Senin, 28 September 2026
22:27 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Chen Di

Chen Di (Hanzi:陳第; Pinyin:Chén Dì) (1541 – 1617), nama kehormatan: Jili (季立), merupakan seorang filolog, ahli strategi, dan pelancong Dinasti Ming. Ia berasal dari Fujian, Tiongkok, dan berpengalaman baik dalam pena dan pedang. Sebagai seorang ahli strategi, ia melayani di bawah Qi Jiguang dan yang lainnya selama bertahun-tahun sebelum pensiun untuk menyibukkan dirinya dengan studi dan perjalanan. Ia menulis catatan ekspedisi ke Taiwan dalam Dōng Fān Jì (東番記) tahun 1603, yang memberikan salah satu deskripsi pertama tentang pulau dan penduduk asli.[1][2]

Referensi

  1. ↑ Thompson, Lawrence G. (1964). "The earliest eyewitness accounts of the Formosan aborigines". Monumenta Serica. 23: 163–204. JSTOR 40726116.
  2. ↑ Shepherd, John R. (1993). Statecraft and Political Economy on the Taiwan Frontier 1600–1800. Stanford, CA: Stanford University Press. hlm. 37. ISBN 978-0-8047-2066-3.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan