Sabtu, 26 September 2026
12:03 WIB
TERKINI
Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Bohemium

unsur kimia yang salah diidentifikasi

Bohemium adalah nama yang diberikan untuk unsur dengan nomor atom 93, yang sekarang dikenal sebagai neptunium, ketika penemuannya pertama kali diduga secara tidak benar. Unsur ini dinamai dari Bohemia.[1][2]

Dugaan penemuan tersebut terjadi pada tahun 1934 dan dipublikasikan tidak lama setelah Enrico Fermi mengklaim penemuan unsur 93, yang dia sebut ausonium. Kedua penemuan tersebut terbukti salah setelah ditemukannya fisi nuklir pada tahun 1938. Namun, bahkan sebelum waktu itu, penemuan tersebut telah ditinjau ulang dengan hasil yang negatif.[3][4][5]

Dugaan penemuan unsur tersebut, yang sekarang didiskreditkan,[2] dibuat oleh Odolen Koblic, seorang insinyur asal Ceko.[6]

Referensi

  1. ↑ Stern, A. (1934). "The new element bohemium the origin of proto-actinium". Journal of the Society of Chemical Industry. 53 (31): 678–686. doi:10.1002/jctb.5000533104.
  2. 1 2 Koblic, Odolen (1934). Chemiker Zeitung. 58: 683.{{cite journal}}: |title= tidak ada atau kosong
  3. ↑ Noddack, Ida (1934). "Über das Element 93". Angewandte Chemie. 47 (37): 653–655. Bibcode:1934AngCh..47..653N. doi:10.1002/ange.19340473707.
  4. ↑ Speter, M. (1934). "BOHEMIUM—AN OBITUARY". Science. 80 (2086): 588–9. Bibcode:1934Sci....80..588S. doi:10.1126/science.80.2086.588-a. PMID 17798409.
  5. ↑ Sime, Ruth Lewin (2000). "The Search for Transuranium Elements and the Discovery of Nuclear Fission". Physics in Perspective. 2 (1): 48–62. Bibcode:2000PhP.....2...48S. doi:10.1007/s000160050036. S2CID 117751813.
  6. ↑ "A New Radioactive Element beyond Uranium". Nature. 134 (3376): 55. 1934. Bibcode:1934Natur.134R..55.. doi:10.1038/134055b0.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan