Selasa, 22 September 2026
22:36 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Persamaan normal Hesse

Persamaan normal Hesse

250px-Hesse_normalenform.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Persamaan normal Hesse

Persamaan normal Hesse (dinamai dari matematikawan Otto Hesse) adalah persamaan yang digunakan dalam bidang geometri analitis. Persamaan ini mendeskripsikan garis di R 2 {\displaystyle \mathbb {R} ^{2}} {\displaystyle \mathbb {R} ^{2}} atau bidang di ruang Euklides R 3 {\displaystyle \mathbb {R} ^{3}} {\displaystyle \mathbb {R} ^{3}} atau bidang di dimensi yang lebih tinggi.[1] Persamaan ini biasanya digunakan untuk menghitung jarak.

Persamaan ini ditulis dengan notasi vektor sebagai berikut:

r → ⋅ n → 0 − d = 0. {\displaystyle {\vec {r}}\cdot {\vec {n}}_{0}-d=0.\,} {\displaystyle {\vec {r}}\cdot {\vec {n}}_{0}-d=0.\,}

Titik ⋅ {\displaystyle \cdot } {\displaystyle \cdot } merupakan produk skalar atau produk titik. Vektor n → 0 {\displaystyle {\vec {n}}_{0}} {\displaystyle {\vec {n}}_{0}} melambangkan vektor normal satuan E atau g, yang mengarah dari titik awal ke bidangnya. Jarak d ≥ 0 {\displaystyle d\geq 0} {\displaystyle d\geq 0} adalah jarak dari titik awal ke bidangnya.

Persamaan ini dipenuhi oleh semua titik P yang dideskripsikan oleh vektor lokasi r → {\displaystyle {\vec {r}}} {\displaystyle {\vec {r}}}, yang terletak di bidang E.

Derivasi/perhitungan dari bentuk normal

Dalam bentuk normal:

( r → − a → ) ⋅ n → = 0 {\displaystyle ({\vec {r}}-{\vec {a}})\cdot {\vec {n}}=0\,} {\displaystyle ({\vec {r}}-{\vec {a}})\cdot {\vec {n}}=0\,}

suatu bidang ditetapkan oleh vektor normal n → {\displaystyle {\vec {n}}} {\displaystyle {\vec {n}}} dan juga posisi sembarang vektor a → {\displaystyle {\vec {a}}} {\displaystyle {\vec {a}}} dan titik A ∈ E {\displaystyle A\in E} {\displaystyle A\in E}. Arah n → {\displaystyle {\vec {n}}} {\displaystyle {\vec {n}}} dipilih untuk memenuhi pertidaksamaan berikut:

a → ⋅ n → ≥ 0 {\displaystyle {\vec {a}}\cdot {\vec {n}}\geq 0\,} {\displaystyle {\vec {a}}\cdot {\vec {n}}\geq 0\,}

Dengan membagi vektor normal n → {\displaystyle {\vec {n}}} {\displaystyle {\vec {n}}} dengan | n → | {\displaystyle |{\vec {n}}|} {\displaystyle |{\vec {n}}|}, vektor satuan normal dapat diperoleh:

n → 0 = n → | n → | {\displaystyle {\vec {n}}_{0}={{\vec {n}} \over {|{\vec {n}}|}}\,} {\displaystyle {\vec {n}}_{0}={{\vec {n}} \over {|{\vec {n}}|}}\,}

dan persamaan di atas dapat ditulis ulang menjadi:

( r → − a → ) ⋅ n → 0 = 0. {\displaystyle ({\vec {r}}-{\vec {a}})\cdot {\vec {n}}_{0}=0.\,} {\displaystyle ({\vec {r}}-{\vec {a}})\cdot {\vec {n}}_{0}=0.\,}

Berdasarkan rumus berikut

d = a → ⋅ n → 0 ≥ 0 {\displaystyle d={\vec {a}}\cdot {\vec {n}}_{0}\geq 0\,} {\displaystyle d={\vec {a}}\cdot {\vec {n}}_{0}\geq 0\,}

bentuk normal Hesse dapat diperoleh

r → ⋅ n → 0 − d = 0. {\displaystyle {\vec {r}}\cdot {\vec {n}}_{0}-d=0.\,} {\displaystyle {\vec {r}}\cdot {\vec {n}}_{0}-d=0.\,}

Catatan kaki

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan