Jumat, 16 Oktober 2026
04:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M

Deklarasi Pakistan

Bagikan:
Deklarasi Pakistan
PengarangChaudhry Rehmat Ali
Judul asliSekarang atau Tidak Sama Sekali; Apakah Kita Hidup atau Binasa Selamanya?
NegaraInggris
BahasaInggris
Tanggal terbit
28 Januari 1933

Deklarasi Pakistan (berjudul Sekarang atau Tidak Sama Sekali; Apakah Kita Hidup atau Binasa Selamanya?) adalah sebuah pamflet yang ditulis dan diterbitkan oleh Choudhary Rahmat Ali,[1][2][3][4][5][6][7][8] pada 28 Januari 1933, di mana kata Pakstan (tanpa huruf "i") digunakan untuk pertama kalinya dan dipersembahkan dalam Konferensi Meja Bundar pada 1933.[9]

Referensi

  1. ↑ Pakistan, the enigma of political development, by Lawrence Ziring, p. 67
  2. ↑ Iqbal, an illustrated biography Khurram Ali Shafique, p.131
  3. ↑ India-Pakistan in war & peace, Jyotindra Nath Dixit p.10
  4. ↑ The Great Divide: Muslim Separatism and Partition By S.C. Bhatt, p.70
  5. ↑ Historiography of India's Partition: An Analysis of Imperialist Writings By Viśva Mohana Pāndeya p.15
  6. ↑ Governments and politics of South Asia J. C. Johari, p.208
  7. ↑ Creating New States: Theory and Practice of Secession By Aleksandar Pavković, Peter Radan p.103
  8. ↑ A history of Pakistan: past and present Muḥammad ʻAbdulʻaziz, p. 162
  9. ↑ Rahmat Ali: A Biography, by K.K. AZIZ, Vanguard,Lahore, 1987. P.89

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan