Sabtu, 10 Oktober 2026
00:10 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Ceratogaulus

Ceratogaulus

Bagikan:
Ceratogaulus
Rentang waktu: Late Miocene to Early Pliocene, 16.3–5.3 jtyl
250px-Ceratogaulus_hatcheri_NMNH.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerangka Ceratogaulus hatcheri, Museum of Natural History, Washington D.C.
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Rodentia
Famili: †Mylagaulidae
Genus: †Ceratogaulus
Matthew, 1902
Spesies
  • C. anecdotus Korth, 2000
  • C. cornutasagma Calede & Samuels, 2020[1]
  • C. hatcheri Gidley, 1907
  • C. minor Hibbard & Phillis, 1945
  • C. rhinocerus Matthew, 1902
Sinonim

Epigaulus

Artikel takson sembarang

Ceratogaulus adalah sebuah genus hewan pengerat punah, yang merupakan bagian dari famili hewan pengerat fosorial Mylagaulidae. Genus ini menjadi salah satu dari dua genus hewan pengerat yang memiliki tanduk (bersamaan dengan Mylagaulus di famili yang sama, Mylagaulidae), sekaligus mamalia bertanduk terkecil yang pernah diketahui.[2][3][4] Ceratogaulus hidup di Amerika Utara dari kala Miosen akhir[3][5] hingga Pliosen awal, 16,3 hingga 5,3 juta tahun lalu.[6] Genus ini terkadang dijuluki sebagai "gopher bertanduk",[3] meski berkerabat jauh dengan gopher sejati.

Deskripsi

250px-Nsthornedgopher-hlmwh-rbh13.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rekonstruksi sepasang C. hatcheri.

Ceratogaulus memiliki sepasang tanduk yang besar (dibandingkan dengan ukuran tubuhnya), yang mana keduanya berasal dari tulang nasalnya. Myagaulidae adalah jenis ammalia bertanduk terkecil sekaligus satu-satunya hewan pengerat yang diketahui memiliki tanduk (kecuali dari genus berkerabat Mylagaulus, yang mencakup satu spesies bertanduk, M. cornusaulax ).[3][4] Mereka juga menjadi salah satu dari dua mamalia fosorial bertanduk yang pernah diketahui, bersamaan dengan Peltephilus, sebuah genus armadilo punah.[3] Genus ini berasal dari wilayah yang kini merupakan Dataran Besar Amerika Utara, sebagian besar di Nebraska.[7]

Peran dari tanduk Ceratogaulus masih diperdebatkan. Beberapa tujuan telah dihipotesiskan, termasuk penggunaan untuk menggali, peragaan kawin atau kompetisi, dan perlindungan diri dari pemangsa. Tanduk ini tidak mewakili ciri dimorfisme seksual dan beragam analisis mendukung tujuan perlindungan.[2][3]

Selain tanduknya, hewan ini tampak paling mirip dengan marmot modern. Panjang mereka sekitar 30 sentimeter (0,98 ft), dan memiliki kaki depan mirip dayung dengan cakar kuat yang beradaptasi untuk menggali. Mereka juga memiliki mata yang kecil, dan barangkali berpenglihatan buruk, seperti tikus mondok modern. Ciri-ciri tersebut, ditambah beberapa analisis formal morfologi mereka,[8] menunjukkan bahwa mereka barangkali merupakan sejenis hewan penggali.[5]

Referensi

  1. ↑ Calede, Jonathan J. M.; Samuels, Joshua X. (2020). "A new species of Ceratogaulus from Nebraska and the evolution of nasal horns in Mylagaulidae (Mammalia, Rodentia, Aplodontioidea)". Journal of Systematic Palaeontology. 18 (17): 1395–1414. Bibcode:2020JSPal..18.1395C. doi:10.1080/14772019.2020.1765889. S2CID 219902187.
  2. 1 2 Calede, Jonathan J. M.; Samuels, Joshua X. (2020-09-01). "A new species of Ceratogaulus from Nebraska and the evolution of nasal horns in Mylagaulidae (Mammalia, Rodentia, Aplodontioidea)". Journal of Systematic Palaeontology. 18 (17): 1395–1414. Bibcode:2020JSPal..18.1395C. doi:10.1080/14772019.2020.1765889. ISSN 1477-2019.
  3. 1 2 3 4 5 6 Hopkins, Samantha S.B. (2005). "The evolution of fossoriality and the adaptive role of horns in the Mylagaulidae (Mammalia: Rodentia)". Proceedings of the Royal Society B. 272 (1573): 1705–1713. doi:10.1098/rspb.2005.3171. PMC 1559849. PMID 16087426.
  4. 1 2 Czaplewski, Nicholas J. (2012-01-01). "A Mylagaulus (Mammalia, Rodentia) with nasal horns from the Miocene (Clarendonian) of western Oklahoma". Journal of Vertebrate Paleontology. 32 (1): 139–150. doi:10.1080/02724634.2012.620677. ISSN 0272-4634.
  5. 1 2 Palmer, D., ed. (1999). The Marshall Illustrated Encyclopedia of Dinosaurs and Prehistoric Animals. London: Marshall Editions. hlm. 283. ISBN 1-84028-152-9.
  6. ↑ "Ceratogaulus". fossilworks. Diakses tanggal 3 Mei 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Korth, William W. (2013-09-01). "Mylagaulid Rodents (Mammalia: Rodentia: Mylagaulidae) from the Middle Miocene (Barstovian) of New Mexico". Annals of Carnegie Museum (dalam bahasa Inggris). 81 (4): 233–245. doi:10.2992/007.081.0403.
  8. ↑ Scarpitti, Erica A.; Calede, Jonathan J. M. (April 2022). "Ecological correlates of the morphology of the auditory bulla in rodents: Application to the fossil record". Journal of Anatomy (dalam bahasa Inggris). 240 (4): 647–668. doi:10.1111/joa.13579. ISSN 0021-8782. PMC 8930836. PMID 34747041.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
†Allomyidae
Aplodontiidae
Gliridae
†Bransatoglirinae
Glirinae
Graphiurinae
Leithiinae
†Mylagaulidae
†Mesogaulinae
†Mylagaulinae
†Promylagaulinae
†Reithroparamyidae
Sciuridae
Callosciurinae
Callosciurini
Funambulini
†Cedromurinae
Ratufinae
Sciurillinae
Sciurinae
Pteromyini
Sciurini
Xerinae
Marmotini
Protoxerini
Xerini
Muscardinus avellanarius

Ceratogaulus hatcheri

Petaurista grandis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan