Senin, 19 Oktober 2026
11:56 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis
Choudhry Rahmat Ali

Choudhry Rahmat Ali

Bagikan:
Chaudhry Rahmat Ali Gujjar
Chaudhry Rahmat Ali Gujjar
Chaudhary_Rahmat_Ali.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Nama dan Gelar
Nama
NamaChaudhry Rahmat Ali Gujjar
Nama lainnya
Naqash-e-Pakistan, Pembuat kata "Pakistan"
Kelahirannya
Tanggal lahir (M)16
Bulan lahir (M)November
Tahun lahir (M)1895
Tempat lahirBalachaur
Negara lahir
(penguasa wilayah)
Balachaur, Distrik Hoshiarpur Punjab, India Britania
Agama: Islam (Muslim)
Kewafatan
Tempat wafatCambridge
Tanggal wafat (M)3
Bulan wafat (M)Februari
Tahun wafat (H)?
Tahun wafat (M)1951
Umur wafat (H) ±?
Umur wafat (M) ±56
Panduan Infobox

Chaudhry Rehmat Ali (Dalam bahasa Punjabi dan bahasa Urdu:چودھری رحمت علی) (16 November 1895 – 3 Februari 1951) adalah seorang nasionalis Muslim Punjabi Pakistan[1][2][3] yang menjadi salah satu proponen terawal dari pembentukan negara Pakistan. Ia dikenal akrena membuat nama "Pakistan" untuk sebuah tanah air Muslim terpisah dari Asia Selatan dan umumnya dikenal sebagai pendiri dari gerakan tersebut untuk pembuatannya. Ia paling dikenal sebagai pengarang pamflet 1933 terkenal berjudul "Sekarang atau Tidak Sama Sekali; Apakah Kita Hidup atau Binasa Selamanya", yang juga dikenal sebagai Deklarasi Pakistan.

Referensi

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan