Selasa, 22 September 2026
23:00 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Sanshin

Sanshin

250px-Sanshin_player.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemain sanshin

Sanshin adalah alat musik petik dari Okinawa.[1] Kata sanshin bermakna "bersenar tiga". Sanshin dijuluki sebagai "banjo Okinawa".[2]

Sanshin berkembang dari sanxian, alat musik Tionghoa yang diperkenalkan ke Okinawa, sekitar 600 tahun yang lalu.[1] Dari Okinawa, sanshin diperkenalkan ke pulau utama di Jepang, yang kemudian menjadi shamisen.[1]

Sanshin awalnya populer sebagai alat musik istana Kerajaan Ryukyu, kemudian menyebar ke kalangan rakyat biasa. Pada saat ini selain dimainkan dalam berbagai pertunjukkan musik tradisional rakyat Okinawa, warna musik sanshin juga dapat dicampurkan dalam berbagai genre musik modern.[3] Warna suara sanshin dianggap unik oleh musisi dari luar Okinawa sehingga banyak diantaranya yang tertarik untuk menciptakan kolaborasi atau belajar memetiknya.[2] Gitaris Amerika Bob Brozman dan musisi sanshin Takashi Hirayasu memadukan musik Okinawa dan barat dalam album Jin Jin/Firefly (2000).[4]

Kedudukan sanshin dalam budaya Okinawa

Artikel utama: Shimauta

Pada masa lalu Rakyat Okinawa akan memetik sanshin sebagai hiburan setelah selesai bekerja di ladang.[5] Bagi orang Okinawa yang memiliki tradisi musik yang berbeda dengan tradisi musik Jepang di pulau-pulau utama, sanshin memiliki kedudukan paling penting.[6] Kedudukan sanshin di Okinawa sebanding dengan kedudukan samurai di pulau utama Jepang.[6]

Fungsi sanshin bukan untuk permainan secara solo, ia lebih berperan sebagai penyampai kata-kata dibanding sebagai pemain melodi.[3] Ia juga lebih tepat sebagai pengiring lagu supaya kata-kata yang dinyanyikan dapat lebih dipertegas.[3] Sanshin dianggap sebagai alat musik penting yang dapat menyuarakan perasaan orang Okinawa.[2]

Setiap tanggal 4 Maret sejak tahun 1993 selalu diperingati sebagai Hari Sanshin di Okinawa.[6] Pada hari ini sejumlah besar musisi sanshin datang ke Gedung Yomitan Ootori untuk memeriahkan konser musik tradisional.[6] Acara ini disiarkan ke berbagai komunitas Okinawa di seluruh dunia.[6] Pada hari itu juga berbagai acara dan pertunjukkan kesenian diselenggarakan di seluruh pulau.[6]

Setelah Perang Dunia II berakhir, Okinawa merupakan basis pangkalan militer Amerika Serikat terbesar di Jepang.[7] Rakyat Okinawa sejak lama merasa tidak nyaman dengan keberadaan pasukan militer dalam jumlah besar di pulau mereka yang kecil.[7] Sanshin selain berperan penting dalam seni musik tradisional rakyat Okinawa, ia juga digunakan oleh para musisi lokal untuk berbagai hal, antara lain untuk menyampaikan pesan anti kekerasan dan penolakan terhadap pangkalan militer AS.[7]

Bagian-bagian

  • Leher (sou): terbuat dari satu potongan kayu utuh.[1] Leher ini adalah tempat ditariknya senar. Ia tidak memiliki fret. Pada bagian atas leher terdapat ten (kepala sanshin).
  • Badan (dou): genderang yang umumnya dilapisi kulit ular sanca[1] (pada masa lalu dibawa oleh pedagang Okinawa dari Asia Tenggara[2] ), pada masa kini sudah banyak yang menggunakan kulit buatan atau poliester. Dekorasi ini dinamakan "doumaki" atau "tiigaa".
  • Senar (chiru/jiru/gen): berjumlah tiga, terbuat dari nilon. Senar putih khas Okinawa, sedangkan senar kuning digunakan di Amami. Senar uujiru ("senar pria") - senar yang paling tebal, nakajiru ("senar tengah"), miijiru ("senar wanita"), yang paling tipis.[1]
  • Karakui - tombol tuning.
  • Uma - jembatan untuk senar, bisa terbuat dari kayu eboni, plastik atau bambu.
  • Itokake - benang kuat yang mengikat senar.
  • Bachi - pick yang terbuat dari tanduk kerbau atau keramik.

Turunan

  • Kankara sanshin, sanshin yang diciptakan dengan badan dari kaleng bekas setelah Perang Pasifik

Penamaan nada

Nada-nada Sanshin tertulis dalam kanji.

  • Pada senar atas

合 = "ai", 乙 = "otsu", 老 = "rou"[8]

  • Senar tengah

四 = "shi", 上 = "jou", 中 = "chuu", 尺 = "shaku"[8]

  • Senar bawah

工 = "kou", 五 = "go", 六 = "roku", 七 = "shichi"[8]

Musisi sanshin terkenal

Pranala luar

Referensi

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Sanshin.
  1. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) What is The Sanshin Diarsipkan 2016-08-21 di Wayback Machine., asovivasanshin. 29-04-2016
  2. 1 2 3 4 (Inggris) Sanshin is great communicator when in Okinawa, japanupdate. 29-04-2016
  3. 1 2 3 (Inggris) 3 Strings And A Snakeskin: Okinawa's Native Instrument, npr.org. 29-04-2016
  4. (Inggris) Jin Jin/Firefly Takashi Hirayasu & Bob Brozman, worldmusic. 30-04-2016
  5. (Inggris) The Soul of Okinawan Music[pranala nonaktif permanen], powerofokinawa. 30-04-2016
  6. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) All of Okinawa joins music on Sanshin Day, japanupdate. 30-04-2016
  7. 1 2 3 (Inggris) Okinawa's musicians provide a focus for Japanese protest against US bases, theguardian. 30-04-2016
  8. 1 2 3 (Inggris) Sanshin basics, sanshinshop. 29-04-2016
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan