Jumat, 16 Oktober 2026
01:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Castanea seguinii

Castanea seguinii

Bagikan:
Castanea seguinii
250px-Castanea_seguinii_02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Fagales
Famili: Fagaceae
Subfamili: Castaneoideae
Genus: Castanea
Spesies:
C. seguinii
Nama binomial
Castanea seguinii
Dode[1]
Sinonim[2]

Castanea davidii Dode

Castanea seguinii atau dikenal juga sebagai kastanye seguin atau salah satu jenis kastanye tiongkok (nama yang juga digunakan untuk Castanea henryi dan Castanea mollissima), merupakan spesies kastanye yang berasal dari wilayah selatan-tengah hingga tenggara Republik Rakyat Tiongkok. Dalam bahasa Mandarin, ia disebut mao li (茅栗).[2][3]

Deskripsi

Castanea seguinii merupakan semak atau pohon kecil yang biasanya tidak lebih tinggi dari 12 meter. Daunnya memiliki stipula sempit berbentuk lanset sepanjang 0,7–1,5 cm yang akan rontok saat tanaman mulai berbuah. Tangkai daunnya berukuran 0,5–1,5 cm, sementara helaian daun panjangnya berkisar 6–14 cm. Bagian bawah daun ditutupi kelenjar bersisik berwarna kuning kecoklatan hingga abu-abu, dengan sedikit rambut di sepanjang tulang daun pada fase muda. Bentuk daunnya lonjong hingga elips memanjang, berujung runcing, dengan pangkal yang umumnya membulat atau kadang agak berlekuk, meski pada daun muda dapat tampak menyempit. Tepi daun bergerigi kasar. Perbungaan jantan berupa catkin sepanjang 5–12 cm, sedangkan bunga betina tersusun dalam kupula yang biasanya memuat satu hingga dua bunga. Kupulanya berdiameter 3–5 cm dan diselubungi sisik berduri berbulu jarang setinggi 6–10 mm. Setiap kupula menghasilkan dua hingga tiga biji, masing-masing berukuran sekitar 1,5–2 cm.[3]

Ekologi dan kegunaan

Castanea seguinii tumbuh di hutan campuran mesofitik serta semak belukar pada ketinggian sekitar 400 hingga 2.000 meter. Kulit kayunya menjadi salah satu sumber pakan musim dingin bagi monyet hidung-pesek emas (Rhinopithecus roxellana). Di lingkungan alaminya, tanaman ini berbunga antara Mei dan Juli, lalu menghasilkan buah dari September hingga November. Meskipun ukurannya kecil, kacangnya dapat dimakan dan kadang dibudidayakan atau dikumpulkan langsung dari alam untuk konsumsi masyarakat setempat. Selain dimanfaatkan kayunya untuk bahan bakar, spesies ini di Cina juga digunakan sebagai tanaman perangkap bagi tawon empedu Dryocosmus kuriphilus. Dengan menanam pagar C. seguinii di sekitar kebun C. mollissima, hama tersebut cenderung menyerang tunas C. seguinii terlebih dahulu, sehingga cabang yang terserang dapat segera dipotong dan dimusnahkan sebelum merusak tanaman utama.[4][5][6]

Referensi

  1. ↑ Bull. Soc. Dendrol. France 1908: 152 (1908)
  2. 1 2 "Castanea seguinii Griseb". Plants of the World Online. Board of Trustees of the Royal Botanic Gardens, Kew. 2017. Diakses tanggal 18 November 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 "茅栗 mao li". Flora of China. efloras.org. Diakses tanggal 18 November 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Zhao, Haitao; Li, Jiaxuan; Wang, Xiaowei; Pei, Junfeng; Wang, Chengliang; Ren, Yi; Fu, Weiwei; Wang, Yan; Li, Baoguo (2020). "Nutrient strategies of the Sichuan snub-nosed monkey (Rhinopithecus roxellana) when confronted with a shortage of food resources in the Qinling Mountains, China". Global Ecology and Conservation. 22 e00963. doi:10.1016/j.gecco.2020.e00963.
  5. ↑ Mellano, M. G.; Beccaro, G. L.; Donno, D.; Marinoni, D. Torello; Boccacci, P.; Canterino, S.; Cerutti, A. K.; Bounous, G. (2012). "Castanea spp. Biodiversity conservation: Collection and characterization of the genetic diversity of an endangered species". Genetic Resources and Crop Evolution. 59 (8): 1727–1741. doi:10.1007/s10722-012-9794-x. hdl:2318/98770. S2CID 14883319.
  6. ↑ Janick, Jules (24 Maret 1992). Horticultural Reviews. ISBN 978-0-471-57499-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan