Jumat, 02 Oktober 2026
02:43 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti

Katatonia

Bagikan:
Katatonia
SpesialisasiPsikiatri Sunting ini di Wikidata

Katatonia merupakan suatu keadaan yang mana seseorang menjadi bisu, atau telah beradaptasi dengan keanehan, posisi yang kaku.[1] Mata masih membuka dan orang tersebut kelihatanya masih terbangun, tetapi tidak ada gerakan sadar sama sekali.[1] Keadaan ini merupakan bentuk yang jarang dari skizofrenia ataupun kerusakan otak.[1] Pertama kali dijelaskan pada tahun 1874 oleh Karl Ludwig Kahlbaum dalam Die Katatonie oder das Spannungsirresein (Catatonia or Tension Insanity).[2]

Diagnosis

250px-MRI.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
MRI dapat dipakai untuk mendiagnosis katatonia

Dalam pengujian laboratorium beberapa aspek yang sering dianalisis adalah:

Selain secara kimia, analisis juga dilakukan untuk pencitraan bagian otak dengan menggunakan:

Pengobatan

Pengobatan pertama diharapkan pengurangan gejala. Penggunaan obat-obatan seperti benzodiazepines, dan zolpidem dapat digunakan.[4] Selain penggunaan obat-obatan terdapat terapi yaitu electroconvulsive therapy (ECT) yang dapat diaplikasikan.[4]

Referensi

  1. 1 2 3 (Inggris) Peters M. A-Z Family Medical Encyclopedia. British Medical Association.
  2. ↑ https://web.archive.org/web/20080209213229/http://www.entwicklung-der-psychiatrie.de/seiten/24.1_kahlbaum_die_katatonie.htm, Archived copy (Internet Archive)
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 (Inggris) Medscape. 2014. Catatonia [terhubung berkala]. http://emedicine.medscape.com/article/1154851-overview [29 Mei 2014].
  4. 1 2 (Inggris) Fink M, Taylor MA. 2003. CATATONIA: A Clinician's Guide to Diagnosis and Treatment. Cambridge: U Press.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan