Jumat, 16 Oktober 2026
06:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M

Buyeo Pung

Pangeran Baekje

Bagikan:

Buyeo Pung, dikenal sebagai Fuyo Hōshō (扶余豊璋) di Jepang, merupakan salah satu putra Raja Uija dari Baekje. Ketika Baekje, salah satu dari Tiga Kerajaan Korea, jatuh ketangan persekutuan Silla dan Dinasti Tang pada tahun 660, ia berada di negara Wa Jepang untuk memastikan persekutuan antara Jepang dan Baekje. Namun, terdapat banyak perdebatan mengenai hal ini.[1] "Buyeo" adalah nama keluarga pemimpin Baekje.

Buyeo Pung
Hangul
부여풍
Hanja
扶餘豊
Alih AksaraBuyeo Pung
McCune–ReischauerPuyŏ P'ung

Ia kembali dengan pasukan Jepang dan dalam Yamato jenderal Abe no Hirafu untuk memulihkan kembali negara tersebut. Pasukan pemulihan kembali Jenderal Boksin dari Baekje memberinya gelar Raja Pungjang (풍장왕). Ia menggabungkan kekuatan dengan sisa-sisa Baekje yang dipimpin oleh Jenderal Boksin. Pada tahun 663, tetapi, pertahanan Baekje dan Jepang kalah di dalam Perang Baekgang dengan pasukan Tang dan Silla, dan Baekje roboh. Pangeran melarikan diri ke negara tetangga, Goguryeo. Ketika Goguryeo roboh, ia ditangkap oleh pasukan Tang dan dibuang kepengasingan ke daerah Cina di bagian selatan. Kehidupannya kemudian tidak diketahui.

Adik lelakinya Zenkō (善光 or 禅広) melayani Jepang dan diberikan nama keluarga Kudara no Konikishi (百濟王; raja Baekje) oleh kaisar Jepang.

Lihat pula

Catatan

  1. ↑ Samguk Sagi (dalam bahasa Korean). 王子扶餘豊 嘗質於倭國者 立之爲王{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan