Selasa, 22 September 2026
06:55 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Cempa, Pinrang

kecamatan di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan

Cempa
Koordinat: 3°44′44″S 119°34′44″E / 3.74545236°S 119.57882779°E / -3.74545236; 119.57882779
Negara Indonesia
ProvinsiSulawesi Selatan
KabupatenPinrang
Pemerintahan
  CamatAchmad Ade Sucitro. S, S.IP, M.Si
Populasi
  Total16,957 jiwa
Kode Kemendagri73.15.08 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS7315060 Suntingan nilai di Wikidata
Luas- km²
Kepadatan- jiwa/km²
Desa/kelurahan6 desa
1 kelurahan
Peta interaktif
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Cempa%2C_Pinrang&revid=25118687&groups=_50ff2820fbf96d946d76c29ea1d3d6b41c12d965&parser=parsoid

Cempa adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Indonesia. Pembentukan kecamatan ini pada tahun 1984 dan terdiri dari 3 desa. Lahan di Kecamatan Cempa terbagi menjadi tambak, hutan bakau dan sawah. Objek wisata di Kecamatan Cempa adalah Pantai Wakka.

Geografi

Kecamatan Cempa merupakan salah kecamatan di Kabupaten Pinrang. Lokasinya terletak di pesisir pantai barat Sulawesi Selatan.[1] Wilayah Kecamatan Cempa merupakan dataran rendah.[2] Pembentukan Kecamatan Cempa ditetapkan dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 1984. Kecamatan Cempa dibentuk sebagai hasil pemekaran sebagian wilayah Kecamatan Duampanua. Peraturan ini menetapkan bahwa Kecamatan Cempa dibentuk dengan meliputi tiga desa, yakni Desa Cempa, Desa Matunru TunruE, dan Desa Tadang PaliE. Saat pembentukan, Kecamatan Cempa berbatasan dengan wilayah Kecamatan Duampanua di sebelah utara. Kecamatan Cempa juga berbatasan dengan wilayah Kecamatan Watang Sawitto di sebelah selatan. Lalu di sebelah timur, Kecamatan Cempa berbatasan dengan Kecamatan Patampanua. Sementara di sebelah barat, Kecamatan Cempa berbatasan dengan Selat Makassar.[3]

Pemanfaatan lahan

Wilayah pesisir Kecamatan Cempa ditumbuhi hutan bakau yang merupakan bagian dari rangkaian hutan bakau yang membentang dari Kecamatan Cempa hingga ke Kecamatan Suppa. Formasi hutan bakau di Kecamatan Cempa bervariasi dari tebal ke tipis.[1]

Bagian pesisir dari Kecamatan Cempa dimanfaatkan untuk pembuatan tambak. Pada tahun 1991, melalui metode Penyamaran Rasio Gambar diketahui bahwa luas lahan yang digunakan sebagai tambak di Kecamatan Cempa adalah 875,755 ha. Kemudian diketahui pada tahun 2002 menggunakan Program Landsat, luasnya adalah 2.228,853 ha. Kemudian pada tahun 2005, menggunakan metode yang sama, diketahui luas tambak di Kecamatan Cempa adalah 2.680,011 ha.[4] Tambak yang ada di Kecamatan Lembang digunakan sebagai tempat budidaya udang windu, ikan bandeng dan rumput laut.[5]

Lahan di Kecamatan Cempa digunakan pula sebagai persawahan. Luas lahan persawahan pada tahun 1991 di Kecamatan Cempa adalah 3,694,507 ha. Luas tersebut diketahui melalui metode Penyamaran Rasio Gambar. Kemudian menggunakan Program Landsat pada tahun 2002, diketahui bahwa luas lahan persawahan di Kecamatan Cempa adalah 2.443,084 ha. Lalu pada tahun 2005, menggunakan metode yang sama, luas lahan persawahan di Kecamatan Cempa adalah 2.086,868 ha.[4]

Pariwisata

Kecamatan Cempa memiliki satu objek pariwisata yaitu Pantai Wakka.[6]

Referensi

  1. 1 2 Azmi, Nurul (September 2018). "Society's Participation Model For Mangrove Rehabilitation in Cempa District, Pinrang Reency". UNM Geographic Journal. 2 (1): 10.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Hafid, Rosdiana (2012). Kila, Syahrir (ed.). Toponimi Daerah Pinrang Sebagai Sumber Sejarah (PDF). Makassar: de La Macca. hlm. 9. ISBN 978-979-3897-52-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. Presiden Republik Indonesia (22 Oktober 1984). "Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 1984 tentang Pembentukan Kecamatan Bungaya di Kabupaten Daerah Tingkat II Gowa, Kecamatan Gempa di Kabupaten Daerah Tingkat II Pinrang, dan Kecamatan Tulallu di Kabupaten Daerah Tingkat II Polewali Mamasa dalam Wilayah Propinsi Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan". Database Peraturan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Pasal 2. Diakses tanggal Januari 2023.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  4. 1 2 Paena, M., dkk. (2007). "Validasi Luas Lahan Tambak di Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan Menggunakan Teknologi Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis". Jurnal Riset Akuakultur. 2 (3): 338.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  5. Jahid, Jamaluddin (2015). "Studi Pengembangan Kecamatan Mattiro Sompe sebagai Kawasan Minapolitan Kabupaten Pinrang". Plano Madani: Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota. 4 (1): 41.
  6. Mihardja, E. J., dkk. (2018). Potensi Ekowisata sebagai Strategy City Branding (Studi Kasus Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan) (PDF). Jakarta: UB Press. hlm. 31. ISBN 978-602-7989-17-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik kecamatan di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan