Sabtu, 17 Oktober 2026
06:07 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Bekel

Bekel

permainan anak-anak

Bagikan:
250px-The_Childrens_Museum_of_Indianapolis_-_Jacks.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sekumpulan bekel yang disimpan dalam koleksi permanen Museum Anak-Anak Indianapolis.

Bekel atau Seremban adalah sebuah permainan anak-anak asal Jawa Barat. Permainan ini adalah sebuah permainan tradisional kuno yang telah dimainkan selama berabad-abad, biasanya menggunakan lima benda kecil, atau sepuluh dalam kasus permainan berkelompok. Benda-benda tersebut pada zaman dahulu umumnya berupa batu kerikil, biji-bijian, atau tulang kecil hewan yang dihaluskan, sebelum akhirnya digantikan oleh benda buatan dari logam maupun plastik. Di Indonesia, permainan ini dikenal dengan nama bekel, dan awalnya diperkenalkan melalui pengaruh budaya Belanda semasa era kolonial, diadaptasi dari permainan yang disebut bikkelen atau bikkelspel. Seiring waktu, permainan ini berkembang menjadi bagian dari budaya bermain anak-anak lokal, khususnya di kalangan anak perempuan, dan tetap dikenang sebagai salah satu warisan permainan tradisional yang kaya nilai budaya hingga saat ini.[1][2]

Permainan

Permainan bola bekel dimainkan oleh 2 hingga 10 orang secara bergantian, menggunakan dua alat utama yaitu bola karet kecil yang bisa memantul dan sejumlah kecik (biji bekel) yang terbuat dari plastik atau logam. Jumlah kecik yang digunakan biasanya disepakati bersama oleh para pemain, dan seringkali merupakan kelipatan enam.

Cara bermainnya cukup sederhana namun membutuhkan ketangkasan:

  1. Memantulkan bola. Pemain memantulkan bola karet ke lantai sebagai tanda dimulainya giliran.
  2. Mengambil kecik. Selagi bola memantul, pemain harus mengambil kecik satu per satu, lalu dua per dua, dan seterusnya hingga seluruh kecik berhasil diambil.
  3. Membalik kecik. Setelah diambil, kecik-kecik harus dibalik ke posisi tertentu sesuai aturan yang berlaku.
  4. Menangkap bola. Semua langkah di atas harus diselesaikan dalam waktu satu pantulan bola, dan bola boleh memantul satu kali sebelum ditangkap.

Adapun membuat permainan ini unik adalah bola tidak harus langsung ditangkap, melainkan boleh memantul satu kali terlebih dahulu. Namun, jika pemain gagal mengambil kecik atau membiarkan bola memantul lebih dari sekali, maka pemain tersebut dinyatakan gugur dan giliran berpindah ke pemain berikutnya.[3]

Manfaat

Permainan bola bekel ternyata menyimpan banyak manfaat bagi perkembangan anak. Melalui permainan ini, anak secara tidak langsung melatih kemampuan motorik, ketangkasan, konsentrasi, serta koordinasi tangan dan mata. Selain itu, karena dimainkan secara berkelompok, bekel juga mengasah keterampilan sosial seperti sportivitas, kejujuran, toleransi, dan saling menghormati antar pemain.

Tidak hanya itu, bekel juga terbukti bermanfaat dalam mendukung proses belajar anak, khususnya dalam pembelajaran matematika. Ketika diintegrasikan ke dalam kegiatan belajar, permainan ini mampu meningkatkan semangat dan motivasi siswa karena suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Anak pun lebih mudah memahami materi seperti operasi hitung bilangan bulat karena belajar sambil bermain secara langsung.[4]

Galeri

  • 120px-Roman_knucklebones_from_Silchester.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Bekel_atau_Bekles.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Referensi

  1. ↑ http://www.indogamers.com/read/19/02/2013/6960/permainan_bola_bekel__game_tradisional_yang_semakin_langka/
  2. ↑ "Seremban". Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
  3. ↑ Nurhidayah, Wika Ayu; Hasanudin, Cahyo (2025-07-05). "Peran Permainan Bola Bekel untuk Meningkatkan Keterampilan Berhitung pada Siswa Sekolah Dasar". Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (dalam bahasa Inggris). 3 (1): 188–195. ISSN 3031-9412.
  4. ↑ Badariah, Bai; Pristiwanti, Desi; Rosmilawati, Ila (2022-12-20). "Pemanfaatan Permainan Tradisional Bola Bekel dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa". Journal on Teacher Education (dalam bahasa Inggris). 4 (2): 1252–1259. doi:10.31004/jote.v4i2.10001. ISSN 2686-1798.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Knucklebones.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan