Sabtu, 07 November 2026
02:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Tubagus

Tubagus

gelar kebangsawanan Banten

Bagikan:
artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Alasannya ialah: banyak kata-kata redundan. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Januari 2026) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Artikel ini menggunakan banyak istilah asing yang perlu dihapus atau diganti dengan padanan kata dalam bahasa Indonesia.
250px-Tubagus_Alipan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tubagus Alipan (1902 - 1977), seorang laki-laki dari Banten. Ia merupakan salah satu tokoh sejarah dari Banten.

Ratubagus atau dengan kata lain lebih dikenal adalah Tubagus (Pegon: توبݢوس) merupakan gelar kebangsawanan yang berasal dari Banten.[1] Gelar ini diasimilasikan dari gelar Sayyid atau Syarif bagi keturunan Nabi Muhammad, terlebih kepada laki-laki yang memiliki darah keturunan bangsawan dari Kesultanan Banten. Gelar Tubagus diberikan kepada mereka yang mempunyai nasab yang tersambung ke nabi Nabi Muhammad, melalui jalur kesultanan Banten Sultan Maulana Hasanuddin. Gelar ini awalnya adalah Pangeran Ratu tetapi setelah Sultan Ageng Tirtayasa membagi kewenangan Kesultanan Banten pada dua putranya yaitu Sultan Haji dan Pangeran Purbaya maka gelar ini berubah menjadi Tubagus yang artinya Ratu Bagus. Gelar ini sekaligus membedakan gelar lain yang disandang oleh keturunan bukan putra mahkota yaitu Pangeran Adipati. Ketika keturunan Pangeran Purbaya mendirikan keadipatian di Jawa Timur, maka gelar Pangeran Ratu menjadi Ratu Bagus. Sementara Pangeran Adipati menjadi Adipati Mas (Maulana Syarif). Di Pemakaman Boto Putih, pembagian ini sekaligus membedakan dua klaster utama yaitu klaster Kasepuhan dan klaster Kanoman.

Gelar Tubagus diwariskan oleh Kesultanan Banten kepada para keturunannya dan tetap dipertahankan secara turun temurun, sehingga ini menjadi tradisi di Banten. Bagi kaum perempuan disematkan gelar Ratuayu atau umumnya dikenal sebagai Ratu. Gelar tersebut diberikan kepada Sayyidah atau Syarifah dari Kesultanan Banten.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Septian, Anton, ed. (2013-10-22). "Asal-usul Gelar Ratu dan Tubagus". Tempo.co. Jakarta. Diakses tanggal 2023-05-02.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
120px-Flag_map_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan