Minggu, 11 Oktober 2026
05:44 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Chen Di

Bagikan:

Chen Di (Hanzi:陳第; Pinyin:Chén Dì) (1541 – 1617), nama kehormatan: Jili (季立), merupakan seorang filolog, ahli strategi, dan pelancong Dinasti Ming. Ia berasal dari Fujian, Tiongkok, dan berpengalaman baik dalam pena dan pedang. Sebagai seorang ahli strategi, ia melayani di bawah Qi Jiguang dan yang lainnya selama bertahun-tahun sebelum pensiun untuk menyibukkan dirinya dengan studi dan perjalanan. Ia menulis catatan ekspedisi ke Taiwan dalam Dōng Fān Jì (東番記) tahun 1603, yang memberikan salah satu deskripsi pertama tentang pulau dan penduduk asli.[1][2]

Referensi

  1. ↑ Thompson, Lawrence G. (1964). "The earliest eyewitness accounts of the Formosan aborigines". Monumenta Serica. 23: 163–204. JSTOR 40726116.
  2. ↑ Shepherd, John R. (1993). Statecraft and Political Economy on the Taiwan Frontier 1600–1800. Stanford, CA: Stanford University Press. hlm. 37. ISBN 978-0-8047-2066-3.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan