Selasa, 29 September 2026
18:39 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Budapest Open Access Initiative

Budapest Open Access Initiative

deklarasi kunci terkait Akses Terbuka

Bagikan:
250px-Participants_at_Budapest_meeting%2C_December_1%2C_2001.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Para peserta pertemuan di Budapest, 1 Desember 2001
250px-10_years_Budapest_Open_Access_Initiative_-_logo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo dalam rangka ulang tahun BOAI ke 10 pada tahun 2012, menampilkan Jembatan Széchenyi Chain di Budapest.

Budapest Open Access Initiative (BOAI) atau Inisiatif Akses Terbuka Budapest adalah sebuah deklarasi publik yang dirilis pada 14 Februari 2002 mengenai prinsip-prinsip yang berkaitan dengan akses terbuka (OA) pada literatur penelitian.[1][2] Deklarasi ini muncul dalam sebuah konferensi yang diadakan di Budapest oleh Open Society Institute pada tanggal 1–2 Desember 2001 dalam rangka mempromosikan akses terbuka - pada saat itu juga dikenal sebagai "Free Online Scholarship".[3][4] Pertemuan kecil ini diakui sebagai salah satu peristiwa penting dalam Gerakan Akses Terbuka (Open Access Movement).[1] Pada kesempatan ulang tahunnya yang ke 10, ditegaskan kembali pada tahun 2012, dilengkapi dengan seperangkat rekomendasi konkret untuk mencapai "tujuan baru untuk sepuluh tahun ke depan, akses terbuka akan menjadi metode standar dalam mendistribusikan penelitian yang ditelaah sejawat di setiap bidang dan negara".[5][6]

Prakarsa

Kalimat pembuka BOAI merangkum segala hal mengenai gerakan akses terbuka, serta potensinya:

Tradisi lama dan teknologi baru telah menyatu memberikan kesempatan barang publik yang belum pernah ada sebelumnya. Tradisi lama adalah kemauan para ilmuwan dan sarjana untuk mempublikasikan hasil penelitian mereka dalam jurnal ilmiah tanpa pembayaran, demi penyelidikan dan pengetahuan. Teknologi baru adalah internet. Barang publik yang potensial adalah distribusi elektronik literatur jurnal yang ditelaah sejawat di seluruh dunia serta akses yang sepenuhnya bebas dan tanpa dibatasi oleh semua ilmuwan, sarjana, guru, siswa, dan pemikir-pemikir lainnya.

— Budapest Open Access Initiative[7]

Definisi akses terbuka

Dokumen ini juga memuat salah satu definisi akses terbuka yang paling banyak digunakan, yang kemudian telah ditegaskan kembali[5] sebagai definisi akses terbuka 10 tahun setelah pertama kali diterbitkan:

Dengan "akses terbuka" ke literatur ini, yang kami maksudkan adalah ketersediaan gratisnya di internet publik, memungkinkan setiap pengguna untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau menautkan ke naskah lengkap artikel-artikel ini, merayapi mereka untuk pengindeksan, mengirimnya sebagai data ke perangkat lunak, atau menggunakannya untuk tujuan sah lainnya, tanpa hambatan keuangan, hukum, atau teknis selain yang tidak dapat dipisahkan dari cara mendapatkan akses ke internet itu sendiri. Satu-satunya kendala dalam reproduksi dan distribusi, dan satu-satunya peran hak cipta dalam domain ini, seharusnya adalah memberi penulis kontrol atas integritas pekerjaan mereka dan hak untuk diakui dan dikutip secara tepat.

Penandatangan

Ke 16 penandatangan asli BOAI termasuk beberapa pemimpin awal dalam gerakan akses terbuka: Leslie Chan dari Bioline International; Darius Cuplinskas, Melissa Hagemann, Rima Kupryte dan István Rév dari Open Society Institute; Michael Eisen dari Public Library of Science; Fred Friend († April 23, 2014) dari University College London; Yana Genova dari Next Page Foundation; Jean-Claude Guédon dari Université de Montréal; Stevan Harnad dari University of Southampton/Université du Québec à Montréal; Rick Johnson dari Scholarly Publishing and Academic Resources Coalition (SPARC); Manfredi La Manna dari Electronic Society for Social Scientists; [mMonika Segbert, Konsultan proyek Electronic Information for Libraries (eIFL.net); Sidnei de Souza, Direktur Informasi di CRIA, Bioline International; Peter Suber, Profesor, Earlham College dan The Free Online Scholarship Newsletter; Jan Velterop dari BioMed Central.[3][8]

Pada 14 Februari 2002, BOAI dirilis dalam versi yang dapat ditandatangani oleh publik. Pada 14 Februari 2016, lebih dari 5.932 orang dan 837 organisasi telah menandatanganinya.[9]

Pendanaan

Inisiatif ini disponsori dengan hibah USD $ 3 juta dari Open Society Institute.[10]

Referensi

  1. 1 2 "Budapest Open Access Initiative, FAQ". Diakses tanggal 11 Februari 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Budapest Open Access Initiative | Read the Budapest Open Access Initiative". www.budapestopenaccessinitiative.org. Diakses tanggal 2016-01-27.
  3. 1 2 "Strategies for Preservation of and Open Access to Scientific Data in China ..." Diakses tanggal 11 Februari 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Ten Years On, Researchers Embrace Open Access". Diakses tanggal 11 Februari 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 "Ten years on from the Budapest Open Access Initiative: setting the default to open". September 11, 2012. Diarsipkan dari asli tanggal September 12, 2012. Diakses tanggal September 12, 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "BOAI". Diakses tanggal 11 Februari 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Read the Budapest Open Access Initiative". www.budapestopenaccessinitiative.org. Diakses tanggal 2015-10-19.
  8. ↑ "Budapest Open Access Initiative - Budapest Open Access Initiative". Diakses tanggal 11 Februari 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "View Signatures". Budapest Open Access Initiative.
  10. ↑ Noble, Ivan (14 Februari 2002). "Boost for research paper access". BBC News. London: BBC. Diakses tanggal 12 Februari 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikisource logo
Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:


Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan