Minggu, 18 Oktober 2026
17:23 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Carissa lanceolata

Carissa lanceolata

Bagikan:
Carissa lanceolata
250px-Carissa_lanceolata.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Asteridae
Ordo: Gentianales
Famili: Apocynaceae
Genus: Carissa
Spesies:
C. lanceolata
Nama binomial
Carissa lanceolata
Sinonim
    • Carissa brownii var. lanceolata (R.Br.) Tate
    • Carissa brownii var. angustifolia Kempe
    • Carissa velutina Domin

Carissa lanceolata[1] adalah spesies tanaman dalam genus Carissa dari famili Apocynaceae. Spesies ini merupakan perdu kecil hingga sedang yang tumbuh di wilayah tropis dan subtropis Australia Utara.[2][3]

Deskripsi

Carissa lanceolata biasanya tumbuh sebagai perdu rendah hingga sedang dengan tinggi sekitar 1–3 meter.[4] Daunnya berbentuk lanset hingga elips, berwarna hijau tua mengilap di permukaan atas dan lebih pucat di bawah. Bunga kecil berwarna putih hingga krem, dengan aroma harum. Buahnya berbentuk beri kecil, biasanya berwarna merah atau ungu saat matang. Seperti spesies Carissa lainnya, tanaman ini mengeluarkan lateks putih susu ketika batang atau daunnya dilukai.[5][6]

Persebaran dan habitat

Carissa lanceolata tersebar di Australia Utara, terutama di Queensland (Semenanjung Cape York), dan sebagian Australia Barat.[5] Ia juga tercatat di beberapa wilayah tropis dekat Pulau Papua. Habitat utamanya meliputi hutan pantai, pinggir mangrove, sabana terbuka, hutan Eukaliptus, dan daerah berbatu pada ketinggian rendah. Tanaman ini toleran terhadap tanah berpasir dan kondisi kekeringan ringan.[6][7]

Ekologi

Bunga Carissa lanceolata menarik serangga penyerbuk seperti lebah dan kupu-kupu. Buahnya menjadi sumber makanan bagi burung dan mamalia kecil, sehingga membantu penyebaran biji secara alami.[8] Tanaman ini juga berfungsi sebagai tanaman hias di beberapa daerah tropis karena bunganya yang harum dan buahnya yang menarik.[6]

Carissa lanceolata mengandung senyawa-senyawa yang memiliki aktivitas antibakteri, khususnya terhadap bakteri Gram-positif (S. aureus) dan Gram-negatif (E. coli).[9][10]

Referensi

  1. ↑ "Carissa lanceolata". Biodiversity. Diakses tanggal 2026-04-09.
  2. ↑ "Carissa lanceolata R.Br. | Plants of the World Online | Kew Science". Plants of the World Online (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-04-08.
  3. ↑ Mohr, K.; Schindler, O.; Reichstein, T. (1954-01). "Die Glykoside von Carissa ovata ( R. Brown ) var. stolonifera F. M. Bailey und Carissa lanceolata ( R. Brown ) (Apocynaceae). Glykoside und Aglykone, 125. Mitteilung". Helvetica Chimica Acta (dalam bahasa Inggris). 37 (2): 462–471. doi:10.1002/hlca.19540370210. ISSN 0018-019X.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  4. ↑ "Carissa lanceolata R.Br". NT Flora. Diakses tanggal 2026-04-09.
  5. 1 2 Western Australian Herbarium, Biodiversity and Conservation Science. "Florabase—the Western Australian flora". florabase.dbca.wa.gov.au (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-04-08.
  6. 1 2 3 "Carissa lanceolata". apps.lucidcentral.org. Diakses tanggal 2026-04-08.
  7. ↑ "Carissa lanceolata | Flora of Australia". Flora of Australia. Diakses tanggal 2026-04-09.
  8. ↑ Brown, Robert. Prodromus florae Novae Hollandiae et insulae Van?Diemen, exhibens characteres plantarum quas annis 1802?1805. Missouri Botanical Garden. Londini : typis R. Taylor et socii,.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  9. ↑ Lindsay, Elizabeth A; Berry, Yoke; Jamie, Joanne F; Bremner, John B (2000-11-01). "Antibacterial compounds from Carissa lanceolata R.Br". Phytochemistry. 55 (5): 403–406. doi:10.1016/S0031-9422(00)00343-5. ISSN 0031-9422.
  10. ↑ Hettiarachchi, Dhanushka S.; Locher, Cornelia; Longmore, Robert B. (2011-09). "Antibacterial compounds from the root of the indigenous Australian medicinal plant Carissa lanceolata R.Br". Natural Product Research. 25 (15): 1388–1395. doi:10.1080/14786410802267668. ISSN 1478-6427. PMID 19452344.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan