Sabtu, 17 Oktober 2026
22:14 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Chairul Harun

Bagikan:
Chairul Harun
Lahir(1940-08-17)17 Agustus 1940
Meninggal19 Februari 1998(1998-02-19) (umur 57)
PekerjaanWartawan, sastrawan, budayawan, filsuf

Chairul Harun (17 Agustus 1940 – 19 Februari 1998) adalah seorang sastrawan, budayawan, dan wartawan Indonesia yang pernah menjadi Pemimpin Redaksi Harian Umum Haluan yang terbit di Padang pada tahun 1969–1970.[1]

Pada tahun 1979, novelnya yang berjudul "Warisan" mendapat hadiah Yayasan Buku Utama dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.[2] Ia juga pernah memimpin Badan Koordinasi Kegiatan Kesenian Indonesia (BKKNI) Sumatera Barat pada tahun 1977.

Sastrawan, budayawan, wartawan serta filsuf dan pemikir kelahiran Kayutanam, Padang Pariaman pada tanggal 17 Agustus 1950 itu meninggal dunia pada tanggal 19 Februari 1998.[3]

Karier

  • Pegawai Jawatan Transmigrasi di Palu, Sulawesi Tengah (1961–1963)
  • Wartawan Harian Aman Makmur di Pekanbaru (1963–1965)
  • Wartawan Harian Angkatan Bersenjata di Padang (1967–1968)
  • Pemimpin Redaksi Harian Umum Haluan (1969–1970)
  • Koresponden Majalah Berita Mingguan Tempo untuk Sumatera Barat

Kegiatan lain

Karya

  • Matajo (1974)
  • Monumen Safari (1966)
  • Warisan (1976)
  • Sang Gubernur (1977)
  • Cindua Mato (1977)
  • Sutan Pangaduan (1977)
  • Beberapa Cerita Bersambung, antara lain "Ganda Hilang" (1981)
  • Makalah Sastra sebagai Human Control yang dibukukan dalam "Duapuluh Sastrawan Bicara" (1984)
  • Beberapa Cerita Anak, di antaranya "Bantajo", "Basoka", dan "60 Jam yang Gawat"

Pranala luar

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan