Kamis, 08 Oktober 2026
02:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Terentang

Terentang

pohon kayu di daerah berawa

Bagikan:
Terentang
250px-Campno_auri_130713-1059_blt.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Campnosperma auriculatum
Simpang Renggiang, Belitung Timur
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Anacardiaceae
Subfamili: Anacardioideae
Genus: Campnosperma
Thwaites, 1854[1]
Artikel takson sembarang
Untuk pengertian lain, lihat Terentang (disambiguasi).

Terentang adalah nama segolongan pohon dari genus Campnosperma, anggota famili Anacardiaceae. Marga ini terdiri dari sekitar 14 spesies,[2] 5 di antaranya didapati di Asia Tenggara.[3] Nama-nama daerahnya, antara lain, antumbus, ambacang rawang (Smt.); hamtangen (Klm.); dalipo (Slw.); hotong otan (Maluku); dan kaauwe (Papua). Terentang tidak didapati di Jawa, Nusa Tenggara, dan Filipina.[3]

Spesies

Berikut merupakan daftar spesies Terentang menurut The Plant List:[2]

Spesies tipe untuk marga ini adalah Campnosperma zeylanicum.[4]

Ekologi

Terentang acap didapati di hutan dataran rendah yang berawa; membentuk tegakan murni atau dominan bercampur dengan jenis kayu-kayu lain. Di dataran rendah Papua, terentang hidup di rawa-rawa yang menggenang bercampur dengan sagu (Metroxylon sagu), pandan (Pandanus spp.) dan lain-lain. Namun pohon-pohon ini juga dapat tumbuh baik di hutan-hutan pada tanah berdrainase baik, khususnya di lembah-lembah atau di tepi sungai, hingga ketinggian 1.600 m dpl.[3]

Kegunaan

Terentang menghasilkan kayu lunak yang berbobot ringan; dengan kerapatan yang berkisar antara (310-)350-500(-600) kg/m³ (rata-rata 435 kg/m³) pada kadar air 15%. Kayu terasnya merah muda, berangsur menjadi kelabu-merah muda jika kena cahaya; tidak jelas terbedakan dari gubalnya. Tekstur kayunya sangat halus dan rata. Meskipun tahan terhadap serangan kumbang bubuk, kayu terentang tergolong tidak awet, dengan ketahanan hanya sekitar 5-6 bulan apabila digunakan bersinggungan dengan tanah di daerah tropis.[3]

Karena sifat-sifatnya itu, kayu terentang biasanya hanya digunakan untuk membuat peti mati, papan tulis, papan gambar, laci, papan untuk rak, kotak cerutu, kotak korek api, dan lain-lain penggunaan ringan. Juga dipakai sebagai bahan peti-peti pengepak, tungkai dan lengan palsu, dan bahan sandal wanita. Kayu terentang dapat dikupas dengan baik menjadi venir, atau dikeping untuk dijadikan bubur kayu (pulp) bahan kertas.[3]

Catatan kaki

  1. ↑ Thwaites, GHK. 1854. Hooker's Journal of Botany and Kew Garden Miscellany 6: 65. London: Lovel Reeve.
  2. 1 2 The Plant List: search Campnosperma
  3. 1 2 3 4 5 Sulaiman, A. 2002. Campnosperma Thwaites dalam I. Soerianegara dan RHMJ. Lemmens (eds.). Sumber Daya Nabati Asia Tenggara 5(1): Pohon penghasil kayu perdagangan yang utama. Hal. 136-41. PROSEA – Balai Pustaka. Jakarta. ISBN 979-666-308-2.
  4. ↑ Tropicos: Campnosperma Thwaites

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan