Rabu, 30 September 2026
15:53 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu

CinemaScope

Bagikan:

CinemaScope adalah serangkaian lensa anamorfik yang digunakan, dari 1953 sampai 1967, untuk pengambilan gambar film-film layar lebar. Pembuatannya pada 1953 oleh Spyros P. Skouras,[1] presiden 20th Century Fox, menandai permulaan format anamorfik modern dalam fotografi prinsipal maupun proyeksi film.

Awal muasal

250px-Cinemascope_4_perf_35_mm_film.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah bingkai film kamera CinemaScope berukuran 35 mm.

Penemu Prancis Henri Chrétien mengembangkan dan mempatenkan pemprosesan film baru yang ia sebutan Anamorphoscope pada 1926. Ini adalah proses yang kemudian membentuk dasar bagi CinemaScope. Pemprosesan Chrétien berbasis pada lensa-lensa yang membuat sebuah trik optik yang memproduksi sebuah citra dua kali lebih besar dari yang diproduksi dengan lensa konvensional; ini dilakukan menggunakan sebuah sistem optik yang disebut Hypergonar, yang merupakan proses pengkompresan (selama waktu pengambilan gambar) dan dilating (pada waktu proyeksi) citra tersebut secara lateral.[2] Ia berupaya untuk meminatkan industri perfilman terhadap penemuannya, tetapi pada masa itu, industri tersebut belum terlalu menyorotinya.

Referensi

  1. ↑ "CinemaScope: Selected Documents from the Spyros P. Skouras Archive | ILIAS CHRISSOCHOIDIS". Academia.edu. 1970-01-01. Diakses tanggal 2016-09-01.
  2. ↑ Peter Gray - Director of Photography. "History of CinemaScope". Web.archive.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2006-04-10. Diakses tanggal 2016-09-01.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan