Sabtu, 07 November 2026
04:41 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Jelarang hitam

Jelarang hitam

Bagikan:
Bajing raksasa hitam
250px-Ratufa_bicolor_6237.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Mammal_Ratufa_bicolor_Malayan_Giant_Squirrel_IMG_7905_03.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Atas di Taman Nasional Khao Yai, Thailand; bawah di Cagar Harimau Namdapha, India
CITES Apendiks II (CITES)[2]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Rodentia
Famili: Sciuridae
Genus: Ratufa
Spesies:
R. bicolor
Nama binomial
Ratufa bicolor
(Sparrman, 1778)
Subspesies[3]
  • R. b. bicolor
  • R. b. condorensis
  • R. b. felli
  • R. b. gigantea
  • R. b. hainana
  • R. b. leucogenys
  • R. b. melanopepla
  • R. b. palliata
  • R. b. phaeopepla
  • R. b. smithi
250px-Ratufa_bicolor_range_map.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Persebaran bajing raksasa hitam (secara keliru tidak mencakup Jawa dan Bali)
Sinonim

Tennentii, sumber: Layard, dalam Blyth, 1849

Jelarang hitam[4] (Ratufa bicolor) atau tupai kerawak hitam (kurang tepat) adalah sejenis bajing besar dengan rambut berwarna hitam dengan hiasan putih di bagian bawah kepala dan ekor yang panjang, lebih panjang daripada rata-rata anggota famili Sciuridae lainnya. Hewan ini dapat dijumpai di hutan-hutan Asia Tropis dan Subtropis, mulai dari India hingga bagian selatan Cina serta wilayah barat Indonesia.

Hewan yang dapat mencapai panjang 1 m ini dilindungi oleh undang-undang di Indonesia.

Rujukan

  1. ↑ Duckworth, J.W.; Molur, S. (2016). "Ratufa bicolor". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T19377A22261810. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-2.RLTS.T19377A22261810.en. Diakses tanggal 12 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Appendices | CITES". cites.org. Diakses tanggal 2022-01-14.
  3. ↑ Thorington, R.W. Jr.; Hoffmann, R.S. (2005). "Ratufa bicolor". Dalam Wilson, D.E.; Reeder, D.M (ed.). Mammal Species of the World: a taxonomic and geographic reference (Edisi 3rd). The Johns Hopkins University Press. hlm. 754–818. ISBN 0-8018-8221-4. OCLC 26158608.
  4. ↑ Payne, J., C.M. Francis, K. Phillipps, S.N. Kartikasari. 2000. Panduan Lapangan Mamalia di Kalimantan, Sabah, Sarawak & Brunei Darussalam. The Sabah Society, Wildlife Conservation Society dan World Wildlife Fund Malaysia. Hal. 360
†Allomyidae
Aplodontiidae
Gliridae
†Bransatoglirinae
Glirinae
Graphiurinae
Leithiinae
†Mylagaulidae
†Mesogaulinae
†Mylagaulinae
†Promylagaulinae
†Reithroparamyidae
Sciuridae
Callosciurinae
Callosciurini
Funambulini
†Cedromurinae
Ratufinae
Sciurillinae
Sciurinae
Pteromyini
Sciurini
Xerinae
Marmotini
Protoxerini
Xerini
Muscardinus avellanarius

Ceratogaulus hatcheri

Petaurista grandis


Ikon rintisan

Artikel bertopik mamalia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan