Kamis, 24 September 2026
06:55 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Bossam

Bossam

daging babi rebus berbalut khas Korea

Bossam
250px-Korean.food-Bossam-02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bossam
Nama Korea
Hangul
보쌈
Hanja
[none ] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)
Alih Aksarabossam
McCune–Reischauerpossam

Bossam adalah salah satu jenis ssam dalam masakan Korea berupa daging babi rebus yang dimakan setelah di atasnya diberi kimchi dan dibungkus dengan daun selada. Makanan ini juga dihidangkan bersama penyedap berupa saus (yangnyeom), ssamjang, bawang putih mentah, irisan bawang bombay, atau tiram segar. Bossam juga sering dimakan bersama saeujeot.

Daging babi untuk bossam adalah daging bagian perut yang direbus dengan jahe dan bawang putih. Bau anyir daging dihilangkan dengan merebusnya bersama-sama dengan garam, merica, cheongju, doenjang, daun bawang, lobak, dan bawang bombay.

Kimchi yang dimakan bersama bossam adalah kimchi istimewa yang disebut bossam kimchi. Dibuat dengan tambahan bahan kualitas tinggi seperti gurita, udang, dan tiram, bossam kimchi yang dibuat secara tradisional dianggap sebagai makanan mewah.[1] Bossam kimchi tidak dapat disimpan lama.[1] Sebagian rumah makan menghidangkan kimchi yang baru saja dibuat beberapa hari sebelumnya, dan ada pula rumah makan yang menghidangkan kimchi yang difermentasi kira-kira dua minggu. Kimchi dengan masa fermentasi pendek belum memiliki rasa yang tajam, sehingga dapat dimakan dalam jumlah lebih banyak dibandingkan kimchi yang telah difermentasi selama berbulan-bulan.

Sejak dulu, daging babi harganya terjangkau hingga dapat dikonsumsi dalam jumlah banyak. Oleh karena itu, bossam sejak dulu sudah menjadi makanan rakyat Korea. Bossam disajikan sebagai salah satu hidangan pembuka atau sebagai anju sewaktu orang Korea minum soju.

Referensi

  1. 1 2 "Bossam Kimchi". Seoul Metropolitan Government. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-07-31. Diakses tanggal 2010-07-26.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan