Minggu, 27 September 2026
00:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Burhanuddin Soebely

sastrawan asal Indonesia

Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks eksisting. (November 2022) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Burhanuddin Soebely
Lahir(1957-01-02)2 Januari 1957
Meninggal28 Mei 2012(2012-05-28) (umur 55)
Kandangan, Hulu Sungai Selatan
Dikenal karenaSastrawan

Burhanuddin Soebely (2 Januari 1957 – 28 Mei 2012) adalah seorang sastrawan Indonesia asal Kalimantan Selatan. Ia mulai menekuni sastra sejak 1979 dan sudah menghasilkan beberapa kumpulan puisi. Antara lain Palangsaran (1982), Patilarahan (1987), dan Ritus Puisi (2000). Tiga noveletnya, antara lain Reportase Rawa Dupa, Seloka Kunang-Kunang, dan Konser Kecemasan memenangkan sayembara penulisan cerita bersambung Majalah Femina tahun 1997, 1998, dan 2001.[1] Beliau universitas terbuka jurusan administrasi Negara,dan tertarik pada dunia seni sejak smp.

Referensi

  1. ↑ "Boerhanuddin Soebely, Penyair Pembela Suku Dayak Meratus". teraslampung.com. 4 Oktober 2014. Diakses tanggal 28 Juli 2020.
Daftar pustaka
  • Sareb Putra, Masri (2017). 101 Tokoh Dayak Yang Mengukir Sejarah Jilid 2. Jakarta: An1mage. ISBN 978-602-6510-42-6.


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan