Jumat, 16 Oktober 2026
23:04 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Bentet kelabu

Bentet kelabu

spesies burung

Bagikan:
Bentet kelabu
250px-Long-tailed_Shrike_%28Lanius_schach%29-_erythronotus_race_at_Bharatpur_I_IMG_5401.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Terancam punah
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
L. schach
Nama binomial
Lanius schach
Linnaeus, 1758
Artikel takson sembarang

Bentet kelabu, atau yang kadang di sebut cendet, pentet atau toet (bahasa inggris: long-tailed shrike atau rufous-backed shrike, bahasa Latin:Lanius schach) adalah spesies burung dari famili Laniidae, dari genus Lanius.

Burung ini merupakan jenis burung pemakan belalang, kumbang, tonggeret, serangga besa dan memiliki habitat di daerah terbuka, padang rumput, perkebunan, tegalan. tersebar sampai ketinggian 1.600 m dpl.

bentet kelabu patut dijuluki sebagai jagal pengintai karena perilakunya. “Burung yang tersebar dari Iran hingga Papua ini gemar menyantap hewan lain. Sebut saja serangga seperti belalang, jangkrik, dan kumbang, hingga kadal, kodok dan burung lain. Jenis burung yang kerap menjadi mangsa burung ini antara lain bondol, perenjak.

Bentet kelabu atau masyarakat sekitar sering menyebutnya Cendet adalah jenis burung kicau dengan suara merdu. Mampu menirukan suara burung lain bahkan suara binatang lain atau suara – suara di dekatnya yang sering diperdengarkan.

Pada dasarnya di alam habitat aslinya cendet termasuk hewan aktif serta ganas karena binatang ini tergolong dalam kelompok predator. Sehingga ketika hewan ini dipelihara maka akan kehilangan keagresifan serta performanya.[1]

Ciri-ciri

Bentet kelabu memiliki tubuh berukuran agak besar (25 cm). Warna hitam, coklat, putih. Ekor panjang. Dewasa: Dahi, topeng, ekor hitam. Sayap hitam berbintik putih. Mahkota dan tengkuk abu-abu. Punggung, tunggir, sisi tubuh coklat kemerahan. Dagu, tenggorokan, dada, perut tengah putih. Remaja: Warna lebih suram. Garis di sisi tubuh dan punggung.[2] Kepala dan tengkuk lebih abu-abu. Iris coklat, paruh dan kaki hitam. Duduk pada tenggeran, mendadak menyambar serangga terbang atau di atas tanah. Sarang berbentuk cawan kuat, agak tidak rapi, dari batang rumput, serat dan akar halus. Telur berwarna putih, berbercak abu-abu dan coklat, jumlah 2-3 butir. Berbiak bulan Mei-Agustus, Mei-Juli.

Penyebaran

  • Iran, Cina, India, Asia tenggara, Malaysia, Filipina, Sunda Besar.
  • Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Papua.

Galeri

  • erythronotus race .
    erythronotus race .
  • tricolor race
    tricolor race
  • erythronotus race .
    erythronotus race .
  • tricolor race
    tricolor race

Referensi

  1. ↑ "Mengatasi Masalah dalam Merawat Burung Cendet". Fauna.ID (dalam bahasa American English). 2020-06-05. Diakses tanggal 2020-07-11.
  2. ↑ Robson, Craig (2007). NEW HOLLAND FIELD GUIDE TO THE BIRDS OF SOUTH-EAST ASIA : THAILAND, PENINSULAR MALAYSIA, SINGAPORE, VIETNAM, CAMBODIA, LAOS, MYANMAR. London: New Holland. hlm. 164.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik burung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan