Kamis, 01 Oktober 2026
20:14 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti
Chi Tu

Chi Tu

Bagikan:
250px-ChiTu005.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta rute Transpeninsula

Chih Tu (Hanzi: 赤土国; Melayu: Tanah Merah; Sanskerta: Raktamaritika) adalah sebuah kerajaan kuno yang disebutkan dalam sejarah Tiongkok. Dinasti Sui (581-618) menggambarkan sejarah kerajaan maju disebut Chih Tu dan kerajaan tersebut merupakan kerajaan yang merdeka dari taklukan Funan. Lokasi Chih Tu pada awalnya hanya di Kelantan, selanjutnya melakukan ekspansi ke Langkasuka atau Siam selatan, Gangganegara atau Perak dan sebagian Selangor, Koli atau Pahang, dan Thanathana atau Terengganu. Bukti terbaik untuk mendukung teori Kelantan adalah ketika para utusan meninggalkan Chih Tu, berlayar menempuh waktu 10 hari untuk mencapai Champa, ini menunjukkan kerajaan itu terletak di 'tanah merah' di suatu tempat di sekitar sungai utama Kelantan. Kerajaan ini selanjutnya menjadi kekuasaan sampaguita atau Palembang.

Referensi

  • The ENCYCLOPEDIA of Malaysia: early history, Volume 4 / edited by Nik Hassan Shuhaimi Nik Abdul Rahman (ISBN 981-3018-42-9)

Pranala luar


40px-Flag_map_of_Malaysia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Malaysia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan