Senin, 02 November 2026
00:35 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Chasan Sochib

wirausahawan dan politikus senior Indonesia

Bagikan:
Tubagus Chasan Sochib
Informasi pribadi
LahirKasan
1930 (1930)
Meninggal30 Juni 2011 (umur 81)
Partai politikGolongan Karya
Suami/istri
  • Wasiah Samsudin
    ​
    ​
    (m. 1960;c. 1991)​
  • Chaeriyah
    ​
    ​
    (m. 1968;c. 2002)​
  • Ratu Rapiah Suhaemi
    ​
    ​
    (m. 1969⁠–⁠2011)​
  • Imas Masnawiyah
    ​
    ​
    (m. 1969;meninggal 1986)​
  • ​
    (m. 1988⁠–⁠2011)​
  • Ratna Komalasari
    ​
    ​
    (m. 1991⁠–⁠2011)​
Hubungan
Anak
Dari Wasiah Samsudin
Dari Ratu Rapiah Suhaemi
Dari Chaeriyah
    • Ratu Heni Chendrayani
    • Ratu Wawat Cherawati
    • Tubagus Hafid Habibullah (Alm.)
    • Tubagus Ari Chaerudin
    • Ratu Hera Herawati
Dari Imas Masnawiyah
    • Ratu Ipah Chudaefah
    • Ratu Yayat Nurhayati
    • Tubagus Aan Andriawan
Dari Heryani
    • Tubagus Erhan Hazrumi
    • Ratu Rianti
    • Tubagus Bambang Saepullah
    • Tubagus Febriana Fahmi
Dari Ratna Komalasari
    • Tubagus Bambang Haeruman
    • Ratu Aeliya Nurchayati
    • Tubagus Taufik Hidayat
Orang tua
  • Tubagus Sochib (ayah)
  • Ratu Rofiah (ibu)
PekerjaanPengusaha
Politikus

H. Tubagus Chasan Sochib (1930 – 30 Juni 2011) atau akrab disapa dengan Haji Hasan adalah seorang wirausahawan asal Indonesia yang menjadi politisi Golongan Karya.[1] Pada 1945, ia tergabung dalam Laskar Fisabilillah Banten untuk melakukan perlawanan terhadap agresi militer Belanda.[2] Gelar "Tubagus" melekat pada namanya meski tidak berdarah bangsawan.

Kehidupan pribadi

Terlahir dengan nama Kasan di sebuah desa bernama Kadubeureum pada 1930. Dia dibesarkan oleh keluarga pedagang beras di daerah Pabuaran. Di masa kecilnya, ia disekolahkan di Sekolah Rakyat, kemudian dilanjutkan pendidikannya di pondok pesantren. Namun, Kasan tidak menyelesaikan pendidikannya di kedua tempat tersebut. Seringkali penyematan gelar "Tubagus" mengiringi namanya. Meski demikian, secara silsilah dirinya tidak terdapat darah kebangsawanan.[3]

Ia meninggal dunia di Rumah Sakit Sari Asih, Serang pada 30 Juni 2011 dan dimakamkan di Ciomas, Serang.[4]

Referensi

  1. ↑ "Prof. DR. H. Tb. Chasan Sochib, Sang Jawara Banten". 9 Oktober 2013. Diakses tanggal 18 Juni 2022.
  2. ↑ RH, Priyambodo, ed. (30 Juni 2011). "Pemakaman Chasan Sochib Secara Militer". ANTARA News. Diakses tanggal 18 Juni 2022.
  3. ↑ Tri Kurniawan, Akbar (22 Oktober 2013). Kurniawan, Akbar Tri (ed.). "Misteri Gelar Ratu Atut Terpecahkan". Tempo.co. Jakarta. Diakses tanggal 13 Juni 2022.
  4. ↑ "Dinasti Rau Kehilangan Chasan Sochib". Republika.co.id. Serang. 30 Juni 2011. Diakses tanggal 18 Juni 2022.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan