Minggu, 27 September 2026
06:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Betriksaban

Betriksaban

senyawa kimia

Betriksaban
250px-Betrixaban.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Data klinis
Nama dagangBevyxxa, dll
Nama lainPRT054021, PRT064445
AHFS/Drugs.comentry
Rute
pemberian
Oral
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
Data farmakokinetika
Pengikatan protein60%
Waktu paruh eliminasi19–27 jam
Durasi aksi≥72 jam
Ekskresi85% feses, 11% urine
Pengenal
  • N-(5-Kloropiridin-2-il)-2-([4-(N,N-dimetilkarbamimidoil)benzoil]amino)-5-metoksibenzamida
Nomor CAS
PubChem CID
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.207.746 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC23H22ClN5O3
Massa molar451,91 g·mol−1
Model 3D (JSmol)
  • CN(C)C(=N)C1=CC=C(C=C1)C(=O)NC2=C(C=C(C=C2)OC)C(=O)NC3=NC=C(C=C3)Cl
  • InChI=1S/C23H22ClN5O3/c1-29(2)21(25)14-4-6-15(7-5-14)22(30)27-19-10-9-17(32-3)12-18(19)23(31)28-20-11-8-16(24)13-26-20/h4-13,25H,1-3H3,(H,27,30)(H,26,28,31) checkY
  • Key:XHOLNRLADUSQLD-UHFFFAOYSA-N checkY
 ☒NcheckY (what is this?)  (verify)

Betriksaban, yang dijual dengan berbagai nama merek, adalah sejenis antikoagulan yang digunakan untuk mencegah pembekuan darah di pembuluh darah vena pada orang dewasa berisiko yang dirawat di rumah sakit karena suatu penyakit.[1] Obat ini memiliki tingkat perdarahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan enoxaparin.[2] Cara mengonsumsi obat ini adalah dengan diminum.[1]

Efek samping yang umum terjadi termasuk pendarahan, serta mungkin reaksi alergi.[3] Aman atau tidaknya penggunaan obat ini pada saat hamil masih belum jelas.[3] Obat ini tergolong penghambat faktor Xa langsung.[3]

Penggunaan Betrixaban untuk keperluan medis disetujui di Amerika Serikat pada tahun 2017; tapi dihentikan setelahnya.[3] Persetujuan atas penggunaan obat ini di Eropa ditolak pada tahun 2018 karena adanya kekhawatiran mengenai efektivitas dan keamanannya.[2]

Sejarah

Betriksaban awalnya dikembangkan oleh Millennium Pharmaceuticals. Portola Pharmaceuticals memperoleh hak atas betriksaban pada tahun 2004 dan mengembangkannya bersama Merck. Pada tahun 2011, Merck menghentikan pengembangan bersama.[4]

Obat ini telah menjalani uji klinis untuk pencegahan emboli setelah bedah lutut[5] dan untuk pencegahan strok setelah fibrilasi atrium non-katup.[6][7] Betriksaban juga dipelajari dalam uji klinis fase III berskala besar untuk tromboprofilaksis jangka panjang pada pasien penyakit akut.[8] Sebelumnya, apiksaban dan rivaroksaban gagal menunjukkan rasio risiko/manfaat positif pada indikasi ini dibandingkan dengan enoksaparin.[9][10]Templat:Npsn Uji coba APEX membandingkan betriksaban dengan enoksaparin dan melibatkan 7513 pasien. Tingkat kejadian VTE yang lebih rendah ditemukan pada kelompok betriksaban tanpa peningkatan perdarahan mayor dibandingkan dengan enoksaparin.[11] Berdasarkan hasil ini, betriksaban disetujui oleh FDA pada tanggal 23 Juni 2017, menjadi DOAC pertama yang disetujui untuk profilaksis lanjutan pada pasien rawat inap.[12]

Betriksaban juga telah ditinjau oleh EMA tetapi tidak menerima persetujuan pemasaran di UE terutama karena kekhawatiran akan peningkatan risiko perdarahan dan tidak adanya agen pembalik.[13]

Referensi

  1. 1 2 Research, Center for Drug Evaluation and. "Approved Drugs - FDA approved betrixaban (BEVYXXA, Portola) for the prophylaxis of venous thromboembolism (VTE) in adult patients". www.fda.gov (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-07-25. Diakses tanggal 2018-10-29.
  2. 1 2 "Dexxience". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 April 2021. Diakses tanggal 10 Januari 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 4 "Betrixaban Monograph for Professionals". Drugs.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Januari 2021. Diakses tanggal 10 Januari 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Husten H (24 Maret 2011). "Merck Abandons Development of Factor Xa Inhibitor Betrixaban". CardioBrief. Diakses tanggal 11 April 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Turpie AG, Bauer KA, Davidson BL, Fisher WD, Gent M, Huo MH, et al. (Januari 2009). "A randomized evaluation of betrixaban, an oral factor Xa inhibitor, for prevention of thromboembolic events after total knee replacement (EXPERT)". Thrombosis and Haemostasis. 101 (1): 68–76. doi:10.1160/th08-07-0460. PMID 19132191. S2CID 21670373.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Piccini JP, Lopes RD, Mahaffey KW (Juli 2010). "Oral factor Xa inhibitors for the prevention of stroke in atrial fibrillation". Current Opinion in Cardiology. 25 (4): 312–320. doi:10.1097/HCO.0b013e32833a524f. PMID 20520539. S2CID 25718628.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Sobieraj-Teague M, O'Donnell M, Eikelboom J (Juli 2009). "New anticoagulants for atrial fibrillation". Seminars in Thrombosis and Hemostasis. 35 (5): 515–524. doi:10.1055/s-0029-1234147. PMID 19739042.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Cohen AT, Harrington R, Goldhaber SZ, Hull R, Gibson CM, Hernandez AF, et al. (Maret 2014). "The design and rationale for the Acute Medically Ill Venous Thromboembolism Prevention with Extended Duration Betrixaban (APEX) study". American Heart Journal. 167 (3): 335–341. doi:10.1016/j.ahj.2013.11.006. PMID 24576517.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Cohen AT, Spiro TE, Büller HR, Haskell L, Hu D, Hull R, et al. (Februari 2013). "Rivaroxaban for thromboprophylaxis in acutely ill medical patients". The New England Journal of Medicine (dalam bahasa Inggris). 368 (6): 513–523. doi:10.1056/nejmoa1111096. hdl:10447/96593. PMID 23388003.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Goldhaber SZ, Leizorovicz A, Kakkar AK, Haas SK, Merli G, Knabb RM, Weitz JI (Desember 2011). "Apixaban versus enoxaparin for thromboprophylaxis in medically ill patients". The New England Journal of Medicine (dalam bahasa Inggris). 365 (23): 2167–2177. doi:10.1056/nejmoa1110899. hdl:2437/127244. PMID 22077144.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ Cohen AT, Harrington RA, Goldhaber SZ, Hull RD, Wiens BL, Gold A, et al. (Agustus 2016). "Extended Thromboprophylaxis with Betrixaban in Acutely Ill Medical Patients". The New England Journal of Medicine (dalam bahasa Inggris). 375 (6): 534–544. doi:10.1056/nejmoa1601747. hdl:11573/884978. PMID 27232649.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ "FDA approved betrixaban (BEVYXXA, Portola) for the prophylaxis of venous thromboembolism (VTE) in adult patients". Food and Drug Administration. Diakses tanggal 28 Juni 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif]
  13. ↑ "Refusal of the marketing authorisation for Dexxience (betrixaban): Outcome of re-examination" (PDF). Committee for Medicinal Products for Human Use (CHMP). European Medicines Agency. 27 Juli 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan