC, NO LIFE~", digunakan dalam kampanye promosi Tower Records.

Pada 21 Maret 1997, ia menggunakan ejaan Cocco dan merilis singel debut label mayor "カウントダウン" melalui Speedstar Records.[3] Album studio pertamanya, ブーゲンビリア (Bougainvillea), menyusul pada Mei tahun yang sama. Pada November ia merilis "強く儚い者たち" (Tsuyoku Hakanai Monotachi), yang kemudian menjadi salah satu lagunya yang paling dikenal.

Album keduanya, クムイウタ (Kumuiuta), dirilis pada Mei 1998 dan menduduki posisi pertama tangga album mingguan Oricon.[4] Ia selanjutnya merilis ラプンツェル (Rapunzel, 2000) dan サングローズ (Sangurōzu, 2001). Lagu-lagu yang menonjol dari periode ini antara lain "Raining", "雲路の果て", "樹海の糸", "ポロメリア", "水鏡", dan "焼け野が原".[5]

Pada 2001 Cocco mengumumkan penghentian aktivitas musiknya. Singel "焼け野が原" dan album keempat サングローズ dirilis secara bersamaan pada 18 April, dan penampilannya di program televisi Music Station pada 20 April menjadi salah satu penampilan terakhirnya sebelum masa hiatus.[7]

Dalam wawancara bertahun-tahun kemudian, Cocco menjelaskan bahwa salah satu alasan utama penghentian tersebut justru karena ia mulai benar-benar mencintai bernyanyi. Pada awal kariernya musik dipandang sebagai sarana untuk mencapai tujuan lain, tetapi perasaannya terhadap lagu dan orang-orang yang bekerja bersamanya berubah. Ia juga merasa jeda waktu beberapa bulan antara proses perekaman dan perilisan CD membuat lagu yang dirilis tidak lagi mencerminkan apa yang sedang ingin ia nyanyikan pada saat itu.[7]

2002–2006: Buku bergambar, kegiatan Okinawa, dan kembali bermusik

Walaupun menghentikan aktivitas musik solo, Cocco tetap berkarya. Pada 2002 ia menerbitkan buku bergambar pertamanya, 南の島の星の砂 (Minami no Shima no Hoshi no Suna).[2]

Pada 2003 ia memulai kegiatan "沖縄ゴミゼロ大作戦" (Okinawa Gomi Zero Daisakusen, "Operasi Nol Sampah Okinawa"). Melalui kegiatan tersebut ia mengajak orang yang datang ke pantai untuk setidaknya membawa pulang satu sampah yang mereka temukan. Pada 15 Agustus tahun itu ia tampil bersama kelompok musik tiup SMP Naha dan sejumlah relawan; kegiatan tersebut kemudian didokumentasikan dalam Heaven's hell.[6]

Pada 2004 ia membawakan lagu Yutaka Ozaki "ダンスホール" untuk album tribut "BLUE" A TRIBUTE TO YUTAKA OZAKI. Ia juga berkolaborasi dengan Shigeru Kishida dari Quruli di bawah nama こっこちゃんとしげるくん (Cocco-chan to Shigeru-kun) dan merekam ulang "SING A SONG" sebagai "SING A SONG ~NO MUSIC, NO LOVE LIFE~".

Kolaborasi tersebut berkembang menjadi grup SINGER SONGER, yang beranggotakan Cocco, Kishida, basis Quruli Masashi Sato, Hirohisa Horie, dan Dai Taro. Grup ini merilis singel "初花凛々" dan album ばらいろポップ pada 2005.

Menurut Cocco, pengalaman tampil dalam kegiatan Okinawa dan bersama SINGER SONGER menjadi semacam proses rehabilitasi untuk kembali bernyanyi di depan orang lain. Perkembangan perekaman digital yang memperpendek waktu antara penciptaan dan perilisan lagu, serta tersedianya medium ekspresi lain seperti melukis dan berakting, juga membantunya kembali bermusik.[6]

Pada Februari 2006 ia merilis "音速パンチ" (Onsoku Punch), singel solo pertamanya setelah sekitar lima tahun, dan secara penuh memulai kembali aktivitas musik solonya.[8] Album ザンサイアン (Zancyan) dirilis pada Juni 2006.

2007–2014: Fotografi, film dan teater

Pada 2007 Cocco merilis album きらきら (Kirakira) dan singel "ジュゴンの見える丘" (Dugong no Mieru Oka). Singel tersebut mula-mula diedarkan secara terbatas di Okinawa sebelum kemudian dirilis secara nasional.

Setelah perilisan Kirakira, ia sempat tinggal di Britania Raya dan mempelajari fotografi. Pada periode yang sama ia menerbitkan 想い事。, sebuah buku yang memadukan esai, ilustrasi, dan fotografi.

Pada 2008, sutradara Hirokazu Kore-eda membuat film dokumenter 大丈夫であるように -Cocco 終らない旅- yang mengikuti kehidupan Cocco selama tur dan di Okinawa.[9]

Pada 2010 ia merilis エメラルド (Emerald), album pertama yang diproduksinya sendiri, serta menerbitkan novel panjang pertamanya, ポロメリア.

Cocco kemudian menjadi pemeran utama film KOTOKO karya Shinya Tsukamoto. Film itu dibuat pada 2011 dan dirilis di Jepang pada 7 April 2012. Selain memerankan Kotoko, Cocco juga menangani musik dan desain produksi. Film tersebut memenangkan penghargaan Film Terbaik dalam bagian Orizzonti pada Festival Film Internasional Venesia ke-68.[10]

Pada 2014 ia untuk pertama kalinya menjadi pemeran utama drama panggung melalui ジルゼの事情 (Jiruze no Jijō). Pada tahun yang sama ia merilis album mini パ・ド・ブレ (Pas de Bourrée) dan album studio kedelapan プランC (Plan C).

2016–2021: Peringatan 20 tahun debut

Pada 2016 Cocco tampil dalam film Shunji Iwai A Bride for Rip Van Winkle sebagai Mashiro Satonaka. Pada Agustus tahun tersebut ia merilis album kesembilan アダンバレエ (Adan Ballet) dan melakukan tur solo nasional untuk pertama kalinya dalam sekitar lima tahun.

Tahun 2017 menandai 20 tahun debut label mayornya. Ia merilis kompilasi 20周年リクエストベスト+レアトラックス dan menggelar dua konser peringatan di Nippon Budokan.[7]

Pada Agustus 2017 Cocco kembali tampil sebagai penari balet dalam pementasan The Sleeping Beauty oleh sekolah balet tempat ia pernah belajar, memerankan Peri Lilac.

Album studio kesepuluh スターシャンク (Star Shank) dirilis pada 2019. Album berikutnya, クチナシ (Kuchinashi), dirilis pada Februari 2021 dengan 15 lagu, termasuk "White dress", "潮満ちぬ", dan "Rockstar".[11]

2022–2024: 25 tahun debut, Beatrice, dan Okinawa Utahai

Pada Maret 2022 Cocco merilis album studio keduabelas, プロム (Prom), sebagai karya peringatan 25 tahun debut. Album tersebut menampilkan aransemen dari sejumlah musisi, antara lain Takashi Negishi, Hama Okamoto, Junko Onishi, BEGIN, dan Seiji Kameda. Lagu rakyat Okinawa "てぃんさぐぬ花" juga dimasukkan dalam album.[12]

Pada Februari 2022 ia mengumumkan bahwa selanjutnya ia tidak akan memperlihatkan wajahnya dalam penampilan media. Menurut Cocco, keputusan tersebut dibuat untuk mengurangi stres dan kelelahan fisik yang tidak berkaitan langsung dengan bernyanyi agar ia dapat terus berkarier. Konser tunggalnya dikecualikan dari kebijakan tersebut.[13]

Singel digital "お望み通り", yang dirilis pada November 2022, diterbitkan dengan label Victor.[14]

Pada 14 Februari 2024 Cocco merilis album studio ketigabelas, ビアトリス (Beatrice). Seluruh lagunya ditulis dan diproduksi oleh Cocco, dengan produksi suara oleh Takashi Negishi dan Shunsuke Watanabe.[15] Lagu "飛花落花" digunakan sebagai lagu pembuka musim kedua anime The Fire Hunter.

Cocco juga merupakan anggota inti proyek seni pertunjukan 沖縄のウタ拝 (Okinawa no Utahai, "Okinawa Utahai"), yang didirikan oleh komponis dan pianis Naoko Hentona pada 2015. Pertunjukan tersebut menggabungkan musik, seni visual, dan tari, serta memadukan musik klasik Ryukyu, musik rakyat Okinawa, pop, dan musik klasik Barat. Cocco berperan sebagai penyanyi utama sekaligus penari.[16]

Pada Oktober 2024 proyek tersebut merilis album UTAHAI dengan nama UTAHAI composed by HENTONA NAOKO. Album berisi sepuluh lagu tersebut diproduseri secara musikal oleh Takashi Negishi, sementara Cocco bernyanyi pada tiga lagu dan juga berkontribusi pada sebagian komposisi dan lirik berbahasa Inggris.[17]

2025–sekarang: Seni keramik dan Hanaumui

Dalam beberapa tahun terakhir Cocco mulai aktif membuat keramik di Pulau Iheya, yang merupakan salah satu akar keluarganya. Ia menyebut karya tersebut jimayaki atau keramik Pulau Iheya. Profil Cocco yang diterbitkan Ryukyu Broadcasting Corporation pada 2026 menyebutkan bahwa ia terpilih dalam Pameran Zentoten ke-54 pada 2025 dan Pameran Okiten ke-77 pada 2026, serta menerima penghargaan pilihan pengunjung Okiten Minna no Itten-shō.[18]

Karya keramiknya "ニライカナイ" (Nirai Kanai) tercatat sebagai karya terpilih dalam Zentoten ke-54 pada 2025.[19] Pada Okiten ke-77, karya pahat berbasis keramik berjudul "ニライカナイのマイホーム" (Nirai Kanai no My Home), yang dibuat menggunakan tanah dari Pulau Iheya, terpilih dalam kategori patung dan kemudian menjadi salah satu dari enam karya yang menerima penghargaan pilihan pengunjung.[20][21]

Pada 15 Agustus 2026 Cocco merilis dua singel digital pendahuluan, yakni lagu "花" karya Shoukichi Kina dan versi rekaman ulang lagunya sendiri "強く儚い者たち from okinawa". Untuk versi baru tersebut, Cocco mengubah sebagian melodi asli dan membawakannya dengan aransemen yang berpusat pada piano, sanshin, dan selo.[18]

Album studio keempatbelasnya, ハナウムイ (Hanaumui), dijadwalkan dirilis dalam format CD dan digital pada 23 September 2026. Album tersebut berfokus pada musik dan akar budaya Okinawa serta memuat sembilan lagu, termasuk nyanyian Ryukyu lama dari Pulau Iheya "大田名節", versi cover "花" karya Shoukichi Kina, "想い" karya Keiko Kinjo, lagu pascaperang Okinawa "艦砲ぬ喰ぇー残さー", versi baru "強く儚い者たち from okinawa", serta dua lagu baru "カジマーイ" dan "伊平屋じゅうてー".[22]

Album tersebut diproduseri oleh Cocco, dengan Naoko Hentona sebagai produser suara. Musisi yang berpartisipasi antara lain Takashi Negishi dan Kyoichi Shiino, bersama pemain musik klasik Ryukyu, paduan suara anak-anak lokal, dan kelompok pemuda Eisa. Album tersebut diterbitkan oleh Fūchibā Records.[22]

Gaya musik dan proses kreatif

Musik Cocco, khususnya pada periode awal kariernya, kerap dikaitkan dengan J-pop, rock alternatif, dan grunge. Karyanya dikenal karena perbedaan yang kuat antara melodi yang lembut dengan lirik yang emosional, keras, atau bernuansa gelap.

Cocco tidak memperoleh pendidikan formal dalam komposisi musik. Pada masa awal debutnya, ia mengatakan bahwa ia tidak dapat menulis partitur dan tidak memainkan instrumen untuk menjelaskan gagasannya. Karena itu, ia terkadang menggunakan gambar dan citra visual untuk menyampaikan suara yang dibayangkannya kepada produser dan musisi.[7]

Menurut Cocco, lagu sering muncul secara spontan dalam pikirannya dan bukan selalu hasil dari proses menulis yang direncanakan. Ia menceritakan bahwa melodi "カウントダウン", yang kemudian menjadi singel debut label mayornya, pada awalnya muncul secara alami ketika ia sedang bernyanyi sendiri sebelum staf menyadari bahwa melodi tersebut merupakan ciptaannya.[7]

Pada awal kariernya, Cocco sengaja menghindari penggunaan unsur Okinawa hanya karena ia berasal dari wilayah tersebut. Ia ingin dinilai sebagai Cocco, bukan terutama sebagai "penyanyi Okinawa". Setelah kembali bermusik pada 2006, pandangannya berubah dan ia mulai melihat kebudayaan Okinawa sebagai bagian alami dari identitas dan sumber ekspresinya. Ia kemudian semakin sering menggunakan bahasa Okinawa, musik tradisional, dan tema sejarah serta kebudayaan Okinawa dalam karyanya.[6]

Sebagian besar lagu Cocco ditulis dan digubah olehnya sendiri, tetapi sejumlah karya awal digubah oleh musisi lain. "強く儚い者たち", misalnya, memiliki lirik karya Cocco dan musik ciptaan Rei Shibakusa.

Kegiatan terkait Okinawa

Hubungan Cocco dengan Okinawa semakin menonjol setelah ia kembali dari hiatus. Selain kegiatan "Okinawa Gomi Zero Daisakusen" dan lagu "ジュゴンの見える丘", ia terlibat dalam Okinawa no Utahai, sebuah pertunjukan lintas seni yang menggabungkan musik klasik Ryukyu, lagu rakyat Okinawa, musik populer, tari, dan seni visual.[16]

Album Hanaumui pada 2026 melanjutkan arah tersebut dengan berfokus pada musik tradisional, ingatan sejarah pascaperang, dan Pulau Iheya.[22]

Seni visual dan keramik

Selain musik, Cocco telah lama berkarya melalui ilustrasi, lukisan, fotografi, desain sampul, dan buku bergambar. Beberapa bukunya menggunakan gambar buatannya sendiri, sedangkan 想い事。 memuat foto-fotonya.

Sejak pertengahan dekade 2020-an ia aktif mengembangkan keramik Pulau Iheya dengan nama jimayaki. Kegiatan tersebut kemudian berkembang hingga karya-karyanya terpilih dalam Zentoten dan Okiten.[18]

Kelompok dan proyek kolaborasi

Cocco-chan to Shigeru-kun

Pada 2004 Cocco dan Shigeru Kishida berkolaborasi dengan nama こっこちゃんとしげるくん. Mereka merilis versi baru "SING A SONG ~NO MUSIC, NO LOVE LIFE~".

SINGER SONGER

SINGER SONGER dibentuk pada 2004 dan beranggotakan:

Grup ini merilis singel "初花凛々" pada Mei 2005 dan album ばらいろポップ pada Juni tahun yang sama.

Okinawa no Utahai

Okinawa no Utahai dimulai pada 2015 atas prakarsa Naoko Hentona. Cocco bertindak sebagai penyanyi utama dan penari. Pertunjukan ini menggabungkan musik, video, seni visual, dan tari untuk menggambarkan Okinawa masa lalu dan masa kini serta menyampaikan tema doa dan perdamaian.[16]

Diskografi

Album studio

No. Tahun Judul Label
1 1997 ブーゲンビリア (Bougainvillea) Speedstar Records
2 1998 クムイウタ (Kumuiuta) Speedstar Records
3 2000 ラプンツェル (Rapunzel) Speedstar Records
4 2001 サングローズ (Sangurōzu) Speedstar Records
5 2006 ザンサイアン (Zancyan) Speedstar Records
6 2007 きらきら (Kirakira) Speedstar Records
7 2010 エメラルド (Emerald) Speedstar Records
8 2014 プランC (Plan C) Speedstar Records
9 2016 アダンバレエ (Adan Ballet) Colourful Records
10 2019 スターシャンク (Star Shank) Colourful Records
11 2021 クチナシ (Kuchinashi) Colourful Records
12 2022 プロム (Prom) Colourful Records
13 2024 ビアトリス (Beatrice) Victor
14 2026 ハナウムイ (Hanaumui) (dijadwalkan 23 September)[22] Fūchibā Records

Album mini

  • パ・ド・ブレ (Pas de Bourrée, 2014)

Album kompilasi

  • ベスト+裏ベスト+未発表曲集 (2001)
  • ザ・ベスト盤 (2011)
  • 20周年リクエストベスト+レアトラックス (2017)

Album langsung

  • Cocco 20周年記念 Special Live at 日本武道館 2days ~一の巻×二の巻~ (2017)

Singel utama

Tahun Judul Keterangan
1996 COCKO Karya independen dengan nama "Cocko"
1997 "カウントダウン" Singel debut label mayor
1997 "強く儚い者たち"
1998 "Raining"
1998 "雲路の果て"
1999 "樹海の糸"
1999 "ポロメリア"
2000 "水鏡"
2000 "けもの道"
2000 "星に願いを"
2001 "羽根〜lay down my arms〜"
2001 "焼け野が原"
2006 "音速パンチ" Singel solo pertama setelah hiatus
2006 "陽の照りながら雨の降る"
2007 "ジュゴンの見える丘" Awalnya dirilis terbatas di Okinawa
2009 "こっこさんの台所CD"
2010 "ニライカナイ"

Singel digital pilihan

  • "東京ドリーム" (2013)
  • "キラ星" (2013)
  • "ドロリーナ・ジルゼ" (2014)
  • "GOOD BYE" (2018)
  • "海辺に咲くばらのお話" (2019)
  • "願い叶えば" (2019)
  • "潮満ちぬ" (2021)
  • "お望み通り" (2022)
  • "クジラのステージ" (2023)
  • "ファンタジー" (2023)
  • "飛花落花" (2024)
  • "花" (2026)
  • "強く儚い者たち from okinawa" (2026)

Karya bersama

こっこちゃんとしげるくん
  • "SING A SONG ~NO MUSIC, NO LOVE LIFE~" (2004)
SINGER SONGER
  • "初花凛々" (2005)
  • ばらいろポップ (2005)
UTAHAI composed by HENTONA NAOKO
  • UTAHAI (2024) — Cocco berpartisipasi sebagai vokalis dalam tiga lagu serta berkontribusi pada sebagian komposisi dan lirik.[17]

Lagu untuk artis lain

Tahun Lagu Artis Kontribusi Cocco
2009 "群青の谷" alan Lirik dan komposisi
2011 "Honey" Chiharu Tamashiro Lirik
2018 "眩いばかり" Aimer Lirik dan komposisi
2018 "つめたい火傷" Hiromi Iwasaki Lirik dan komposisi
2020 "今とあの頃の僕ら" Kaya Kiyohara Lirik, komposisi, dan produksi

Filmografi

Film

Tahun Judul Peran Sutradara
2008 大丈夫であるように -Cocco 終らない旅- Diri sendiri; dokumenter Hirokazu Kore-eda
2011
(rilis Jepang 2012)
KOTOKO Kotoko; pemeran utama, musik, desain produksi Shinya Tsukamoto
2015 戦場ぬ止み Narator Chie Mikami
2016 A Bride for Rip Van Winkle Mashiro Satonaka Shunji Iwai
2016 人魚に会える日。 Pemeran Ryugo Nakamura

Televisi

  • テレメンタリー2007 “人魚の棲む海〜ジュゴンと生きる沖縄の人々〜” (2007) — narator
  • 琉神マブヤー2 (2010) — Kijimukon
  • 琉神マブヤー3 (2011) — Kijimukon

Teater

  • ジルゼの事情 (2014) — Yūko Jiruze, pemeran utama
  • OKINAWAお笑いミーティング (2017)
  • The Sleeping Beauty (2017) — Peri Lilac
  • Okinawa no Utahai — vokal dan tari

Bibliografi

Buku terkait

  • nanaco, 8.15 OKINAWA Cocco (2006, NHK Publishing, ISBN 978-4-14-081161-0) — buku foto yang mendokumentasikan konser Cocco di Okinawa pada 15 Agustus 2006.[23]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Cocco|プロフィール" (dalam bahasa Jepang). Victor Entertainment. Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Coccoのプロフィール". ORICON NEWS (dalam bahasa Jepang). 20 Oktober 2009. Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 "Cocco|カウントダウン" (dalam bahasa Jepang). Victor Entertainment. 21 Maret 1997. Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 "Coccoのアルバム売上TOP18作品". ORICON NEWS (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 "Coccoのプロフィール・作品情報". 音楽ナタリー (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 3 4 "Cocco、20年を振り返る(下) ファンやスタッフ 自分も愛せていた". 琉球新報 (dalam bahasa Jepang). 23 Juni 2017. Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. 1 2 3 4 5 6 7 8 "Cocco、20年を振り返る(上) 自分だけでなく、みんなで歩んできた". 琉球新報 (dalam bahasa Jepang). 16 Juni 2017. Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Cocco、5年ぶりのソロ・アルバムは3位!". ORICON NEWS (dalam bahasa Jepang). 27 Juni 2006. Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Cocco、初ドキュメンタリー映画DVD初回盤に新曲封入". ORICON NEWS (dalam bahasa Jepang). 1 Oktober 2009. Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "KOTOKO". Japanese Film Database (dalam bahasa Inggris). UNIJAPAN. Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Cocco|クチナシ" (dalam bahasa Jepang). Victor Entertainment. 17 Februari 2021. Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ "Cocco|プロム" (dalam bahasa Jepang). Victor Entertainment. 23 Maret 2022. Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ "Cocco、今後メディアでは顔出ししないと発表 ストレス・体力消耗を「少しでも減らしていかないと」". ORICON NEWS (dalam bahasa Jepang). 25 Februari 2022. Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ "Cocco|お望み通り" (dalam bahasa Jepang). Victor Entertainment. 30 November 2022. Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ "Cocco|ビアトリス" (dalam bahasa Jepang). Victor Entertainment. 14 Februari 2024. Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. 1 2 3 "What is "Okinawa Utahai"?". 沖縄のウタ拝 (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. 1 2 "本日10月23日発売。UTAHAI composed by HENTONA NAOKOアルバム『UTAHAI』全曲配信開始!". 沖縄のウタ拝 (dalam bahasa Jepang). 23 Oktober 2024. Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. 1 2 3 "MUSIC SHOWER Plus+ 2026年08月13日(木) 第4788回!" (dalam bahasa Jepang). RBC琉球放送. 13 Agustus 2026. Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. ↑ "出品目録と作品 第54回全陶展" (dalam bahasa Jepang). 全陶展. 2025. Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. ↑ "Coccoさんの彫刻作品、沖展で初入選 母の出身地・伊平屋の土で「島の魅力を存分に表現」". エキサイトニュース (dalam bahasa Jepang). 沖縄タイムス. 1 April 2026. Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  21. ↑ "[沖展2026 77th]「みんなの1点賞」決まる Coccoさんら6作品". エキサイトニュース (dalam bahasa Jepang). 沖縄タイムス. 3 April 2026. Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. 1 2 3 4 "Cocco、沖縄の歌を集めたニューアルバム『ハナウムイ』リリース 「強く儚い者たち」アレンジも". Real Sound (dalam bahasa Jepang). 8 Agustus 2026. Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. ↑ "8.15 OKINAWA Cocco" (dalam bahasa Jepang). NHK出版. 21 Desember 2006. Diakses tanggal 14 September 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan