| Buntut-duri letitia | |
|---|---|
| Ilustrasi oleh John Gould | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Aves |
| Klad: | Strisores |
| Ordo: | Apodiformes |
| Famili: | Trochilidae |
| Genus: | Discosura |
| Spesies: | D. letitiae |
| Nama binomial | |
| Discosura letitiae | |
| Sinonim | |
|
Popelairia letitiae (Bourcier & Mulsant, 1852) | |
| Buntut-duri letitia | |
|---|---|
| Illustration by John Gould | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Aves |
| Klad: | Strisores |
| Ordo: | Apodiformes |
| Famili: | Trochilidae |
| Genus: | Discosura |
| Spesies: | D. letitiae |
| Nama binomial | |
| Discosura letitiae | |
| Sinonim | |
|
Popelairia letitiae (Bourcier & Mulsant, 1852) | |
Buntut-duri letitia[4] (Discosura letitiae) adalah spesies burung kolibri yang sangat kurang dipelajari dalam tribus Lesbiini dari subfamili Lesbiinae.[5][6] Nama spesies ini diambil dari nama Letizia del Gallo Roccagiovine (1848–1863), cucu dari ahli ornitologi Charles Bonaparte.[7]
Deskripsi
Graves mendeskripsikan spesimen-spesimen buntut-duri letitia, namun mencatat bahwa ia mengamati warna kolibri tersebut bedasarkan pencahayaan dan sudut pandang pengamat. Mahkotanya berwarna hijau keemasan cemerlang yang berbaur dengan hijau perunggu gelap di bagian punggung dengan sedikit kilauan perunggu tembaga. Bagian punggung bawah dilintasi oleh pita putih sempit di bawahnya terdapat pantat berwarna merah tembaga hingga ungu tembaga dan bulu penutup ekor bagian atas berwarna hijau perunggu. Dagu dan dada bagian atas berwarna hijau keemasan seperti mahkota dengan pita dada pucat yang menyebar di bawahnya. Garis tengah dada bagian bawah berwarna hijau perunggu dengan bintik-bintik merah tembaga. Perut bagian bawah dan sisi tubuh berwarna putih kekuningan hingga keabu-abuan, kloaka berwarna abu-abu gelap, dan bulu penutup ekor bagian bawah berwarna hijau gelap dengan ujung kemerahan. Satu spesimen tidak memiliki bulu ekor tengah; spesimen lainnya memiliki bulu ekor tengah berwarna hijau perunggu dengan ujung hitam lebar. Bulu ekor lainnya berwarna hitam kecoklatan. Bulu ekor semakin panjang dari bagian terdalam ke bagian terluar, tetapi bulu terluar tidak sepanjang pada spesies burung ekor berduri lainnya.[8]
Referensi
- 1 2 BirdLife International (2023). "Discosura letitiae". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2023 e.T22687265A221328901. doi:10.2305/IUCN.UK.2023-1.RLTS.T22687265A221328901.en.
- ↑ "Appendices | CITES". cites.org. Diakses tanggal 2022-01-14.
- ↑ "Appendices | CITES". cites.org. Diakses tanggal 2022-01-14.
- ↑ "Avibase - Daftar-pembanding Burung Sedunia - South America". avibase.bsc-eoc.org. Birds Canada.
- ↑ Gill, F.; Donsker, D.; Rasmussen, P., ed. (Januari 2022). "Hummingbirds". IOC World Bird List. v 12.1. Diakses tanggal Januari 15, 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ HBW and BirdLife International (2020) Handbook of the Birds of the World and BirdLife International digital checklist of the birds of the world Version 5. Available at: http://datazone.birdlife.org/userfiles/file/Species/Taxonomy/HBW-BirdLife_Checklist_v5_Dec20.zip [.xls zipped 1 MB] retrieved May 27, 2021
- ↑ Beolens, Bo; Watkins, Michael; Grayson, Michael (2014). The Eponym Dictionary of Birds (Edisi 1. Aufl). London u.a: Bloomsbury Publ. ISBN 978-1-4729-0573-4.
- ↑ Graves, G.R. (1999). "Taxonomic notes on hummingbirds (Aves: Trochilidae) 2. Popelairia letitiae (Bourcier & Mulsant, 1852) is a valid species". Proceedings of the Biological Society of Washington. 112 (4): 804–812. Diakses tanggal Januari 24, 2022.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
| Discosura letitiae |
|
|---|---|
| Trochilus letitiae | |