Senin, 09 November 2026
00:19 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Bossam

Bossam

daging babi rebus berbalut khas Korea

Bagikan:
Bossam
250px-Korean.food-Bossam-02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bossam
Nama Korea
Hangul
보쌈
Hanja
[none ] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)
Alih Aksarabossam
McCune–Reischauerpossam

Bossam adalah salah satu jenis ssam dalam masakan Korea berupa daging babi rebus yang dimakan setelah di atasnya diberi kimchi dan dibungkus dengan daun selada. Makanan ini juga dihidangkan bersama penyedap berupa saus (yangnyeom), ssamjang, bawang putih mentah, irisan bawang bombay, atau tiram segar. Bossam juga sering dimakan bersama saeujeot.

Daging babi untuk bossam adalah daging bagian perut yang direbus dengan jahe dan bawang putih. Bau anyir daging dihilangkan dengan merebusnya bersama-sama dengan garam, merica, cheongju, doenjang, daun bawang, lobak, dan bawang bombay.

Kimchi yang dimakan bersama bossam adalah kimchi istimewa yang disebut bossam kimchi. Dibuat dengan tambahan bahan kualitas tinggi seperti gurita, udang, dan tiram, bossam kimchi yang dibuat secara tradisional dianggap sebagai makanan mewah.[1] Bossam kimchi tidak dapat disimpan lama.[1] Sebagian rumah makan menghidangkan kimchi yang baru saja dibuat beberapa hari sebelumnya, dan ada pula rumah makan yang menghidangkan kimchi yang difermentasi kira-kira dua minggu. Kimchi dengan masa fermentasi pendek belum memiliki rasa yang tajam, sehingga dapat dimakan dalam jumlah lebih banyak dibandingkan kimchi yang telah difermentasi selama berbulan-bulan.

Sejak dulu, daging babi harganya terjangkau hingga dapat dikonsumsi dalam jumlah banyak. Oleh karena itu, bossam sejak dulu sudah menjadi makanan rakyat Korea. Bossam disajikan sebagai salah satu hidangan pembuka atau sebagai anju sewaktu orang Korea minum soju.

Referensi

  1. 1 2 "Bossam Kimchi". Seoul Metropolitan Government. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-07-31. Diakses tanggal 2010-07-26.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan