Minggu, 08 November 2026
16:51 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Sanshin

Sanshin

Bagikan:
250px-Sanshin_player.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemain sanshin

Sanshin adalah alat musik petik dari Okinawa.[1] Kata sanshin bermakna "bersenar tiga". Sanshin dijuluki sebagai "banjo Okinawa".[2]

Sanshin berkembang dari sanxian, alat musik Tionghoa yang diperkenalkan ke Okinawa, sekitar 600 tahun yang lalu.[1] Dari Okinawa, sanshin diperkenalkan ke pulau utama di Jepang, yang kemudian menjadi shamisen.[1]

Sanshin awalnya populer sebagai alat musik istana Kerajaan Ryukyu, kemudian menyebar ke kalangan rakyat biasa. Pada saat ini selain dimainkan dalam berbagai pertunjukkan musik tradisional rakyat Okinawa, warna musik sanshin juga dapat dicampurkan dalam berbagai genre musik modern.[3] Warna suara sanshin dianggap unik oleh musisi dari luar Okinawa sehingga banyak diantaranya yang tertarik untuk menciptakan kolaborasi atau belajar memetiknya.[2] Gitaris Amerika Bob Brozman dan musisi sanshin Takashi Hirayasu memadukan musik Okinawa dan barat dalam album Jin Jin/Firefly (2000).[4]

Kedudukan sanshin dalam budaya Okinawa

Artikel utama: Shimauta

Pada masa lalu Rakyat Okinawa akan memetik sanshin sebagai hiburan setelah selesai bekerja di ladang.[5] Bagi orang Okinawa yang memiliki tradisi musik yang berbeda dengan tradisi musik Jepang di pulau-pulau utama, sanshin memiliki kedudukan paling penting.[6] Kedudukan sanshin di Okinawa sebanding dengan kedudukan samurai di pulau utama Jepang.[6]

Fungsi sanshin bukan untuk permainan secara solo, ia lebih berperan sebagai penyampai kata-kata dibanding sebagai pemain melodi.[3] Ia juga lebih tepat sebagai pengiring lagu supaya kata-kata yang dinyanyikan dapat lebih dipertegas.[3] Sanshin dianggap sebagai alat musik penting yang dapat menyuarakan perasaan orang Okinawa.[2]

Setiap tanggal 4 Maret sejak tahun 1993 selalu diperingati sebagai Hari Sanshin di Okinawa.[6] Pada hari ini sejumlah besar musisi sanshin datang ke Gedung Yomitan Ootori untuk memeriahkan konser musik tradisional.[6] Acara ini disiarkan ke berbagai komunitas Okinawa di seluruh dunia.[6] Pada hari itu juga berbagai acara dan pertunjukkan kesenian diselenggarakan di seluruh pulau.[6]

Setelah Perang Dunia II berakhir, Okinawa merupakan basis pangkalan militer Amerika Serikat terbesar di Jepang.[7] Rakyat Okinawa sejak lama merasa tidak nyaman dengan keberadaan pasukan militer dalam jumlah besar di pulau mereka yang kecil.[7] Sanshin selain berperan penting dalam seni musik tradisional rakyat Okinawa, ia juga digunakan oleh para musisi lokal untuk berbagai hal, antara lain untuk menyampaikan pesan anti kekerasan dan penolakan terhadap pangkalan militer AS.[7]

Bagian-bagian

  • Leher (sou): terbuat dari satu potongan kayu utuh.[1] Leher ini adalah tempat ditariknya senar. Ia tidak memiliki fret. Pada bagian atas leher terdapat ten (kepala sanshin).
  • Badan (dou): genderang yang umumnya dilapisi kulit ular sanca[1] (pada masa lalu dibawa oleh pedagang Okinawa dari Asia Tenggara[2] ), pada masa kini sudah banyak yang menggunakan kulit buatan atau poliester. Dekorasi ini dinamakan "doumaki" atau "tiigaa".
  • Senar (chiru/jiru/gen): berjumlah tiga, terbuat dari nilon. Senar putih khas Okinawa, sedangkan senar kuning digunakan di Amami. Senar uujiru ("senar pria") - senar yang paling tebal, nakajiru ("senar tengah"), miijiru ("senar wanita"), yang paling tipis.[1]
  • Karakui - tombol tuning.
  • Uma - jembatan untuk senar, bisa terbuat dari kayu eboni, plastik atau bambu.
  • Itokake - benang kuat yang mengikat senar.
  • Bachi - pick yang terbuat dari tanduk kerbau atau keramik.

Turunan

  • Kankara sanshin, sanshin yang diciptakan dengan badan dari kaleng bekas setelah Perang Pasifik

Penamaan nada

Nada-nada Sanshin tertulis dalam kanji.

  • Pada senar atas

合 = "ai", 乙 = "otsu", 老 = "rou"[8]

  • Senar tengah

四 = "shi", 上 = "jou", 中 = "chuu", 尺 = "shaku"[8]

  • Senar bawah

工 = "kou", 五 = "go", 六 = "roku", 七 = "shichi"[8]

Musisi sanshin terkenal

Pranala luar

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Sanshin.
  1. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) What is The Sanshin Diarsipkan 2016-08-21 di Wayback Machine, asovivasanshin. 29-04-2016
  2. 1 2 3 4 (Inggris) Sanshin is great communicator when in Okinawa, japanupdate. 29-04-2016
  3. 1 2 3 (Inggris) 3 Strings And A Snakeskin: Okinawa's Native Instrument, npr.org. 29-04-2016
  4. ↑ (Inggris) Jin Jin/Firefly Takashi Hirayasu & Bob Brozman, worldmusic. 30-04-2016
  5. ↑ (Inggris) The Soul of Okinawan Music[pranala nonaktif permanen], powerofokinawa. 30-04-2016
  6. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) All of Okinawa joins music on Sanshin Day, japanupdate. 30-04-2016
  7. 1 2 3 (Inggris) Okinawa's musicians provide a focus for Japanese protest against US bases, theguardian. 30-04-2016
  8. 1 2 3 (Inggris) Sanshin basics, sanshinshop. 29-04-2016
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan