BlankOn Linux 26.09 "Sinambung" dengan desktop Praya (2026) | |
| Pengembang | Proyek BlankOn Linux; BlankOn Foundation (dukungan hukum dan keuangan) |
|---|---|
| Keluarga perangkat lunak | Mirip Unix |
| Kondisi kerja | Aktif |
| Model sumber | Sumber terbuka |
| Rilis stabil terkini | 26.09 "Sinambung" (rilis bergulir) / 22 September 2026;46 hari lalu (2026-09-22)[1] |
| Metode pemutakhiran | APT |
| Manajer paket | dpkg |
| Dukungan platform | x86-64 (amd64); ARM64 dalam penjajakan[2] |
| Tipe kernel | Monolitik |
| Antarmuka bawaan | Praya (ekstensi GNOME Shell) |
| Lisensi | Utamanya GPL |
| Situs web resmi | blankonlinux.id (distribusi) blankon.id (yayasan) |
BlankOn Linux adalah distribusi Linux berbasis Debian yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pengguna komputer umum di Indonesia. Perjalanan proyek ini dimulai pada tahun 2004 oleh Tim Pengembang BlankOn melalui dukungan penuh dari Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI).[3] Meskipun sempat vakum setelah tahun 2021, sekelompok tim pengembang baru akhirnya membangkitkan kembali proyek ini pada akhir tahun 2025.[2] Langkah tersebut kemudian diperkuat pada tahun 2026 dengan didirikannya BlankOn Foundation guna mengelola dukungan hukum maupun finansial proyek secara berlanjut.
Sebelum masa kebangkitan tersebut, rilis stabil terakhir yang diluncurkan adalah BlankOn Linux 11.0 "Uluwatu" pada tahun 2018, sedangkan versi 12.0 "Verbeek" hanya sempat beredar dalam bentuk citra pra-rilis sejak 2021.[4] Hingga akhirnya, pada 22 September 2026, proyek ini resmi merilis BlankOn Linux 26.09 "Sinambung".[1] Rilis ini mengusung skema rilis bergulir (rolling release) berbasis Debian unstable ("Sid"), yang mana setiap paketnya harus melewati tahap pengujian di repositori penampung (staging repository) sebelum diteruskan ke tangan pengguna.[5] Pada versi ini pula, Praya resmi diperkenalkan sebagai desktop bawaan baru untuk menggantikan peran Manokwari melalui ekstensi GNOME Shell.[6]
Sejarah
Rilis awal (2004–2018)
Pengembangan BlankOn Linux awalnya dikomandani oleh YPLI, sebuah organisasi nirlaba yang berdiri sejak 2004 untuk mengayomi komunitas pengguna Linux dan perangkat lunak bebas di tanah air. Edisi perdananya, yaitu BlankOn Linux 1.0 "Bianglala", resmi meluncur pada 10 Februari 2005.[7] Versi awal ini diturunkan dari Fedora Core dan berhasil dipadatkan dari empat citra CD menjadi satu CD saja, lengkap dengan sajian menu serta dokumentasi yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Memasuki edisi kedua, tim pengembang memutuskan untuk mengalihkan basisnya ke turunan Debian. Hal ini ditandai dengan hadirnya BlankOn 2.0 "Konde" pada 15 November 2007 yang menginduk pada Ubuntu 7.10 dengan dukungan sponsor dari UNESCO.[7]
Salah satu identitas utama BlankOn Linux adalah Manokwari, yakni lingkungan desktop (desktop environment) yang dibangun menggunakan HTML5, CSS3, dan Vala, yang awalnya diturunkan dari komponen blankon-panel. Manokwari resmi menjadi lingkungan desktop bawaan sejak rilis BlankOn 8.0 "Rote" pada tahun 2012.[8] Pengembangan ini berlanjut pada versi 9.0 "Suroboyo" (2014), saat distribusi ini mulai berbasis langsung pada Debian. Pada tahun yang sama, blog LinuxBSDos mengulas BlankOn Linux dan mencatat bahwa sistem ini mengusung GNOME 3 yang dipadukan dengan cangkang desktop (desktop shell) kustom Manokwari.[9] Ulasan tersebut menandai meningkatnya perhatian media Linux internasional terhadap BlankOn, yang kemudian berlanjut dengan liputan rilis BlankOn X "Tambora" di blog Ubuntu Buzz,[10] hingga akhirnya versi 11.0 "Uluwatu" resmi dirilis pada 2 Mei 2018.
Masa dorman (2021–2025)
Perjalanan BlankOn sempat tertahan ketika citra pra-rilis versi 12.0 "Verbeek" terbit pada tahun 2021, dimulai dari tahap alfa pada bulan April dan berlanjut ke tahap beta publik pada bulan Mei.[11] Berdasarkan publikasi saat itu, versi ini sejatinya menandai masa transisi dari Manokwari menuju GNOME, sekaligus adopsi kerangka kerja pemasang sistem (system installer) Calamares.[12] Sayangnya, versi stabil dari edisi tersebut tidak pernah sampai diluncurkan hingga proses pengembangannya benar-benar terhenti. Catatan internal proyek mengonfirmasi bahwa repositori rilis sempat tidak aktif selama beberapa tahun, sebelum akhirnya seluruh infrastruktur dibangun ulang dari nol.[2]
Kebangkitan/Revival (2025–2026)
Wacana untuk membangkitkan kembali proyek ini sejatinya telah bergulir di internal komunitas sepanjang tahun 2025, yang dipicu oleh pertemuan para kontributor lama di ajang OpenInfra Days 2025.[2] Gagasan tersebut lantas disiarkan secara terbuka melalui inisiatif "BlankOn Revival Project". Mulai November 2025, sejumlah tim inti yang tersisa bahu-membahu membangun kembali pondasi proyek ini. Fokus utama mereka tertuju pada pembenahan infrastruktur dan perancangan ulang arsitektur sistem bersama para kontributor teknis, sembari membuka pintu bagi sukarelawan baru. Tak hanya repositori paket dan server penerbitan ISO yang dibangun ulang, sistem build (build system) IRGSH juga diaktifkan kembali setelah ditulis ulang menggunakan Go.[13] Langkah besar ini mendapat sokongan dari sponsor korporat maupun donor perorangan yang menyediakan dukungan perangkat keras, bandwidth, kolokasi server, hingga nama domain. Kerja keras tersebut membuahkan hasil ketika proses pengemasan berhasil dibuat reprodusibel sekitar Agustus 2026, yang memungkinkan repositori dibangun ulang sepenuhnya berdasarkan daftar paket yang telah terdokumentasi.[2]
Puncaknya, pada 1 Januari 2026, citra sistem pertama yang dapat dijalankan dan dibangun mandiri melalui repositori internal (yang disinkronkan dengan Debian Sid) berhasil diciptakan.[2] Selanjutnya, Praya resmi diperkenalkan pada 22 Januari 2026 sebagai ekstensi GNOME Shell penerus Manokwari.[6] Tak lama berselang, tepatnya pada 7 Februari 2026, BlankOn Foundation resmi berbadan hukum dengan jajaran pengurus yang terdiri dari kombinasi kontributor senior dan anggota komunitas.[14] Kehadiran yayasan ini berfokus memberikan dukungan operasional, sementara proyek BlankOn Linux sendiri tetap berdiri secara independen.[15] Kemajuan itu kemudian turut disorot oleh blog media LinuxLinks pada Maret 2026, yang mengulas keberhasilan tim baru dalam menghidupkan kembali infrastruktur BlankOn serta menerbitkan citra perdana berbasis IRGSH.[16]
Sebagai wujud nyata kebangkitan tersebut, versi release candidate terbit pada 12 September 2026 dan menandai rampungnya fase kebangkitan BlankOn. Sepuluh hari kemudian, pada 22 September 2026, BlankOn Linux 26.09 "Sinambung" yang menjadi rilis bergulir pertama resmi meluncur untuk arsitektur amd64.[1] Sebagai bentuk komitmen pemeliharaan, tim pengembang langsung menerbitkan gelombang pembaruan pertamanya pada 10 Oktober 2026 untuk menyalurkan berbagai perbaikan keamanan.[17]
Nama dan tujuan
Meskipun nama BlankOn kerap diidentikkan dengan blangkon, yaitu penutup kepala tradisional suku Jawa, situs resmi proyek menegaskan bahwa penamaan tersebut bukan berasal dari sana.[18] Secara harfiah, BlankOn merupakan gabungan dari kata blank (merepresentasikan angka biner 0) dan on (angka biner 1), yang bermakna sebuah "topi digital" berpenampilan klasik. Selain itu, nama ini juga melambangkan proses transformasi dari kondisi blank (kosong) menjadi on (terisi atau menyala). Filosofi ini memuat harapan besar agar para pengguna yang tadinya belum awam dapat beranjak menjadi sadar akan potensi Linux serta Perangkat Lunak Sumber Terbuka dalam meningkatkan daya saing di bidang teknologi informasi. Karakter maskot resminya sendiri bernama Boni, yang digambarkan memakai helm berdesain blangkon modern.[19]
Pada awal berdirinya, distribusi ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan institusi pendidikan serta usaha kecil dan menengah di Indonesia, dengan mengedepankan kemudahan penggunaan tanpa kerumitan konfigurasi.[18] Ulasan media teknologi kala itu pun menempatkan BlankOn Linux sebagai sistem operasi untuk pengguna umum dengan segmen prioritas di sektor pendidikan, perkantoran, dan instansi pemerintahan.[20] Di sisi lain, dokumentasi internal proyek menegaskan dua misi utama yang sejajar, yaitu mengasah kapasitas para kontributor yang terlibat di dalamnya, sembari terus memelihara produk yang berkelanjutan bagi para penggunanya.[21]
Dalam skema rilis bergulir yang baru, distribusinya mengusung nama "Sinambung" yang diserap dari kata berkesinambungan, menandakan bahwa sistem tidak lagi berganti nama di setiap pembaruan.[22] Adapun nama "Verbeek" kini dialokasikan khusus untuk menandai citra pemasangan yang sedang aktif berlaku.
Spesifikasi
BlankOn Linux mengikuti Debian unstable ("Sid") sebagai rilis bergulir: alih-alih melalui pembaruan versi secara berkala, pengguna akan menerima paket-paket baru yang sudah diuji secara bertahap.[5] Citra pemasangannya pun diperbarui secara berkala tanpa menggantikan versi lama, sehingga sistem yang sudah terpasang tidak perlu dipasang ulang untuk mendapatkan versi terbaru. Berdasarkan catatan proyek, pendekatan ini bertujuan untuk menyajikan pembaruan terkini khas Debian Sid tanpa membawa risiko ketidakstabilannya.[23] Oleh karena itu, tim pengembang menamai repositori penampung yang mengawal proses ini dengan istilah Seatbelt. Untuk antarmuka pengguna, distribusi ini mengandalkan lingkungan desktop GNOME yang telah diperkaya dengan ekstensi Praya.[6] Proses instalasinya sendiri dijalankan dari citra live (live image) dengan memanfaatkan pemasang Calamares, sementara manajemen perangkat lunaknya ditangani oleh APT serta dpkg pada citra resmi arsitektur amd64.[24] Citra 26.09 disebarkan sebagai berkas ISO yang ditulis ke media USB berukuran minimal 4 GB, dan selama pemasangan Secure Boot pada firmware perlu dimatikan.[5] Citra yang sudah diunduh dapat dimutakhirkan secara diferensial dengan zsync dari server Jahitan, sehingga hanya bagian yang berubah yang diunduh ulang.[25]
Repositori
Lalu lintas paket BlankOn didistribusikan secara resmi melalui repositori (repository) Arsip.[22] Di balik layar, terdapat repositori pengembangan bernama Arsip-dev yang secara berkala disinkronkan dengan Debian Sid; paket-paket baru di dalamnya baru akan dipromosikan ke repositori Arsip utama setelah dinyatakan lolos uji kelayakan. Sementara itu, proses penerbitan citra ISO dilakukan secara terpusat melalui server khusus yang diberi nama Jahitan. Pengawasan keamanan dijalankan melalui security.blankonlinux.id, yang memantau pengumuman keamanan Debian; bila repositori disinkronkan langsung dengan hulu, proyek mewajibkan rencana pencadangan dan pemulihan.[26]
Seluruh proses kompilasi dan penyaluran paket ke repositori dikelola menggunakan IRGSH, sebuah sistem build mandiri ciptaan proyek yang berfungsi sebagai sarana lengkap untuk membangun serta memelihara distribusi GNU/Linux turunan Debian, mulai dari tahap pengemasan, manajemen repositori, kompilasi citra, hingga manajemen rilis.[13] Edisi mutakhir IRGSH merupakan hasil penulisan ulang berbasis bahasa Go yang bekerja dengan arsitektur terdistribusi (distributed architecture). Sistem ini terdiri dari komponen koordinator, worker pembangun, worker repositori, serta antarmuka baris perintah (CLI) yang memudahkan para pengelola untuk memperbarui paket secara mandiri. Mekanisme ini disebut oleh tim pengembang sebagai guarded rolling release, di mana paket yang bermasalah dapat langsung diperbaiki via IRGSH, dan setiap proses penarikan paket selalu didahului oleh pembuatan snapshot sistem berkas guna memudahkan proses rollback jika terjadi kendala.[27]
Pengembangan
Siklus rilis (release cycle) proyek ini secara ketat terbagi ke dalam tahap alfa, beta, dan release candidate (RC).[28] Ketika memasuki tahap RC, proses sinkronisasi repositori pengembangan dengan Debian Sid akan dihentikan sementara guna mencegah masuknya paket baru yang berpotensi memicu regresi. Setelah situasi dipastikan stabil, barulah repositori pengembangan disinkronkan sepenuhnya ke repositori pengguna. Struktur kontributor di dalam proyek dikelompokkan ke dalam tiga tingkatan, yaitu kontributor inti, mentee, dan kontributor lepas,[29] yang mana seluruh pergerakannya diikat oleh kode etik (code of conduct) resmi.[30] Selain itu, proyek ini juga telah menetapkan kebijakan khusus terkait pemanfaatan kecerdasan buatan dalam setiap kontribusi kodenya.[31] Struktur kerja proyek saat ini terbagi ke fungsi riset dan pengembangan, infrastruktur, pemelihara paket, serta hubungan masyarakat.[32]
Organisasi
Secara struktural, operasional teknis BlankOn Linux dijalankan penuh oleh Proyek BlankOn Linux, sementara urusan legalitas, pendanaan, serta administrasi ditangani oleh BlankOn Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang berdiri pada Februari 2026 sebagai penerus peran YPLI.[14] Perlu dicatat bahwa yayasan ini merupakan entitas hukum yang terpisah dari proyek distribusinya: hal ini terlihat dari ranah domain yang berbeda, di mana blankon.id difungsikan sebagai portal yayasan, sedangkan blankonlinux.id dikhususkan untuk distribusi sistem operasi.[15] Nama hukumnya tercatat sebagai Yayasan BlankOn Penggiat Sumber Terbuka, yang masuk Daftar Yayasan Kementerian Hukum pada 13 Februari 2026.[33] Di samping menopang BlankOn, yayasan ini juga aktif mendukung berbagai inisiatif sumber terbuka lainnya di Indonesia, serta menjunjung transparansi dengan memublikasikan informasi sponsor dan laporan keuangan secara terbuka.[34]
Komunitas dan acara
Setiap kali meluncurkan versi baru, komunitas BlankOn kerap merayakannya melalui gelaran "pesta rilis" di berbagai kota besar seperti Jakarta, Yogyakarta, Bogor, dan Surabaya.[35] Berdasarkan catatan humas proyek, agenda ini dikemas dalam bentuk lokakarya, seminar, atau pelatihan yang menyajikan pemaparan mengenai fitur-fitur mutakhir pada BlankOn Linux serta berbagai proyek perangkat lunak sumber terbuka terkait. Sepanjang kurun waktu 2009 hingga 2012, proyek ini bahkan telah sukses menggelar empat edisi konferensi tingkat nasional bernama BlanKonf di sejumlah perguruan tinggi dan kawasan resor, di samping ajang kumpul santai berkala yang dikenal sebagai BlanKopdar. Kiprah mereka juga tercatat dalam pameran teknologi berskala besar, seperti keikutsertaan pada Bekraf Habibie Festival di Jakarta pada tahun 2017 dan 2018.[35]
Dalam beberapa tahun terakhir, proyek beserta yayasan terus aktif menjalin jejaring di berbagai perhelatan FOSS nasional, termasuk menghadiri Debian Day 2026 di Jakarta dan Purbalingga, serta kopi darat Jakarta Linux Users Group.[36] Pada ajang openSUSE.Asia Summit 2026 di Yogyakarta, para penggiat komunitas openSUSE melaporkan perjumpaan mereka dengan tim BlankOn Linux untuk berdiskusi mengenai teknik pembuatan citra distribusi khusus memanfaatkan Open Build Service.[37]
Membangun kontributor
Sejalan dengan prinsip dasarnya, mengembangkan potensi para penggiatnya merupakan salah satu pilar utama BlankOn.[21] Dari semangat inilah lahir julukan khas bagi proyek ini sebagai "pabrik orang". Rekam jejak para alumni kontributor diabadikan secara apik dalam seri wawancara Kilas Balik Pengembang yang terbit berkala sejak 2020.[38] Proses kaderisasi kontributor baru juga gencar dilakukan melalui pelatihan teknis; salah satunya pada September 2017, saat tim infrastruktur menggelar pelatihan administrasi sistem Linux di Surabaya guna menjaring talenta pengelola sistem yang baru.[39] Saat ini kegiatan aktif komunitas pengguna dan pengembang dapat dipantau langsung secara terbuka pada kanal Telegram BlankOn Linux.[32] Dampak karya dari proyek ini pun meluas ke ekosistem lain; sebagai contoh, lingkungan desktop Manokwari yang digagas BlankOn sejak 2011 belakangan dapat dinikmati oleh pengguna Ubuntu dan Fedora berkat repositori komunitas yang dibidani oleh mantan pengembang BlankOn bersama kontributor luar.[8] Inovasi desktop ini bahkan sempat mencuri perhatian dan mendapat apresiasi dari media pers Linux internasional pada tahun 2017.[40]
BlankOn itu bukan pabrik CD, bukan pabrik paket, tapi pabrik orang. Orang masuk BlankOn, digembleng di BlankOn, terus keluarnya jadi keren.
— Seorang kontributor lama BlankOn, dalam seri wawancara Kilas Balik Pengembang, 2020[38]
Sejarah versi
Perjalanan rilis versi 1.0 hingga 11.0 membentang antara tahun 2005 hingga 2018. Penamaan secara unik menggunakan kode nama berupa kata atau nama geografis Indonesia yang disusun berurutan sesuai abjad.[7] Adapun pada era rilis bergulir saat ini, urutan abjad tersebut tetap dilanjutkan untuk penamaan citra pemasangan (installer image), dan bukan sebagai penanda nama rilis tunggal.
| Versi | Kode nama | Tanggal rilis | Catatan |
|---|---|---|---|
| 1.0 | Bianglala | 10 Februari 2005 | Rilis pertama, didistribusikan dalam satu CD |
| 2.0 | Konde | 15 November 2007 | Disponsori UNESCO |
| 3.0 | Lontara | 27 April 2008 | |
| 4.0 | Meuligoe | 15 November 2008 | |
| 5.0 | Nanggar | 16 Juni 2009 | |
| 6.0 | Ombilin | 4 Juli 2010 | |
| 7.0 | Pattimura | 17 Agustus 2011 | |
| 8.0 | Rote | 17 Agustus 2012 | Manokwari menjadi desktop bawaan |
| 9.0 | Suroboyo | 15 Februari 2014 | Berbasis langsung pada Debian |
| 10.0 | Tambora | 20 Mei 2015 | |
| 11.0 | Uluwatu | 2 Mei 2018 | Rilis stabil terakhir sebelum kebangkitan |
| 12.0 | Verbeek | 2021 (pra-rilis) | Hanya pra-rilis; tidak pernah terbit sebagai stabil |
| 26.09 | Sinambung | 22 September 2026 | Rilis bergulir; kode nama ISO "Verbeek" |
Galeri
- Proses pengebutan (booting) BlankOn Linux 3 "Lontara"
- Firefox berjalan di BlankOn Lontara
- BlankOn Linux 6 "Ombilin"
- BlankOn Linux 9 "Suroboyo" dengan Manokwari
- BlankOn Linux 11 "Uluwatu" dengan terminal
Lihat pula
Referensi
- 1 2 3 "BlankOn Linux 26.09 Sinambung Resmi Dirilis". BlankOn Linux. 2026-09-22. Diakses tanggal 2026-10-17.
- 1 2 3 4 5 6 "BlankOn Revival Project". BlankOn Linux. Diakses tanggal 2026-10-17.
- ↑ "Linux Story: BlankOn Canggih". Laduni. 2019-07-17. Diakses tanggal 2026-10-17.
- ↑ "Catatan Rilis BlankOn XI Uluwatu (arsip)". BlankOn (GitHub). 2018-05-02. Diakses tanggal 2026-10-17.
- 1 2 3 "BlankOn Sinambung 26.09". BlankOn Linux. Diakses tanggal 2026-10-17.
- 1 2 3 "Praya: successor to Manokwari Desktop" (dalam bahasa Inggris). BlankOn (GitHub). Diakses tanggal 2026-10-17.
- 1 2 3 "Catatan rilis BlankOn Linux (arsip)". BlankOn (GitHub). Diakses tanggal 2026-10-17.
- 1 2 "Manokwari". BlankOn (GitHub). Diakses tanggal 2026-10-17.
- ↑ "BlankOn 9.0 review". LinuxBSDos (dalam bahasa Inggris). 2014-02-22. Diakses tanggal 2026-10-17.
- ↑ "A Preview into Manokwari Desktop Environment from BlankOn X "Tambora"". Ubuntu Buzz (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-17.
- ↑ "Catatan Rilis BlankOn 12 Alpha-1". BlankOn. 2021-04-29. Diakses tanggal 2026-10-17.
- ↑ "BlankOn 12 Beta Launched for Public Testing". Ubuntu Buzz (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-17.
- 1 2 "irgsh-go: An all-in-one tool to create and maintain Debian-derived GNU/Linux distribution" (dalam bahasa Inggris). BlankOn (GitHub). Diakses tanggal 2026-10-17.
- 1 2 "BlankOn Foundation Officially Established" (dalam bahasa Inggris). BlankOn Foundation. 2026-02-07. Diakses tanggal 2026-10-17.
- 1 2 "Team" (dalam bahasa Inggris). BlankOn Foundation. Diakses tanggal 2026-10-17.
- ↑ "BlankOn Linux - Indonesian Debian-based distribution". LinuxLinks (dalam bahasa Inggris). 2026-03-22. Diakses tanggal 2026-10-17.
- ↑ "Pembaruan Pertama dan Pembaruan Keamanan BlankOn Linux Sinambung". BlankOn Linux. 2026-10-10. Diakses tanggal 2026-10-17.
- 1 2 "Pertanyaan yang Sering Diajukan". BlankOn (GitHub). Diakses tanggal 2026-10-17.
- ↑ "BlankOn/blankon-mascot-boni" (dalam bahasa Inggris). BlankOn (GitHub). Diakses tanggal 2026-10-17.
- ↑ "BlankOn: Una distribución de indonesia basada en Debian". Linux Adictos (dalam bahasa Spanyol). 2018-01-16. Diakses tanggal 2026-10-17.
- 1 2 "Goals". BlankOn Linux. Diakses tanggal 2026-10-17.
- 1 2 "Glossary". BlankOn Linux. Diakses tanggal 2026-10-17.
- ↑ "BlankOn Linux". BlankOn Linux. Diakses tanggal 2026-10-17.
- ↑ "Calamares" (dalam bahasa Inggris). BlankOn Linux (GitHub). Diakses tanggal 2026-10-17.
- ↑ "Zsync" (dalam bahasa Inggris). BlankOn Linux (GitHub). Diakses tanggal 2026-10-18.
- ↑ "Package Vulnerability Monitoring" (dalam bahasa Inggris). BlankOn Linux (GitHub). Diakses tanggal 2026-10-18.
- ↑ "Request For Comment: BlankOn Linux as a Guarded Rolling Release Against Debian Sid" (dalam bahasa Inggris). BlankOn Linux (GitHub). 2026-09-04. Diakses tanggal 2026-10-17.
- ↑ "Release Cycle" (dalam bahasa Inggris). BlankOn Linux (GitHub). Diakses tanggal 2026-10-17.
- ↑ "How to Contribute" (dalam bahasa Inggris). BlankOn Linux (GitHub). Diakses tanggal 2026-10-17.
- ↑ "Code of Conduct" (dalam bahasa Inggris). BlankOn Foundation. Diakses tanggal 2026-10-17.
- ↑ "Artificial Intelligence Policy" (dalam bahasa Inggris). BlankOn Linux (GitHub). Diakses tanggal 2026-10-17.
- 1 2 "Tim". BlankOn Linux. Diakses tanggal 2026-10-18.
- ↑ "Legal & Trademark". BlankOn Foundation. Diakses tanggal 2026-10-18.
- ↑ "BlankOn Foundation" (dalam bahasa Inggris). BlankOn Foundation. Diakses tanggal 2026-10-17.
- 1 2 "Catatan Humas". BlankOn (GitHub). Diakses tanggal 2026-10-17.
- ↑ "News" (dalam bahasa Inggris). BlankOn Foundation. Diakses tanggal 2026-10-17.
- ↑ "From Yogyakarta to Prague: openSUSE.Asia Summit and Open Source Summit Europe 2026". openSUSE News (dalam bahasa Inggris). 2026-10-16. Diakses tanggal 2026-10-17.
- 1 2 "Kilas Balik Pengembang Episode 1". BlankOn (YouTube). 2020-12-22. Diakses tanggal 2026-10-17.
- ↑ "Jaring Kontributor Baru, Pengembang BlankOn Adakan Lokakarya". PuskoMedia Indonesia. 2017-09-06. Diakses tanggal 2026-10-17.
- ↑ "Hands On With Manokwari, a GNOME Desktop Shell Built Using HTML5" (dalam bahasa Inggris). OMG! Ubuntu. Diakses tanggal 2026-10-17.
Pranala luar
- (Indonesia) Situs web resmi: situs distribusi
- (Indonesia) Situs BlankOn Foundation
- (Indonesia) Milis BlankOn Linux
- (Indonesia) Telegram BlankOn Linux
- (Indonesia) Instagram BlankOn Linux
- (Inggris) BlankOn Linux di Launchpad
- (Inggris) BlankOn Linux di DistroWatch