Senin, 05 Oktober 2026
16:06 WIB
TERKINI
Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan

Cecak-batu aceh

spesies reptil

Bagikan:
Cecak-batu aceh
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
C. aceh
Nama binomial
Cnemaspis aceh
Iskandar, McGuire & Amarasinghe, 2017[2]: 143–5 
Artikel takson sembarang

Cecak-batu aceh (Cnemaspis aceh) adalah sejenis cecak batu yang menyebar terbatas (endemik) di wilayah Aceh, Pulau Sumatra, Indonesia.[3] Status konservasinya dalam Daftar Merah IUCN dianggap masih cukup aman (LC, Least Concern).[1]

Etimologi

Nama spesiesnya (aceh) diambil dari nama daerah tempat jenis ini ditemukan, yakni Aceh di ujung utara Pulau Sumatra.[2]: 145 

Spesimen tipe

Holotipe adalah hewan betina dengan panjang tubuh SVL (snout-vent length) 30,7 mm; dikoleksi dari wilayah Aceh Jaya, Aceh, dan disimpan di Museum Zoologi Bogor dengan nomor MZB 12998.[2]: 143 


Catatan kaki

  1. 1 2 Kamsi, M., D. Iskandar & A. Amarasinghe (2021). Cnemaspis aceh. The IUCN Red List of Threatened Species 2021: e.T115604710A115604712. https://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2021-3.RLTS.T115604710A115604712.en. Diakses pada 26 Februari 2024.
  2. 1 2 3 Iskandar, D.T., J.A. McGuire & A.A.Thasun Amarasinghe. (2017) "Description of five new day geckos of Cnemaspis kandiana group (Sauria: Gekkonidae) from Sumatra and Mentawai Archipelago, Indonesia". Journal of Herpetology, 51(1): 142–153. DOI: https://dx.doi.org/10.1670/15-047 (salinan di laman ResearchGate, pada 26 Februari 2024)
  3. ↑ "Cnemaspis aceh". The Reptile Database. Diakses tanggal 26 Februari 2024.


Ikon rintisan

Artikel bertopik reptil ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan