Kamis, 08 Oktober 2026
03:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Cecak-batu aceh

spesies reptil

Bagikan:
Cecak-batu aceh
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
C. aceh
Nama binomial
Cnemaspis aceh
Iskandar, McGuire & Amarasinghe, 2017[2]: 143–5 
Artikel takson sembarang

Cecak-batu aceh (Cnemaspis aceh) adalah sejenis cecak batu yang menyebar terbatas (endemik) di wilayah Aceh, Pulau Sumatra, Indonesia.[3] Status konservasinya dalam Daftar Merah IUCN dianggap masih cukup aman (LC, Least Concern).[1]

Etimologi

Nama spesiesnya (aceh) diambil dari nama daerah tempat jenis ini ditemukan, yakni Aceh di ujung utara Pulau Sumatra.[2]: 145 

Spesimen tipe

Holotipe adalah hewan betina dengan panjang tubuh SVL (snout-vent length) 30,7 mm; dikoleksi dari wilayah Aceh Jaya, Aceh, dan disimpan di Museum Zoologi Bogor dengan nomor MZB 12998.[2]: 143 


Catatan kaki

  1. 1 2 Kamsi, M., D. Iskandar & A. Amarasinghe (2021). Cnemaspis aceh. The IUCN Red List of Threatened Species 2021: e.T115604710A115604712. https://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2021-3.RLTS.T115604710A115604712.en. Diakses pada 26 Februari 2024.
  2. 1 2 3 Iskandar, D.T., J.A. McGuire & A.A.Thasun Amarasinghe. (2017) "Description of five new day geckos of Cnemaspis kandiana group (Sauria: Gekkonidae) from Sumatra and Mentawai Archipelago, Indonesia". Journal of Herpetology, 51(1): 142–153. DOI: https://dx.doi.org/10.1670/15-047 (salinan di laman ResearchGate, pada 26 Februari 2024)
  3. ↑ "Cnemaspis aceh". The Reptile Database. Diakses tanggal 26 Februari 2024.


Ikon rintisan

Artikel bertopik reptil ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan