Kamis, 05 November 2026
13:25 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Android-x86

Android-x86

Bagikan:
Android-x86
120px-Android-x86.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Android-x86_terminal.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tampilan Android-x86
PengembangChih-Wei Huang dan Yi-Sun, Komunitas Android-x86
Keluarga perangkat lunakAndroid
Kondisi kerjaAktif
Model sumbersumber terbuka
Rilis stabil terkini9.0-r2 released[1] / 25 Maret 2020;6 tahun lalu (2020-03-25)[1]
Rilis tak-stabil terkini4.2[1] / 15 Juli 2012;14 tahun lalu (2012-07-15)[1]
Tipe kernelAndroid
LisensiLisensi Apache 2.0
Situs web resmiwww.android-x86.org

Android-x86 adalah inisiatif tidak resmi untuk memporta sistem operasi Android ke platform perangkat keras Intel dan AMD x86 daripada ponsel berbasis ARM.[2][3][4] Insiatif ini berawal dari proyek koleksi tambalan untuk arus utama Android agar Android dapat berjalan di berbagai netbook seperti ASUS Eee PC.[5]

Chih-Wei Huang dan Yi-Sun adalah pengembang pertama proyek ini. Hingga sekarang, Chih-Wei Huang yang mengelola proyek ini. Berbagai individual dan satu kelompok hobi komputer ikut mengembangkan Android-x86. Pengembang individual aktif saat ini meliputi Mauro Rossi, Michael Goffioul, Paulo Sergio dan Jaap Jan Meijer.[6]

AMD dilaporkan menyumbangkan dukungan untuk beberapa platform. Begitu juga dengan orang-orang dari Intel dan perusahaan lain yang dilaporkan ikut menyumbangkan proyek ini.[7]

Kompatibilitas

Hampir semua aplikasi Android tidak bisa dijalankan di Android-x86. Hal ini karena aplikasi-aplikasi ini dikompilasi untuk arsitektur khusus, umumnya arsitektur ARM. Untuk ponsel berbasis x86 (seperti Asus ZenFone) memiliki lapisan penerjemah (termasuk dari layar abstraksi) sehingga mereka bisa menjalankan aplikasi berbasis ARM.[8]

Pada tahun 2013, Android-x86 mendapatkan kontribusi pustaka yang bernama libhoudini. Pustaka yang dikontribusikan oleh kontributor dari Intel ini memungkinan Android-x86 bisa menjalankan aplikasi berbasis ARM. Android-x86 ICS adalah rilis Android pertama yang mulai mendukung libhoudini meskipun harus mengkompilasi sendiri.[9][10]

Masalah lain pada Android-x86 adalah VirtualBox. Banyak orang yang melaporkan masalah ketika menjalankan Android-x86 di VirtualBox, biasanya mengenai pengebutan dan VGA.[11][12][13][14] Android-x86 menyediakan instruksi[15] memasang Android-x86 di VirtualBox.

Turunan

Android-IA

Android-IA (disegarkan menjadi Project Celadon)[16] dikembangkan oleh Intel untuk mengoptimalkan dukungan aplikasi Android dengan platform berarsitektur Intel. Tujuannya adalah agar aplikasi Android dapat dijalankan di virtualisasi maupun kontainer sehingga bisa menyediakan platform kolaborasi awan.[17] Awalnya, Android-IA memasukkan arsitektur grafik drm_gralloc dari Android-x86 untuk mendukung Intel HD Graphics. Kini mereka beralih ke program sumber-tertutup.[18]

Remix OS

Artikel utama: Remix OS

Jide Technologies bermitra dengan Android-x86, khususnya Chih-Wei Huang, untuk mengembangkan Remix OS. Pada awal tahun 2016, Jide mengumumkan rilis beta dari Remix OS yang bisa diunduh secara gratis.[19] Remix OS mencoba menggabungkan ekosistem aplikasi Android dengan produktivitas kantor untuk memelopori Android PC. Chih-Wei Huang mengundurkan diri dari kemitraannya pada akhir 2016.[20] Remix OS dihentikan pada tahun 2017.[21]

Referensi

  1. 1 2 3 4
  2. ↑ "» Linux Magazine". Linux Magazine (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-09-11.
  3. ↑ "Development Release: Android-x86 4.4 RC2 (DistroWatch.com News)". distrowatch.com. Diakses tanggal 2020-09-11.
  4. ↑ "DistroWatch.com: Android-x86". distrowatch.com. Diakses tanggal 2020-09-10.
  5. ↑ "Google Code Archive - Long-term storage for Google Code Project Hosting". code.google.com. Diakses tanggal 2020-09-11.
  6. ↑ "Credits | Android-x86". www.android-x86.org. Diakses tanggal 2020-09-11.
  7. ↑ "Distributions [LWN.net]". lwn.net. Diakses tanggal 2020-09-11.
  8. ↑ "why most of games from google market do not execute on android x86?". Stack Overflow. Diakses tanggal 2020-09-11.
  9. ↑ "Commit: 0de89333e8de2081c1f0b2461f7dbaa29719b554 - vendor-intel-houdini (git) - Android-x86 - ..." osdn.net (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-09-11.
  10. ↑ "ReleaseNote 4.0-RC2 - Android-x86 - Porting Android to x86". old.android-x86.org. Diakses tanggal 2020-09-11.
  11. ↑ "Boot process of Android installed in VirtualBox seems to get stuck". Ask Ubuntu. Diakses tanggal 2020-09-11.
  12. ↑ "boot - Android x86 Marshmallow not booting on Virtualbox and VMware Workstation". Android Enthusiasts Stack Exchange. Diakses tanggal 2020-09-11.
  13. ↑ "virtualbox.org • View topic - running android-x86 8.1". forums.virtualbox.org. Diakses tanggal 2020-09-11.
  14. ↑ "r/Androidx86 - Android x86 fails to boot on Virtual Box". reddit (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-09-11.
  15. ↑ "VirtualBox HowTo | Android-x86". www.android-x86.org. Diakses tanggal 2020-09-11.
  16. ↑ "Android-IA–Firmware Security". Firmware Security (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-09-11.
  17. ↑ "About". Celadon (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-09-11.
  18. ↑ "Android-x86, drm, drm_gralloc and co". android-x86.narkive.com. Diakses tanggal 2020-09-11.
  19. ↑ "Remix OS brings Android to PCs and laptops free of charge | TheINQUIRER". web.archive.org. 2019-12-24. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-12-24. Diakses tanggal 2020-09-11.
  20. ↑ "Pendiri Sekaligus Pengembang Android-x86 Mengundurkan Diri". Kabar Linux (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2022-01-18. Diakses tanggal 2020-09-11.
  21. ↑ "Update 15: An update from Jide Team · Remix IO+ 4K, 4GB/32GB, Nougat-powered, All-in-One device". Kickstarter (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-09-11.

Pranala luar

Android
Tux, maskot dari Linux
Arch
Debian
Ubuntu
Fedora
Red Hat
Gentoo
Slackware
Mandriva
Lainnya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan