Minggu, 04 Oktober 2026
01:21 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Bermain Tuhan

Bagikan:

Bermain Tuhan merujuk kepada seseorang yang mengambil peran Tuhan untuk tujuan lain, yang juga merujuk kepada apotheosis. Dugaan tindak bermain Tuhan dapat meliputi seseorang yang memutuskan siapa yang harus hidup atau mati dalam sebuah keadaan dimana tak ada setiap orang yang dapat diselamatkan, dan pemakaian dan pengembangan bioteknologi seperti biologi sintetis[1] dan bayi tabung.[2]

Referensi

  1. ↑ Dabrock, Peter (2009-10-10). "Playing God? Synthetic biology as a theological and ethical challenge". Systems and Synthetic Biology. 3 (1–4): 47–54. doi:10.1007/s11693-009-9028-5. ISSN 1872-5325. PMC 2759421. PMID 19816799.
  2. ↑ Macer, D. R. (Jan 1994). "Perception of risks and benefits of in vitro fertilization, genetic engineering and biotechnology". Social Science & Medicine. 38 (1): 23–33. doi:10.1016/0277-9536(94)90296-8. ISSN 0277-9536. PMID 8146712.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan