Minggu, 11 Oktober 2026
16:03 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka

Chairun Nisa

politisi Indonesia

Bagikan:

Chairun Nisa (lahir 27 Desember 1958) merupakan seorang politikus Indonesia dan anggota DPR RI mewakili Kalimantan Tengah.[1]

Profil

Chairun Nisa merupakan politikus wanita dari Fraksi Golkar yang telah menduduki kursi di DPR RI sejak tahun 1997. Kini ia menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI. Sebelum menjadi politikus, ia berprofesi sebagai pengajar di salah satu universitas di Palangkaraya. Namun, setelah dikeluarkannya peraturan yang melarang Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk berpolitik, ibu satu anak ini akhirnya melepaskan kariernya di bidang akademik dan berkiprah di dunia politik sampai detik ini.

Kendati ia mengajar di Pulau Kalimantan karena mengikuti suaminya yang merupakan penduduk Palangkaraya, ia menyelesaikan semua studinya di Yogyakarta dan Jakarta. Semasa kuliah, ia sangat aktif dalam keorganisasian. Ia membulatkan tekad untuk bergabung dengan Golkar ketika lulus kuliah dan hal itu benar-benar ia realisasikan. Menurutnya, ada satu hal yang membuat partai berlambang beringin itu berbeda dengan partai lain yaitu karena pluralisme yang dianut penghargaan terhadap kemajemukan sehingga jauh dari kesan eksklusif.

Mantan dosen Universitas Palangkaraya ini maju ke pemilu legislatif lewat dapil Kalimantan Tengah. Ia memenangkan kursi di DPR dengan memperoleh 34,7% suara yang setara dengan 40.017. Di DPR, Nisa mengaku memfokuskan pikiran dan langkahnya dalam isu-isu pendidikan dan agama. Ia ingin menyetarakan posisi sekolah umum dan madrasah juga universitas umum dan agama yang saat ini dinilai masih tidak seimbang bahkan menjurus ke arah diskriminasi baik dari segi anggaran maupun fasilitas.

Wakil Ketua DPD Al Hidayah Tingkat I Kalteng tahun 1985-1995 ini sekarang ditunjuk Fraksinya untuk menjadi salah satu pimpinan di Komisi VIII. Walaupun bukan lagi di Komisi X yang membidangi pendidikan, tetapi niatnya tetap ingin mencerdaskan masyarakat Kalteng. Ia memperjuangkan pendidikan karena Kementerian Agama Indonesia membawahi masalah pendidikan terutama untuk sekolah Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah dan Perguruan Tinggi agama. Selain masalah pendidikan dan agama, Nisa juga peduli dengan isu gender yang merebak di masyarakat.

Referensi

  1. ↑ Rakyat, Indonesia Dewan Perwakilan (2004). Profil dan program anggota DPR-RI, 2004-2009. Media Center, Komisi Pemilihan Umum.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan