Minggu, 11 Oktober 2026
13:58 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Biaya audiensi

Bagikan:

Biaya audiensi adalah istilah dalam teori hubungan internasional untuk menyebut hukuman yang diterima seorang pemimpin dari rakyatnya apabila ia memicu krisis kebijakan luar negeri dan tidak mau bertanggung jawab.[1] Istilah ini dipopulerkan dalam sebuah artikel akademik tahun 1994 oleh James Fearon.[2][3]

Referensi

  1. ↑ James Fearon (7 September 2013). "'Credibility' is not everything but it's not nothing either". The Monkey Cage. Diakses tanggal 8 Januari 2014. I'm drawing here on arguments about what the IR literature usually calls 'audience costs,' which are domestic political costs a leader may pay for escalating an international dispute, or for making implicit or explicit threats, and then backing down or not following through.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Fearon, James D. (September 1994). "Domestic Political Audiences and the Escalation of International Dispute". American Political Science Review. 88 (3): 577–592. doi:10.2307/2944796.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Tomz, Michael (2007). "Domestic Audience Costs in International Relations: An Experimental Approach". International Organization. 61 (4): 821–40. doi:10.1017/S0020818307070282. ISSN 0020-8183. The seminal article is Fearon 1994.


Ikon rintisan

Artikel bertopik ilmu politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan