Jumat, 02 Oktober 2026
20:00 WIB
TERKINI
Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang
Cak Percil

Cak Percil

pelawak Indonesia

Bagikan:
Gaya atau nada penulisan artikel ini tidak mengikuti gaya dan nada penulisan ensiklopedis yang diberlakukan di Wikipedia. Bantulah memperbaikinya berdasarkan panduan penulisan artikel. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Cak Percil
250px-Cak_Percil.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir
Deni Afriandi

6 Juni 1985 (umur 41)
Pekerjaan
Pasangan menikah
Deni Kristiani
​
(m. 2016)​
[1]
Anak3

Deni Afriandi alias Cak Percil (lahir 6 Juni 1985) adalah seorang pelawak Indonesia. Ia menekuni dunia seni sejak masih TK. Bakat seni mengalir dari ibunya, Puji Astutik, yang merupakan pesinden kesenian janger di Banyuwangi. Pada masa awal karier, ia belajar di depot seni Kirun.[2] Usai dari sana, ia merintis grup lawak Guyon Maton di Jawa Timur.[3] Lantas ia masuk ke dunia pertelevisian dengan mengisi acara Ndoro Bei yang tayang di JTV dan INTV. Dia biasa mengisi acara wayang kulit pada sesi Limbukan dan Goro-Goro.[4] Selain melawak ia juga mengarang beberapa lagu dan menghibur tenaga kerja Indonesia di beberapa negara tetangga.[5]

Karier

Gaya atau nada penulisan artikel ini tidak mengikuti gaya dan nada penulisan ensiklopedis yang diberlakukan di Wikipedia. Bantulah memperbaikinya berdasarkan panduan penulisan artikel. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Lahir di keluarga yang mengabdikan diri terhadap dunia seni, membuat Cak Percil memiliki darah seni yang kental pada dirinya. Sejak TK ia sudah menekuni dunia tari Mbanyuwangian. Ibunya adalah Puji Astutik[6] yang juga merupakan seorang Sinden pada kesenian Janger di Banyuwangi. Dari ibunya lah dirinya belajar tentang seni, hingga ia sering ikut pentas dari kampung ke kampung yang mana pada saat itu ia hanya digaji dengan sebatang sabun mandi. Namun, hal itu tidak membuat dirinya lantas enggan menekuni dunia seni Janger, Bahkan sejak kelas 1 SMP ia bergabung dengan kelompok kesenian janger di daerahnya. Ia sempat keluar dari kelompok tersebut karena olokan dan ejekan dari teman-temanya. Sempat mengamen di bis dan rumah-rumah warga untuk membantu perekonomian keluarganya, ia sempat ditegur oleh almarhum ayahnya karena ayahnya khawatir akan masa depan anaknya jika terus-terusan mengamen. Setelah itu dirinya bertekad untuk menekuni seni Dagelan, kemudian ia bergabung dengan Glenter yang juga merupakan legenda komedian Banyuwangi, yang tergabung dalam PALABA atau Persatuan Lawak Banyuwangi[7] kemudian oleh beliaulah dirinya dididik dalam berkesenian Janger terutama ilmu melawaknya. Kemudian dari situlah dirinya bertemu juga dengan H. Mohamad Syakirun atau Kirun yang kemudian membawanya ke Depot Seni Kirun Cs.[2] Setelah menimba ilmu selama kurang lebih 10 tahun, ia memutuskan untuk keluar dan memilih mendirikan grup lawak Guyon Maton bersama Cak Hengky yang juga teman semasa menimba ilmu di padepokan. Dari situlah kemudian dirinya memulai karier di dunia pertelevisian yaitu pada program acara Ndoro Bei yang tayang di JTV

Pada Tahun 2013, Ia mempersunting Deni Kristiani yang pada saat itu namanya juga tenar sebagai sinden di Jawa Timur. Bersama istrinyalah kemudian ia merintis kelompok seni Campursari Ndoro Bei Cak Percil Cs dan manajemen kecil GM Record Cak Percil. Setelah itu ia mendengar bahwa Cak Yudho Bakiak yang merupakan sahabatnya di padepokan juga keluar dari tempat belajar kesenianya, kemudian ia mengajaknya bergabung di Guyon Maton. Mereka mulai pentas bersama dan para penggemarnya biasa menyebut dengan Duo Peye yang merupakan akronim dari Percil-Yudho. Disinilah awal kesuksesan dirinya

Pada Tahun 2016, ia mengganti nama kelompok seni campursari nya menjadi Campursari Guyon Maton Cak Percil Cs ia juga memiliki banyak penggemar yang kemudian mendeklarasikan diri dengan nama Peye Mania Nusantara.[8] Pada Tahun 2018, ia kembali dipertemukan dengan partner lamanya yaitu Cak Yudho Bakiak pada saat mengisi acara di Hong Kong. Disitulah keduanya tersandung masalah dugaan penyalah gunaan dokumen Visa dan akhirnya ditahan oleh Imigrasi Hongkong.

Berkat kerjasama dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong, akhirnya keduanya dibebaskan. Hal ini juga sempat menjadikan keduanya Viral di media sosial dan televisi di indonesia hingga mengundang simpati dari berbagai pihak salah satunya Saifullah Yusuf yang merupakan wakil gubernur Jawa Timur[9] dukungan datang juga dari Persatuan Seniman dan Komedian Indonesia yang juga sempat mengupayakan kebebasan keduanya

Setelah mereka pulang, masalah kembali group peye bubar dari rekannya Cak Yudho Bakiak, sebenarnya yg memutuskan dari pihak GM Record Cak Percil menelpon bahwa Cak Yudho sudah bukan dari Group lagi alias dikeluarkan, akhirnya Cak Yudho memilih untuk mendirikan manajemen sendiri.

Sempat bergonta-ganti partner akhirnya Cak Percil memilih Cak Kuntet sebagai partner barunya. Keduanya dulu bersama-sama menimba ilmu seni di PALABA atau Persatuan Lawak Banyuwangi. Namun disayangkan para fans Peye merasa Duet Cak Percil dan Cak Kuntet kurang menarik, canda banyolan kurang mengena di hati Fans.

Harapan fans Peye agar kembali formasi lawak Cak Percil dan Cak Yudo kembali mengisi acara dan kembali menghibur dan menyanyi kembali.[10][11]

Prestasi

  • Juara Satu, Lomba Tari Tingkat Pelajar se Jawa Timur (di dapat pada saat bergabung dengan sanggar tari Sumitro Hadi Banyuwangi), yang kemudian berhasil membawanya pentas di Istana Negara pada Masa Pemerintahan Presiden Megawati Soekarno Putri
  • Juara Satu, Festival Janger di Surabaya (disinilah ia bertemu dengan Cak Kirun)

Diskografi

Tahun Judul Lagu Produksi Catatan
2016 Jajanan
2017 Kembange Ati (Kangen Swarane) GM Record
2018 Rondo Anyaran Eka Jaya Multimedia
Dungo (feat Happy Asmara) Eka Jaya Multimedia
2022 Wedi Ojobmu Percil Music

Pranala luar

Referensi

  1. ↑ "Pernikahan Cak Percil dengan Deni Kristiani 23 Mei 2016". YouTube.
  2. 1 2 http://www.kampunglucu.com/kirun-pelawak-legendaris-era-90-an.{{cite web}}: |title= tidak ada atau kosong
  3. ↑ "Bebas dari Penjara di Hongkong, Pelawak Cak Percil langsung Dibancaki di Blitar". Surya.co.id. Diakses tanggal 2023-09-10.
  4. ↑ "WAYANG KULIT TRIBASA: Session". WAYANG KULIT TRIBASA. Diakses tanggal 2023-09-10.
  5. ↑ Utomo, Deni Prastyo. "Selama di Hong Kong, Cak Yudho dan Cak Percil Bergantian Jadi Muazin". detiknews. Diakses tanggal 2023-09-10.
  6. ↑ http://m.suarajatimpost.com/read/12415/20180208/153157/kata-bumiwangi-cak-percil-dan-cak-yudho-sudah-tak-ada-masalah-di-hongkong/[pranala nonaktif permanen]Templat:Pranala uluimati
  7. ↑ "Profil Paguyuban Lawak Banyuwangi (PALABA)". Padepokan Mas Say Laros Banyuwangi. 2013-03-07. Diakses tanggal 2023-09-10.
  8. ↑ "Viral Medsos: Momen Mengharukan Cak Percil dan Cak Yudo Saat Dibebaskan dari Penjara di Hong Kong". Tribunjogja.com. Diakses tanggal 2023-09-10.
  9. ↑ Liputan6.com (2018-02-09). "Gus Ipul Minta Hong Kong Bebaskan Cak Percil dan Cak Yudho". liputan6.com. Diakses tanggal 2023-09-10.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  10. ↑ "Dituduh melanggar visa, dua pelawak Indonesia, Cak Percil dan Cak Yudho, diadili di Hong Kong". BBC News Indonesia. Diakses tanggal 2023-09-10.
  11. ↑ Sabtu, 10 Februari 2018 19:15 Penulis: Sanjaya Ferryanto. "Eko Patrio Bakal Tebus 78 Juta Demi Komedian Jawa Timur Yang Ditahan di Hongkong". KapanLagi.com. Diakses tanggal 2023-09-10.{{cite web}}: |first= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan